Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Dorong Pembebasan KHL, Pemda Mamasa dan DPRD Provinsi Temui Pemprov Sulbar, Ini Hasilnya!

Dorong Pembebasan KHL, Pemda Mamasa dan DPRD Provinsi Temui Pemprov Sulbar, Ini Hasilnya!

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sen, 24 Agu 2026
  • visibility 249
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id — Pemerintah Kabupaten Mamasa bersama Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Barat menemui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Sulawesi Barat, Senin (24/8/2026).

Pertemuan tersebut membahas persoalan kawasan hutan lindung yang berada di sejumlah wilayah Kabupaten Mamasa.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor DLHK Sulbar itu dihadiri perwakilan Pemkab Mamasa, Wakil Bupati Mamasa Sudirman, serta anggota Komisi III DPRD Sulbar Harun.

Wakil Bupati Mamasa Sudirman mengatakan, kedatangan mereka untuk berkoordinasi sekaligus meminta pemerintah provinsi memfasilitasi pembebasan atau penataan status sejumlah kawasan hutan yang selama ini masuk dalam kawasan hutan lindung.

Menurutnya, kawasan yang menjadi perhatian antara lain berada di Kecamatan Mamasa, Rantebulahan, Ulu Mambi, serta sejumlah wilayah lainnya.

“Kami meminta agar sejumlah kawasan itu dapat dibebaskan atau ditata statusnya untuk kepentingan fasilitas umum maupun dapat dikelola masyarakat,” ujar Sudirman kepada Sulbarupdate.id melalui sambungan telepon WhatsApp, Senin (24/8/2026).

Ia mengatakan, Pemprov Sulbar merespons positif usulan tersebut. Namun, proses selanjutnya masih menunggu mekanisme dan tahapan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Alhamdulillah, kedatangan kami direspons baik oleh pemerintah provinsi. Tinggal mekanismenya ini,” katanya.

Sudirman mengungkapkan, Pemkab Mamasa sebelumnya juga telah berkoordinasi dengan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK) terkait persoalan kawasan hutan tersebut.

“Kami juga sudah ketemu Pak SDK dan tinggal teknisnya ini yang akan kami lakukan sebagai Pemda Mamasa,” ujarnya.

Menurut Sudirman, persoalan kawasan hutan menjadi penting bagi Mamasa karena masih terdapat keterbatasan lahan untuk pengembangan fasilitas umum dan kebutuhan masyarakat.

Bahkan, kata dia, terdapat rumah warga yang telah lama berdiri di dalam kawasan yang berstatus hutan lindung.

“Itulah makanya kami berkolaborasi dengan DPRD Provinsi untuk memikirkan hal ini. Pak Harun juga sudah mengoordinasikan sampai ke tingkat kementerian,” katanya.

Sudirman menambahkan, Pemkab Mamasa diarahkan untuk menyampaikan permohonan secara resmi kepada Pemprov Sulbar melalui DLHK Sulbar sebagai bagian dari proses pengusulan dan penataan kawasan.

“Kami diarahkan untuk menyurat secara resmi kepada Pemprov, dalam hal ini DLHK Sulbar. Setelah itu, mekanisme teknisnya akan kami tindak lanjuti,” pungkasnya.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oknum Kepala SDN 002 Aralle Diduga Mutasi Guru Secara Sepihak, Korban: Saya Dirugikan

    Oknum Kepala SDN 002 Aralle Diduga Mutasi Guru Secara Sepihak, Korban: Saya Dirugikan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kabar tak sedap menerpa lingkungan pendidikan di Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Kepala Sekolah SDN 002 Aralle, Sugiarto, diduga melakukan mutasi sepihak terhadap salah satu guru kelas 5, Andri Yunita. ​Kebijakan tersebut menuai keberatan dari pihak guru yang bersangkutan. Kepada awak media Andri Yunita mengungkapkan kekecewaannya atas keputusan yang dianggap […]

  • Viral Pamflet “Sabung Ayam” di Taupe untuk Perbaikan Jalan

    Viral Pamflet “Sabung Ayam” di Taupe untuk Perbaikan Jalan

    • 1Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Ada banyak cara dilakukan warga untuk menarik perhatian pemerintah terkait infrastruktur yang terbengkalai. Di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, sebuah pamflet undangan kegiatan penggalangan dana mendadak viral karena metodenya yang tak lazim yakni menyelenggarakan sabung ayam. ​Pamflet yang bertajuk “Sabung Ayam Pencarian Dana” tersebut secara spesifik ditujukan untuk pembangunan jalan poros di Desa […]

  • Jembatan S. Nipa-Nipa Batas Tapalang – Tapalang Barat Capai 100%

    Jembatan S. Nipa-Nipa Batas Tapalang – Tapalang Barat Capai 100%

    • 0Komentar

    Sulbarupdate.id – Pekerjaan fisik Jembatan S. Nipa-Nipa yang menghubungkan wilayah Tapalang – Tapalang Barat kini telah mencapai 100 Persen progres melalui program Hibah Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Rehab-Rekon) BPBD Sulawesi Barat (Sulbar). Infrastruktur strategis ini menjadi salah satu titik penting dalam mendukung kelancaran aktivitas masyarakat serta memperkuat akses evakuasi dan logistik kebencanaan di Kabupaten Mamuju. Jembatan […]

  • Dari Garut, Basor Mengais Rezeki dari Bendera Merah Putih di Mamasa

    Dari Garut, Basor Mengais Rezeki dari Bendera Merah Putih di Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi peluang bagi Basor (49), warga asal Garut, Jawa Barat, untuk mencari nafkah di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Sejak awal Agustus, Basor membuka lapak di Jalan Poros Mamasa-Polewali, tepatnya di ujung Kota Mamasa. Ia menjual berbagai perlengkapan perayaan 17 Agustus, mulai dari […]

  • Aktivist Mamasa Sebut Adanya Dugaan SP2D Fiktif di BPKAD Mamasa

    Aktivist Mamasa Sebut Adanya Dugaan SP2D Fiktif di BPKAD Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, SULBARUPDATE.ID — Rihardes Langi Memanna menyebut adanya dugaan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) fiktif di di sejumlah OPD yang dikeluarkan oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Mamasa. Aktivist mamasa ini bukan sekedar memberikan statement tanpa bukti dan alasan kuat, pihaknya mengaku mengantongi sejumlah bukti yang berindikasi pada dugaan penyimpangan prosedural aturan. Mantan […]

  • Harga Emas Pegadaian Melonjak Tajam, Produk UBS dan Galeri24 Kompak Naik

    Harga Emas Pegadaian Melonjak Tajam, Produk UBS dan Galeri24 Kompak Naik

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Tren kenaikan harga logam mulia kembali berlanjut. Berdasarkan data resmi dari laman Sahabat Pegadaian pada Selasa (6/1/2026), harga emas batangan produksi UBS dan Galeri24 terpantau mengalami kenaikan signifikan dibandingkan perdagangan sebelumnya. Emas produksi Galeri24 mencatatkan lonjakan sebesar Rp34.000, dari harga semula Rp2.522.000 menjadi Rp2.556.000 per gram. Sementara itu, emas batangan UBS mengalami […]

expand_less