Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju » Penghargaan Kemendagri untuk Sulbar Menuai Kritik, “Prestasi di Atas Kertas, Realitas Lapangan Masih Layu”

Penghargaan Kemendagri untuk Sulbar Menuai Kritik, “Prestasi di Atas Kertas, Realitas Lapangan Masih Layu”

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Ming, 31 Mei 2026
  • visibility 183
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id – Apresiasi yang baru saja diterima Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait keberhasilan menekan angka pengangguran justru memicu gelombang skeptisisme di dalam daerah. 

Penghargaan tersebut dinilai kontradiktif dengan realitas sosial-ekonomi yang dihadapi masyarakat di enam kabupaten se-Sulawesi Barat.

Kritik pedas salah satunya datang dari aktivis pemuda Sulbar, Akbar. Ia secara tegas mempertanyakan indikator dan validitas penilaian yang digunakan Kemendagri dalam memberikan penghargaan tersebut. 

Menurutnya, ada jurang pemisah yang lebar antara klaim data administratif dengan fakta riil di lapangan.

“Kami mempertanyakan apa sebenarnya indikator konkret yang dipakai Kemendagri. Jangan sampai ini hanya ritual birokrasi tahunan berbasis laporan administrasi alias ABS (Asal Bapak Senang),” ujar Akbar dalam keterangan tertulisnya, Minggu (31/5/2026).

Menurut Akbar, penurunan angka pengangguran secara statistik tidak serta-merta mencerminkan kesejahteraan. Perlu dibedakan apakah tenaga kerja tersebut terserap di sektor formal yang layak dan berkelanjutan, atau sekadar terjebak di sektor informal musiman dengan upah di bawah standar kelayakan.

Menurut Akbar, meskipun Sulbar kaya akan komoditas pertanian dan perkebunan, sektor hilirisasi industri dinilai belum berjalan maksimal. Tanpa adanya investasi nyata di bidang industri padat karya, klaim keberhasilan menekan pengangguran dinilai terasa semu bagi angkatan kerja produktif.

Ia menduga, ada indikasi angka pengangguran terbuka menurun bukan karena melimpahnya lapangan kerja domestik, melainkan karena banyaknya warga yang terpaksa merantau ke luar daerah seperti Kalimantan, Sulawesi Selatan, atau Sulawesi Tengah untuk menyambung hidup.

“Apakah warga yang keluar daerah untuk mencari kerja itu juga diklaim sebagai prestasi Pemprov?” sentil Akbar.

Atas kejanggalan tersebut, aktivis pemuda ini mendesak Pemprov Sulbar agar tidak larut dalam euforia “penghargaan kosmetik”. Ia menantang Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sulbar untuk membuka data serapan tenaga kerja secara transparan kepada publik.

Data yang disajikan, lanjut Akbar, harus mendetail—by name, by address, serta diklasifikasikan berdasarkan sektor kerjanya—agar masyarakat bisa ikut memvalidasi kebenaran klaim tersebut.

Akbar mengatakan, penghargaan tersebut bukan prestasi jika perut rakyat di bawah masih menjerit. Sehingga pihaknya meminta agar Pemprov Sulbar tidak menjadikan tameng untuk merasa sudah bekerja maksimal. 

“Kami butuh industrialisasi daerah yang nyata, transparansi bursa kerja, dan peningkatan skill pemuda lokal yang tersertifikasi, bukan sekadar piagam di dinding kantor gubernur,” tegas Akbar mengakhiri pernyataannya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Pemprov Sulbar maupun Dinas Tenaga Kerja setempat terkait kritik dan tuntutan transparansi data yang dilayangkan oleh kelompok pemuda tersebut.(***)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HMI STIKes BBM Desak Pemkab Majene Evaluasi Total Puskesmas Sendana I

    HMI STIKes BBM Desak Pemkab Majene Evaluasi Total Puskesmas Sendana I

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Polemik internal yang melanda Puskesmas Sendana I, Kabupaten Majene, memicu sorotan tajam dari berbagai pihak. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat setempat. ​Merespons situasi tersebut, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat STIKes Bina Bangsa Majene (BBM) mendesak pemerintah daerah dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Majene untuk segera melakukan evaluasi […]

  • Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Sepanjang 2025, Stabil tetapi Belum Lepas dari Tantangan

    Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Sepanjang 2025, Stabil tetapi Belum Lepas dari Tantangan

    • 0Komentar

    Oleh : Amiruddin, S.E Opini – Sulbarupdate.id – Tahun 2025 menjadi periode penting bagi perekonomian Indonesia di tengah situasi global yang masih penuh ketidakpastian. Perlambatan ekonomi dunia, ketegangan geopolitik, serta fluktuasi harga komoditas menjadi faktor eksternal yang ikut memengaruhi kinerja ekonomi nasional. Meski demikian, Indonesia mampu menjaga pertumbuhan ekonomi tetap berada di kisaran 5 persen, […]

  • Sukses Tekan Pengangguran, Sulbar Raih Penghargaan Provinsi Terbaik dari Kemendagri

    Sukses Tekan Pengangguran, Sulbar Raih Penghargaan Provinsi Terbaik dari Kemendagri

    • 0Komentar

    KENDARI, Sulbarupdate.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) sukses menorehkan prestasi gemilang di tingkat regional.  Di bawah komando Gubernur Suhardi Duka, Sulbar dinobatkan sebagai Provinsi Terbaik I dalam kategori Penurunan Tingkat Pengangguran pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Sulawesi. Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung dalam acara yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) […]

  • PAD Jadi Perhatian, Bapenda Sulbar Perkuat Koordinasi Pengelolaan dengan BPK RI Sulbar

    PAD Jadi Perhatian, Bapenda Sulbar Perkuat Koordinasi Pengelolaan dengan BPK RI Sulbar

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat tata kelola pengelolaan pendapatan daerah melalui koordinasi intensif dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulawesi Barat. Hal tersebut ditandai dengan diterimanya Tim BPK di Ruang Bidang Pendapatan Daerah Bapenda Sulbar pada Jumat, 6 Februari 2026. Kegiatan koordinasi ini membahas pengelolaan dan penyajian data […]

  • Sulbar Cetak Prestasi Nasional, Tiga Event Lolos KEN 2026

    Sulbar Cetak Prestasi Nasional, Tiga Event Lolos KEN 2026

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) kembali mencatatkan capaian membanggakan di tingkat nasional. Pada ajang Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, tiga event unggulan asal Sulbar sukses menembus Top 125 event terbaik nasional. Ketiganya yakni Mandar Culture Festival dari Kabupaten Polewali Mandar, Manakarra Fair dari Kabupaten Mamuju, serta Sandeq Silumba yang juga berasal dari […]

  • Jelang Ramadhan, Polresta Mamuju Matangkan Persiapan Ops Pekat Marano 2026

    Jelang Ramadhan, Polresta Mamuju Matangkan Persiapan Ops Pekat Marano 2026

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif menjelang bulan suci Ramadhan, Polresta Mamuju menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) Pekat Marano 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Wira Satya Mapolresta Mamuju pada Kamis (22/1/2026). Latpraops tersebut dipimpin langsung oleh Waka Opsresta, Kompol Mukhtar Mahdi. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa operasi […]

expand_less