Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju » Penghargaan Kemendagri untuk Sulbar Menuai Kritik, “Prestasi di Atas Kertas, Realitas Lapangan Masih Layu”

Penghargaan Kemendagri untuk Sulbar Menuai Kritik, “Prestasi di Atas Kertas, Realitas Lapangan Masih Layu”

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Ming, 31 Mei 2026
  • visibility 294
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id – Apresiasi yang baru saja diterima Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait keberhasilan menekan angka pengangguran justru memicu gelombang skeptisisme di dalam daerah. 

Penghargaan tersebut dinilai kontradiktif dengan realitas sosial-ekonomi yang dihadapi masyarakat di enam kabupaten se-Sulawesi Barat.

Kritik pedas salah satunya datang dari aktivis pemuda Sulbar, Akbar. Ia secara tegas mempertanyakan indikator dan validitas penilaian yang digunakan Kemendagri dalam memberikan penghargaan tersebut. 

Menurutnya, ada jurang pemisah yang lebar antara klaim data administratif dengan fakta riil di lapangan.

“Kami mempertanyakan apa sebenarnya indikator konkret yang dipakai Kemendagri. Jangan sampai ini hanya ritual birokrasi tahunan berbasis laporan administrasi alias ABS (Asal Bapak Senang),” ujar Akbar dalam keterangan tertulisnya, Minggu (31/5/2026).

Menurut Akbar, penurunan angka pengangguran secara statistik tidak serta-merta mencerminkan kesejahteraan. Perlu dibedakan apakah tenaga kerja tersebut terserap di sektor formal yang layak dan berkelanjutan, atau sekadar terjebak di sektor informal musiman dengan upah di bawah standar kelayakan.

Menurut Akbar, meskipun Sulbar kaya akan komoditas pertanian dan perkebunan, sektor hilirisasi industri dinilai belum berjalan maksimal. Tanpa adanya investasi nyata di bidang industri padat karya, klaim keberhasilan menekan pengangguran dinilai terasa semu bagi angkatan kerja produktif.

Ia menduga, ada indikasi angka pengangguran terbuka menurun bukan karena melimpahnya lapangan kerja domestik, melainkan karena banyaknya warga yang terpaksa merantau ke luar daerah seperti Kalimantan, Sulawesi Selatan, atau Sulawesi Tengah untuk menyambung hidup.

“Apakah warga yang keluar daerah untuk mencari kerja itu juga diklaim sebagai prestasi Pemprov?” sentil Akbar.

Atas kejanggalan tersebut, aktivis pemuda ini mendesak Pemprov Sulbar agar tidak larut dalam euforia “penghargaan kosmetik”. Ia menantang Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sulbar untuk membuka data serapan tenaga kerja secara transparan kepada publik.

Data yang disajikan, lanjut Akbar, harus mendetail—by name, by address, serta diklasifikasikan berdasarkan sektor kerjanya—agar masyarakat bisa ikut memvalidasi kebenaran klaim tersebut.

Akbar mengatakan, penghargaan tersebut bukan prestasi jika perut rakyat di bawah masih menjerit. Sehingga pihaknya meminta agar Pemprov Sulbar tidak menjadikan tameng untuk merasa sudah bekerja maksimal. 

“Kami butuh industrialisasi daerah yang nyata, transparansi bursa kerja, dan peningkatan skill pemuda lokal yang tersertifikasi, bukan sekadar piagam di dinding kantor gubernur,” tegas Akbar mengakhiri pernyataannya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Pemprov Sulbar maupun Dinas Tenaga Kerja setempat terkait kritik dan tuntutan transparansi data yang dilayangkan oleh kelompok pemuda tersebut.(***)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota Polda Sulbar Ditemukan Meninggal Dunia di Kebun

    Anggota Polda Sulbar Ditemukan Meninggal Dunia di Kebun

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Seorang personel aktif Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat, berinisial Bripda F, ditemukan tak bernyawa di lahan perkebunan miliknya di Desa Pokkang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Selasa 3 Februari 2026. ​Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban. ​Tak lama setelah jenazah ditemukan, aparat kepolisian langsung […]

  • Ahmad Ali: PSI Instruksikan Kader Bangun Dapur MBG di Setiap Daerah

    Ahmad Ali: PSI Instruksikan Kader Bangun Dapur MBG di Setiap Daerah

    • 0Komentar

    MAKASSAR, SULBARUPDATE.ID — Dalam langkah yang dinilai tidak biasa bagi partai politik, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh struktur partainya untuk membangun minimal satu dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di setiap provinsi di Indonesia — sebuah perintah organisasi yang jauh melampaui peran politik konvensional. Instruksi ini disampaikan oleh Ahmad Ali, Ketua Harian […]

  • Jaga Estetika Kota, Wabup Mamuju Tengah Larang Pasang Baliho di Pohon

    Jaga Estetika Kota, Wabup Mamuju Tengah Larang Pasang Baliho di Pohon

    • 0Komentar

    MATENG, Sulbarupdate.id – Wakil Bupati Mamuju Tengah (Mateng), Askary, menginstruksikan seluruh warga maupun pihak swasta untuk tidak memasang baliho, spanduk, atau media promosi lainnya dengan cara memaku di pohon maupun di fasilitas umum, khususnya di kawasan perkotaan. ​Langkah ini diambil karena praktik pemasangan alat peraga yang sembarangan dinilai merusak estetika kota dan menghambat pertumbuhan tanaman […]

  • Polresta Mamuju Sita 1.309 Botol Miras dan Cap Tikus

    Polresta Mamuju Sita 1.309 Botol Miras dan Cap Tikus

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Satuan Tugas (Satgas) Tindak Operasi Pekat Marano 2026 Polresta Mamuju terus memperketat pengawasan demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Di hari ketiga pelaksanaannya, Rabu (28/1/2026), petugas berhasil mengamankan ribuan botol minuman keras (miras) ilegal. Total sebanyak 1.309 botol miras dari berbagai merek dan 9 kemasan plastik minuman tradisional jenis cap […]

  • Atasi Krisis Tenaga Medis, Presiden Prabowo Siapkan Kampus Kedokteran Gratis

    Atasi Krisis Tenaga Medis, Presiden Prabowo Siapkan Kampus Kedokteran Gratis

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam mengatasi krisis tenaga kesehatan di Indonesia. Sebagai langkah konkret, pemerintah akan membuka kampus-kampus kedokteran dan teknik yang dibiayai sepenuhnya oleh negara agar dapat diakses oleh seluruh anak bangsa tanpa biaya. Pernyataan tersebut disampaikan Presiden dalam menanggapi urgensi pemenuhan kebutuhan dokter dan dokter gigi yang saat […]

  • Bupati Mamasa Dorong Dapur MBG Gunakan Produk BUMDes Saat Panen Telur di Rantetangnga

    Bupati Mamasa Dorong Dapur MBG Gunakan Produk BUMDes Saat Panen Telur di Rantetangnga

    • 0Komentar

    MAMASA, SULBARUPDATE.ID – Bupati Mamasa bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Mamasa didampingi Kepala Desa setempat melakukan panen telur di Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Rantetangnga, Senin 9 Februari 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong penguatan ekonomi desa berbasis potensi lokal. Pada kesempatan itu, Bupati Mamasa meninjau langsung unit usaha […]

expand_less