Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju » Penghargaan Kemendagri untuk Sulbar Menuai Kritik, “Prestasi di Atas Kertas, Realitas Lapangan Masih Layu”

Penghargaan Kemendagri untuk Sulbar Menuai Kritik, “Prestasi di Atas Kertas, Realitas Lapangan Masih Layu”

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Ming, 31 Mei 2026
  • visibility 360
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id – Apresiasi yang baru saja diterima Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait keberhasilan menekan angka pengangguran justru memicu gelombang skeptisisme di dalam daerah. 

Penghargaan tersebut dinilai kontradiktif dengan realitas sosial-ekonomi yang dihadapi masyarakat di enam kabupaten se-Sulawesi Barat.

Kritik pedas salah satunya datang dari aktivis pemuda Sulbar, Akbar. Ia secara tegas mempertanyakan indikator dan validitas penilaian yang digunakan Kemendagri dalam memberikan penghargaan tersebut. 

Menurutnya, ada jurang pemisah yang lebar antara klaim data administratif dengan fakta riil di lapangan.

“Kami mempertanyakan apa sebenarnya indikator konkret yang dipakai Kemendagri. Jangan sampai ini hanya ritual birokrasi tahunan berbasis laporan administrasi alias ABS (Asal Bapak Senang),” ujar Akbar dalam keterangan tertulisnya, Minggu (31/5/2026).

Menurut Akbar, penurunan angka pengangguran secara statistik tidak serta-merta mencerminkan kesejahteraan. Perlu dibedakan apakah tenaga kerja tersebut terserap di sektor formal yang layak dan berkelanjutan, atau sekadar terjebak di sektor informal musiman dengan upah di bawah standar kelayakan.

Menurut Akbar, meskipun Sulbar kaya akan komoditas pertanian dan perkebunan, sektor hilirisasi industri dinilai belum berjalan maksimal. Tanpa adanya investasi nyata di bidang industri padat karya, klaim keberhasilan menekan pengangguran dinilai terasa semu bagi angkatan kerja produktif.

Ia menduga, ada indikasi angka pengangguran terbuka menurun bukan karena melimpahnya lapangan kerja domestik, melainkan karena banyaknya warga yang terpaksa merantau ke luar daerah seperti Kalimantan, Sulawesi Selatan, atau Sulawesi Tengah untuk menyambung hidup.

“Apakah warga yang keluar daerah untuk mencari kerja itu juga diklaim sebagai prestasi Pemprov?” sentil Akbar.

Atas kejanggalan tersebut, aktivis pemuda ini mendesak Pemprov Sulbar agar tidak larut dalam euforia “penghargaan kosmetik”. Ia menantang Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sulbar untuk membuka data serapan tenaga kerja secara transparan kepada publik.

Data yang disajikan, lanjut Akbar, harus mendetail—by name, by address, serta diklasifikasikan berdasarkan sektor kerjanya—agar masyarakat bisa ikut memvalidasi kebenaran klaim tersebut.

Akbar mengatakan, penghargaan tersebut bukan prestasi jika perut rakyat di bawah masih menjerit. Sehingga pihaknya meminta agar Pemprov Sulbar tidak menjadikan tameng untuk merasa sudah bekerja maksimal. 

“Kami butuh industrialisasi daerah yang nyata, transparansi bursa kerja, dan peningkatan skill pemuda lokal yang tersertifikasi, bukan sekadar piagam di dinding kantor gubernur,” tegas Akbar mengakhiri pernyataannya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Pemprov Sulbar maupun Dinas Tenaga Kerja setempat terkait kritik dan tuntutan transparansi data yang dilayangkan oleh kelompok pemuda tersebut.(***)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Efisiensi Anggaran, SDK-JSM Tetap Buktikan Pembangunan Tetap Maju: IPM Naik, Jalan Membaik

    Efisiensi Anggaran, SDK-JSM Tetap Buktikan Pembangunan Tetap Maju: IPM Naik, Jalan Membaik

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Setahun sudah duet Suhardi Duka dan Salim S Mengga memimpin Sulawesi Barat. Dalam kurun waktu itu, sejumlah capaian mulai terlihat. Salah satunya pemerataan pembangunan. Tak ada lagi ketimpangan antarwilayah seperti sebelumnya. Program provinsi dan kabupaten kini berada dalam satu jalur yang sama. Gubernur Sulbar Suhardi Duka menyebut, pemerintahannya mengsinergikan program pembangunan di […]

  • Rayakan HUT ke-27, PNM Salurkan Hewan Kurban Serentak di 18 Cabang

    Rayakan HUT ke-27, PNM Salurkan Hewan Kurban Serentak di 18 Cabang

    • 0Komentar

    MAKASSAR, Sulbarupdate.id – Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menggelar aksi sosial bertajuk “PNM Bersyukur dan Berkurban”.  PNM salurkan bantuan hewan kurban berupa sapi secara serentak di 18 wilayah cabang di Indonesia untuk dibagikan ke masyarakat desa sekitar area operasional perusahaan. Salah satu titik pelaksanaan bertempat di Kantor PNM […]

  • Tim SPBE Bapenda Sulbar Fokus Percepatan Digital Pembayaran PKB di BPKAD

    Tim SPBE Bapenda Sulbar Fokus Percepatan Digital Pembayaran PKB di BPKAD

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — Upaya percepatan transformasi digital pelayanan publik terus dilakukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat. Melalui Tim Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Bapenda Sulbar memfokuskan langkah strategis pada percepatan digitalisasi pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) melalui koordinasi lintas perangkat daerah dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sulbar. Langkah ini merupakan […]

  • Wujudkan Kesetaraan Gizi, SPPG Osango Kunjungi Penyandang Disabilitas di Mamasa

    Wujudkan Kesetaraan Gizi, SPPG Osango Kunjungi Penyandang Disabilitas di Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Osango terus memperluas jangkauan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kali ini, tim SPPG turun langsung mengunjungi warga penyandang disabilitas di kawasan Jalan Pembangunan, Kota Mamasa, pada Rabu (6/5/2026). Aksi jemput bola ini dilakukan untuk memastikan bahwa akses terhadap nutrisi berkualitas dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk […]

  • Wakil Bupati Mamasa Resmikan Gedung Baru SDN 002

    Wakil Bupati Mamasa Resmikan Gedung Baru SDN 002

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Wakil Bupati Mamasa, H. Sudirman, secara resmi meresmikan gedung baru SD Negeri 002 Mamasa pada Kamis (16/04/2026). Fasilitas baru ini diharapkan menjadi katalisator peningkatan mutu pendidikan serta kenyamanan proses belajar mengajar di wilayah tersebut. ​Dalam sambutannya, H. Sudirman menekankan bahwa selesainya pembangunan ini merupakan buah dari kerja keras kolektif. Ia mengakui bahwa […]

  • Prevalensi Kusta di Sulawesi Barat Masih Tinggi, Dinkes Perkuat Deteksi Dini dan Pengobatan

    Prevalensi Kusta di Sulawesi Barat Masih Tinggi, Dinkes Perkuat Deteksi Dini dan Pengobatan

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id- Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Barat menyampaikan bahwa penyakit kusta masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang perlu mendapat perhatian serius dan berkelanjutan. Berdasarkan data Sistem Informasi Penyakit Kusta (SIPK) Tahun 2025, angka prevalensi kusta di Provinsi Sulawesi Barat tercatat 1,58 per 10.000 penduduk, dengan total penderita terdaftar sebanyak 230 […]

expand_less