Breaking News
light_mode
Beranda » Advertorial » UPTD BBTPH Sulbar Perkuat Swasembada Jagung

UPTD BBTPH Sulbar Perkuat Swasembada Jagung

  • account_circle sulbarupdate
  • calendar_month Sab, 10 Jan 2026
  • visibility 543
  • comment 0 komentar

Polewali Mandar – Sulbarupdate.id – Upaya memperkuat kemandirian pangan di Sulawesi Barat terus dilakukan. Melalui UPTD Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BBTPH), Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Provinsi Sulawesi Barat saat ini fokus mengembangkan perbanyakan benih jagung komposit sekaligus memproduksi jagung pakan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah provinsi dalam menjaga keberlanjutan swasembada pangan, khususnya komoditas beras dan jagung, di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka bersama Wakil Gubernur Salim S. Mengga.

Kepala UPTD BBTPH Sulawesi Barat, Nasaruddin, mengungkapkan bahwa optimalisasi lahan Instalasi Kebun Benih (IKB) menjadi kunci dalam peningkatan produksi. Bersama tim teknis, BBTPH memaksimalkan fungsi kebun benih untuk menghasilkan calon benih jagung komposit yang berkualitas serta jagung pakan.

“Pemanfaatan lahan IKB kami dorong secara maksimal agar mampu menghasilkan benih unggul sekaligus mendukung kebutuhan pakan,” ujar Nasaruddin, Jumat (9/1/2026).

Di sisi lain, Kepala Dinas TPHP Sulawesi Barat, Hamdani Hamdi, menjelaskan bahwa panen calon benih jagung komposit varietas Lamuru dan Bisma telah dilaksanakan sejak awal tahun 2026. Kegiatan panen tersebut dilakukan di dua lokasi, yakni Instalasi Kebun Benih Minake di Kabupaten Mamasa serta Balai Benih Hortikultura Rea Timur di Kabupaten Polewali Mandar.

Menurut Hamdani, proses perbanyakan benih sejatinya telah dimulai sejak Oktober 2025. Saat ini, hasil panen memasuki tahapan pascapanen, mulai dari penjemuran hingga proses sortasi untuk memastikan mutu benih sesuai standar.

“Apabila seluruh tahapan, termasuk pengujian laboratorium, berjalan tanpa kendala, kami menargetkan pada akhir Februari 2026 sudah tersedia Benih Dasar jagung komposit yang siap disalurkan kepada petani,” jelasnya.

Tidak hanya berfokus pada benih, BBTPH juga mengembangkan produksi jagung pakan dengan memanfaatkan lahan IKB Batupanga yang berada di Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar. Dari lahan tersebut, produksi jagung pakan mencapai sekitar lima ton.

Hasil produksi jagung pakan itu kemudian dipasarkan dan dikelola sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui skema retribusi jasa usaha

  • Penulis: sulbarupdate

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Umat Muslim di Mamasa Gelar Salat Idulfitri 1447 H di Lapangan Tribun

    Ratusan Umat Muslim di Mamasa Gelar Salat Idulfitri 1447 H di Lapangan Tribun

    • 0Komentar

      ​MAMASA, Sulbarupdate.id – Ratusan umat Muslim di Kabupaten Mamasa melaksanakan ibadah Salat Idulfitri 1447 Hijriah yang dipusatkan di pelataran Tribun Kondosapata’, Sabtu (21/3/2026) pagi. Prosesi ibadah berlangsung khidmat di bawah kawalan pengamanan ketat dari pihak berwajib. ​Pantauan di lokasi, jamaah mulai memadati area tribun sejak pukul 06.00 WITA. Gema takbir dan selawat terus berkumandang […]

  • Pejabat Eselon II Sulbar Dilantik Gubernur Suhardi Duka

    Pejabat Eselon II Sulbar Dilantik Gubernur Suhardi Duka

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Di bawah naungan atap Ballroom Kantor Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), sebuah babak baru birokrasi resmi dimulai, Jumat 19 Desember 2025. Gubernur Suhardi Duka (SDK) mengukuhkan sepuluh punggawa baru dalam jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama. Pelantikan ini bukan sekadar seremoni rotasi, melainkan manifestasi dari hasil seleksi terbuka yang panjang dan transparan. Gubernur Suhardi […]

  • Timnas Swiss 2026: Generasi Paling Matang dalam Dua Dekade dan Ambisi Menembus Batas Sejarah

    Timnas Swiss 2026: Generasi Paling Matang dalam Dua Dekade dan Ambisi Menembus Batas Sejarah

    • 0Komentar

    BERN, SULBARUPDATE.id — Tim Nasional Swiss memasuki Piala Dunia 2026 dengan status yang sangat berbeda dibanding banyak negara Eropa lainnya. Mereka mungkin tidak memiliki sorotan sebesar England, France atau Spain namun dalam satu dekade terakhir Swiss justru menjadi salah satu tim paling konsisten di sepak bola internasional. Swiss hampir selalu hadir di turnamen besar. Mereka […]

  • IMM Majene Desak Evaluasi Total Kepolisian Pasca Dugaan Represif terhadap Ketua DPD IMM Sulbar

    IMM Majene Desak Evaluasi Total Kepolisian Pasca Dugaan Represif terhadap Ketua DPD IMM Sulbar

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Majene menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Kepolisian Resor (Polres) Majene, Kamis (25/6/2026).  Massa mengecam dugaan tindakan represif aparat kepolisian yang menimpa Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM Sulawesi Barat (Sulbar) saat berdemonstrasi di Kantor DPRD Provinsi Sulbar, beberapa waktu lalu. Dalam orasinya, […]

  • Ratusan Siswa di Magelang Diduga Keracunan Menu MBG, Telur Puyuh Jadi Sorotan

    Ratusan Siswa di Magelang Diduga Keracunan Menu MBG, Telur Puyuh Jadi Sorotan

    • 0Komentar

    MAGELANG – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Magelang menelan korban. Sebanyak 263 orang, mayoritas siswa dari SMP Negeri 10 dan SMA Negeri 3 Magelang, dilaporkan mengalami gejala keracunan massal seperti mual, muntah, dan diare usai menyantap menu yang dibagikan pada Rabu (21/1/2026). Kronologi Kejadian Kepala SMPN 10 Magelang, Sri Mulyani, menjelaskan bahwa gejala […]

  • Tersinggung Bahasa Daerah dan Mabuk, Motif Pria di Mamuju Tengah Tikam 2 Pengunjung Kafe

    Tersinggung Bahasa Daerah dan Mabuk, Motif Pria di Mamuju Tengah Tikam 2 Pengunjung Kafe

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Kepolisian Resor (Polres) Mamuju Tengah (Mateng) akhirnya ungkap motif dan kronologi kasus penikaman yang terjadi di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat.  Diketahui insiden berdarah ini terjadi di salah satu Caffe di Topoyo, pada Jumat (5/6/2026) lalu.  Akibatnya dua orang pria mengalami luka sabetan senjata tajam. Saat ini, terduga pelaku berinisial H […]

expand_less