UPTD BBTPH Sulbar Perkuat Swasembada Jagung
- account_circle sulbarupdate
- calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
- visibility 316
- comment 0 komentar

Polewali Mandar – Sulbarupdate.id – Upaya memperkuat kemandirian pangan di Sulawesi Barat terus dilakukan. Melalui UPTD Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BBTPH), Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Provinsi Sulawesi Barat saat ini fokus mengembangkan perbanyakan benih jagung komposit sekaligus memproduksi jagung pakan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah provinsi dalam menjaga keberlanjutan swasembada pangan, khususnya komoditas beras dan jagung, di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka bersama Wakil Gubernur Salim S. Mengga.
Kepala UPTD BBTPH Sulawesi Barat, Nasaruddin, mengungkapkan bahwa optimalisasi lahan Instalasi Kebun Benih (IKB) menjadi kunci dalam peningkatan produksi. Bersama tim teknis, BBTPH memaksimalkan fungsi kebun benih untuk menghasilkan calon benih jagung komposit yang berkualitas serta jagung pakan.
“Pemanfaatan lahan IKB kami dorong secara maksimal agar mampu menghasilkan benih unggul sekaligus mendukung kebutuhan pakan,” ujar Nasaruddin, Jumat (9/1/2026).
Di sisi lain, Kepala Dinas TPHP Sulawesi Barat, Hamdani Hamdi, menjelaskan bahwa panen calon benih jagung komposit varietas Lamuru dan Bisma telah dilaksanakan sejak awal tahun 2026. Kegiatan panen tersebut dilakukan di dua lokasi, yakni Instalasi Kebun Benih Minake di Kabupaten Mamasa serta Balai Benih Hortikultura Rea Timur di Kabupaten Polewali Mandar.
Menurut Hamdani, proses perbanyakan benih sejatinya telah dimulai sejak Oktober 2025. Saat ini, hasil panen memasuki tahapan pascapanen, mulai dari penjemuran hingga proses sortasi untuk memastikan mutu benih sesuai standar.
“Apabila seluruh tahapan, termasuk pengujian laboratorium, berjalan tanpa kendala, kami menargetkan pada akhir Februari 2026 sudah tersedia Benih Dasar jagung komposit yang siap disalurkan kepada petani,” jelasnya.
Tidak hanya berfokus pada benih, BBTPH juga mengembangkan produksi jagung pakan dengan memanfaatkan lahan IKB Batupanga yang berada di Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar. Dari lahan tersebut, produksi jagung pakan mencapai sekitar lima ton.
Hasil produksi jagung pakan itu kemudian dipasarkan dan dikelola sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui skema retribusi jasa usaha
- Penulis: sulbarupdate
