Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju Tengah » Menjemput Mandiri di Tanah Tobadak, Asa Baru Pajak Daerah Sulbar

Menjemput Mandiri di Tanah Tobadak, Asa Baru Pajak Daerah Sulbar

  • account_circle Ruly Syamsil
  • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
  • visibility 224
  • comment 0 komentar

TOBADAK, Sulbarupdate.id – Sebuah simbol kemandirian fiskal daerah resmi berdiri Kota Terpadu Mandiri (KTM) Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Senin 23 Februari 2026.

Gubernur Sulawesi Barat, Dr. H. Suhardi Duka (SDK), melangkah pasti memotong pita peresmian Kantor UPTD Pelayanan Pajak Kelas A Mateng.

​Langkah ini bukan sekadar urusan birokrasi fisik, melainkan sebuah pernyataan sikap atas keterbatasan sumber daya alam yang kian menipis.

​Kehadiran SDK tidak sendirian. Ia didampingi Bupati Mamuju Tengah, Dr. Arsal Aras, serta jajaran pilar penting daerah—mulai dari Sekda Provinsi, Kapolda, Danrem 142/Tatag, hingga Ketua DPRD Provinsi.

Kehadiran para petinggi ini menegaskan bahwa urusan pajak adalah urusan kedaulatan pembangunan yang memerlukan pengawalan lintas sektor.

​Gedung baru yang berdiri megah ini diproyeksikan menjadi pusat layanan yang tidak hanya modern dan representatif, tetapi juga memanusiakan warga yang ingin menunaikan kewajibannya.

“Mudah diakses masyarakat” menjadi kata kunci yang ditekankan gubernur dalam sambutannya.

​Dalam narasinya, SDK mengatakan bahwa infrastruktur yang dinikmati hari ini bukanlah pemberian cuma-cuma dari alam, melainkan buah dari gotong royong melalui pajak.

​”Mengapa kendaraan dipajaki? Karena setiap roda yang berputar melintas di jalan yang pembangunannya menelan biaya besar. Ada hak publik di sana yang harus dirawat melalui Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama (BBN-KB),” ujar SDK dengan lugas.

​Saat ini, napas pembangunan Sulawesi Barat masih bertumpu pada lima pilar utama yakni Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB), Pajak Air Permukaan, ​Pajak Rokok dan Pajak Bahan Bakar.

​Namun, SDK menyadari bahwa mengandalkan sumber konvensional saja tidaklah cukup. Di tengah tren penurunan potensi sumber daya alam, ia menggantungkan harapan pada perluasan kewenangan melalui regulasi baru.

Tujuannya satu agar daerah memiliki ruang gerak lebih luas untuk menggali potensi pendapatan baru demi kesejahteraan rakyat yang berkelanjutan.

​Peresmian di Tobadak hari ini adalah mercusuar kecil bagi cita-cita besar Sulawesi Barat. Sebuah harapan bahwa dari gedung ini, pundi-pundi pembangunan akan mengalir lebih deras, lebih transparan, dan lebih bermartabat.(*)

  • Penulis: Ruly Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usai Banjir Terjang Desa Hahangan Mamasa, Sejumlah Rumah Warga Dilaporkan Rusak Berat

    Usai Banjir Terjang Desa Hahangan Mamasa, Sejumlah Rumah Warga Dilaporkan Rusak Berat

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, memicu banjir luapan sungai di Desa Hahangan, Kecamatan Aralle, Kamis (14/5/2026) sore. Akibat peristiwa ini, sejumlah rumah warga terdampak, bahkan satu unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan berat. ​Dampak terparah dilaporkan dialami oleh Darman, warga Dusun Kanang, Desa Hahangan. Rumah miliknya […]

  • Asa di Balik Debu Kopeang, Nestapa Persalinan di Jalan dan Urgensi Sinergi Medis bagi Kaum Marginal

    Asa di Balik Debu Kopeang, Nestapa Persalinan di Jalan dan Urgensi Sinergi Medis bagi Kaum Marginal

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Di bawah langit Desa Kopeang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) yang berdebu, sebuah drama kemanusiaan yang menyesakkan dada kembali terulang. Ratna, seorang ibu yang tengah bertarung dengan maut demi menghadirkan kehidupan baru, harus menerima kenyataan pahit. ia melahirkan di tengah perjalanan sebelum sempat menyentuh pintu fasilitas kesehatan, Jumat (24/04/2026). Peristiwa ini bukan […]

  • Anjas Terpilih Jadi Ketua GP Ansor Mamasa Periode 2026-2029

    Anjas Terpilih Jadi Ketua GP Ansor Mamasa Periode 2026-2029

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Mamasa resmi memiliki nahkoda baru. Sahabat Anjas terpilih secara sah sebagai Ketua PC GP Ansor Kabupaten Mamasa masa khidmat 2026-2029 dalam Konferensi Cabang (Konfercab) ke-3 yang digelar di Aula Lantang Kadanene, Kecamatan Mambi, Jumat (29/5/2026). Konfercab ke-3 yang mengusung tema “Transformasi Gerakan Pemuda Ansor dalam […]

  • SDK Launching Pelayanan Rujukan Stunting Terpadu di RSUD Mamuju

    SDK Launching Pelayanan Rujukan Stunting Terpadu di RSUD Mamuju

    • 0Komentar

    MAMUJU, SULBARUPDATE.ID– Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), secara resmi melaunching operasional pelayanan rujukan stunting di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Mamuju, Senin (22/12/2025). Launching Pos Pelayanan Terpadu Rujukan Stunting ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan penanganan stunting secara terpadu, komprehensif, dan berkelanjutan di Provinsi Sulawesi Barat. Dalam sambutannya, Gubernur Sulbar […]

  • Geruduk Rektorat, Mahasiswa Unsulbar Tagih Janji Kampus Inklusif

    Geruduk Rektorat, Mahasiswa Unsulbar Tagih Janji Kampus Inklusif

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Puluhan mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) yang tergabung dalam aliansi mahasiswa menggelar unjuk rasa di halaman Rektorat, Selasa (5/5/2026). Mereka melayangkan rapor merah terhadap birokrasi kampus, menuntut kebebasan akademik hingga fasilitas pendidikan yang dianggap tidak layak. Dalam aksi tersebut, massa menyoroti lima poin krusial yang dinilai gagal dipenuhi pihak universitas. 1. Kebebasan […]

  • Harga Elpiji 3 Kg di Mamuju Tengah Meroket, Tembus Rp 50 Ribu

    Harga Elpiji 3 Kg di Mamuju Tengah Meroket, Tembus Rp 50 Ribu

    • 0Komentar

    MATENG, Sulbarupdate.id – Masyarakat di sejumlah wilayah di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, kembali dikeluhkan oleh kelangkaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) bersubsidi ukuran 3 kilogram. Selain sulit didapat, harga di tingkat pengecer kini melonjak drastis hingga menembus angka Rp 50.000 per tabung, jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET). ​Kondisi ini memicu kekhawatiran besar, terutama […]

expand_less