Pemkab Mateng Imbau Warga tak Beraktivitas di Bantaran Sungai Budong-Budong
- account_circle Ruly Syamsil
- calendar_month Sel, 1 Sep 2026
- visibility 75
- comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Wakil Bupati Mamuju Tengah (Mateng), Dr. Askary Anwar, mengimbau seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar bantaran Sungai Budong-Budong.
Askary meminta agar warga sementara waktu menghindari beraktivitas di kawasan aliran sungai jika tidak mendesak.
Imbauan ini terutama di tujukan kepada warga yang memiliki anak yang masih di bawah umur.
“Kalo tidak penting untuk beraktivitas di area pinggiran sungai Budong-Budong baiknya dihindari duku, apa lagi anak-anak kita, orang tua harus terus mengawasi,” Kata Askary, kepada Sulbarupdate.id, Selasa (1/9/2026)
Lebih jauh Askary meminta untuk terus meningkatkan kewaspadaan mengingat kejadian yang kerap terjadi terakhir belakangan banyak warga yang telah menjadi korban dari serangan Buaya.
“Kita tahu sendiri korban Buaya sudah banyak, dan baru-baru ini terjadi di Tabolang, korban nya anak-anak”, ujarnya.
Olehnya itu kata dia Pemerintah akan memasifkan sosialisasi dan imbauan melalui Pemerintah Desa dan pihak terkait terhadap ancaman predator ini.
Sebelumnya juga lanjut Askary, pemerintah telah melakukan langkah pencegahan, seperti pemasangan papan peringatan Bahaya Buaya yang di pasang di spot-spot atau kawasan-kawasan yang di nilai sering di gunakan aktivitas warga.
“Selain tidak hanya melakukan sosialisasi terkait ancaman ini, tetapi kami juga sebelumnya sudah melakukan pemasangan papan peringatan Bahaya Buaya. tapi kali ini ini kita akan kembali memasifkan, baik melalui sosialisasi maupun penambahan papan peringatan Bahaya Buaya,” jelasnya.
Lebih jauh Askary berharap agar masyarakat Mateng tidak mengabaikan peringatan dan mengutamakan keselamatan.
“Kita berharap agar para orang tua untuk selalu mengawasi Anak-anak nya, terutama pengawasan saat anak beraktivitas di sekitar dekat sungai,” tutup nya.(*)
- Penulis: Ruly Syamsil
- Editor: Ancha
