Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum & Kriminal » Oknum PPPK Terjerat Narkoba, Unsulbar Didesak Gelar Tes Urine Massal

Oknum PPPK Terjerat Narkoba, Unsulbar Didesak Gelar Tes Urine Massal

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
  • visibility 435
  • comment 0 komentar

MAJENE – Gelombang desakan agar Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) melakukan tes urine massal bagi seluruh staf dan dosen kian menguat.

Hal ini menyusul penangkapan seorang aparatur berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) berinisial MF (28) yang diduga terlibat penyalahgunaan narkotika.

Kasus ini dinilai mencoreng citra Unsulbar sebagai institusi pendidikan tinggi sekaligus ikon Kabupaten Majene sebagai “Kota Pendidikan” di Sulawesi Barat.

MF, warga Lingkungan Lipu, Kecamatan Banggae Timur, diamankan oleh Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Majene pada Jumat (23/1/2026) dini hari.

Meski pihak kepolisian belum merilis secara resmi instansi tempat MF mengabdi, informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa pria tersebut merupakan salah satu staf di lingkungan Unsulbar.

Insiden ini memicu kekhawatiran publik lantaran bukan kali pertama oknum pegawai di kampus tersebut tersandung kasus serupa.

“Ini sangat memprihatinkan. Unsulbar adalah wajah pendidikan Majene. Kalau kampus sudah disusupi narkoba, ini alarm keras,” ujar salah seorang tokoh masyarakat Majene yang meminta identitasnya dirahasiakan, Selasa (27/1/2026).

Menanggapi situasi tersebut, sejumlah elemen masyarakat mendesak pihak Rektorat Unsulbar segera mengambil langkah konkret dan transparan. Tes urine massal dianggap sebagai solusi mutlak untuk memastikan lingkungan akademis steril dari peredaran gelap narkoba.

Urgensi Regulasi: Upaya deteksi dini ini sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Regulasi tersebut mewajibkan instansi pemerintah dan lembaga pendidikan melakukan langkah pencegahan bagi aparatur negara.

Hingga berita ini diturunkan, pihak universitas diharapkan segera memberikan pernyataan resmi terkait status kepegawaian MF serta rencana aksi nyata guna memulihkan kepercayaan publik terhadap integritas institusi.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Sulbar dan BPH Migas Perketat Pengawasan BBM Subsidi, Minta Distribusi Diperbaiki dan Depo Dibangun

    Gubernur Sulbar dan BPH Migas Perketat Pengawasan BBM Subsidi, Minta Distribusi Diperbaiki dan Depo Dibangun

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dalam rangka memperketat pengendalian dan pengawasan penyaluran BBM bersubsidi dan BBM kompensasi. Penandatanganan dilakukan bersama Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, di Jakarta baru-baru ini. Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar, Junda Maulana, yang turut mendampingi […]

  • GMNI Soroti Dugaan Layanan Ekspres hingga Sertifikat Bermasalah di Mateng 

    GMNI Soroti Dugaan Layanan Ekspres hingga Sertifikat Bermasalah di Mateng 

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Puluhan massa aksi dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, berunjuk rasa di Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Senin (31/8/2026). Demontran menyoroti sejumlah persoalan yang terjadi di kabupaten berjuluk Bumi Lala’ Tassisara’ itu.  Sekretaris jenderal (Sekjen) aksi, Alwi Jayadi mengatakan, persoalan tersebut merupakan […]

  • Bupati Polman Beri Ultimatum 100 Hari, “Rakyat Tak Butuh Alasan, Butuh Bukti!”

    Bupati Polman Beri Ultimatum 100 Hari, “Rakyat Tak Butuh Alasan, Butuh Bukti!”

    • 0Komentar

    POLEWALI MANDAR, Sulbarupdate.id – Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, mengeluarkan ultimatum tegas bagi seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Polman. Ia menuntut perubahan nyata dan performa maksimal dalam 100 hari kerja pertama sejak dimulainya masa koordinasi baru. Ketegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar yang digelar di Ruang […]

  • Diduga Rudapaksa Anak di Bawah Umur, Seorang Pria di Mamuju Dibekuk Polisi

    Diduga Rudapaksa Anak di Bawah Umur, Seorang Pria di Mamuju Dibekuk Polisi

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Seorang pria di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) berinisial SD (35) dibekuk polisi lantaran diduga rudapaksa anak di bawah umur. Penangkapan dilakukan oleh personil Polsek Kalumpang, Rabu, 17 Desember 2025 kemarin. Korban masih berumur 15 tahun, yang merupakan warga Sulawesi Barat. Dikonfirmasi, Kasi Humas Polres Mamuju, Ipda Herman Basir, membenarkan insiden tersebut. […]

  • Ketum DPP ABPEDNAS dan Presiden AREA Indonesia Apresiasi Pidato Kenegaraan Prabowo

    Ketum DPP ABPEDNAS dan Presiden AREA Indonesia Apresiasi Pidato Kenegaraan Prabowo

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id — Ketua Umum DPP ABPEDNAS Indonesia sekaligus Presiden AREA Indonesia, Indra Utama, mengapresiasi pidato kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI 2026, Sabtu (16/8/2026). Indra menilai pidato tersebut menunjukkan perhatian pemerintah terhadap penguatan ekonomi masyarakat melalui pembangunan desa serta percepatan penyediaan rumah layak bagi […]

  • Puluhan Penerima PIP di Mamasa, Keluhkan Pelayanan Bank BNI

    Puluhan Penerima PIP di Mamasa, Keluhkan Pelayanan Bank BNI

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pelayanan Kantor Cabang BNI Mamasa, Kabupaten Mamasa, dikeluhkan puluhan penerima Program Indonesia Pintar (PIP). Terpantau puluhan siswa yang berasal dari 17 kecamatan di Kabupaten Mamasa memadati kantor perbankan tersebut guna melakukan aktivasi rekening PIP, Senin 29 Desember 2025. Kekecewaan publik mencuat menyusul adanya pembatasan kuota pelayanan yang disebut-sebut hanya mampu melayani 50 […]

expand_less