Polresta Mamuju Ungkap 4 Kasus Narkoba, 7 Tersangka ada Oknum ASN
- account_circle Ancha
- calendar_month Jum, 20 Feb 2026
- visibility 241
- comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id – Satuan Reserse Narkoba (Satres narkoba) Polresta Mamuju meningkatkan intensitas pemberantasan narkotika pada bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Hasilnya, petugas berhasil mengungkap empat kasus penyalahgunaan sabu dan menetapkan tujuh orang sebagai tersangka.
Kasat Narkoba AKP Sigit Nugroho mengatakan, operasi ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian menjaga kekhusyukan masyarakat menjelang bulan puasa.
Dari tujuh tersangka yang diringkus, salah satunya merupakan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial AR (38). Keterlibatan abdi negara ini menjadi sorotan dalam rentetan pengungkapan tersebut.
“Dari empat laporan polisi yang kami proses, total ada tujuh tersangka yang diamankan. Salah satunya memang benar seorang ASN,” ujar AKP Sigit Nugroho dalam keterangannya, Jumat (20/2/2026).
Dalam operasi tersebut, polisi menyita barang bukti narkotika jenis sabu dengan total berat bruto sekitar delapan gram.
Meskipun tujuh orang ditetapkan sebagai tersangka, pihak kepolisian menerapkan pendekatan berbeda terhadap dua tersangka perempuan, yakni PN (38) dan ISS (38).
Keduanya diputuskan untuk tidak menjalani proses pidana lanjutan, melainkan diarahkan ke rehabilitasi medis.
Keputusan ini diambil melalui mekanisme Restorative Justice setelah mempertimbangkan, rekomendasi resmi dari Badan Narkotika Nasional (BNN).
Hasil asesmen BNN Provinsi (BNNP) yang mengklasifikasikan keduanya sebagai penyalahguna murni.
“Kami tetap tegas pada pengedar, namun bagi pengguna yang memenuhi syarat sesuai aturan perundang-undangan, kami kedepankan pendekatan rehabilitatif,” tegas Sigit.
Sigit mengimbau masyarakat Kabupaten Mamuju untuk terus bersinergi dengan kepolisian. Partisipasi aktif warga dalam melaporkan aktivitas mencurigakan sangat diperlukan demi menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.
“Kami mengajak masyarakat berperan aktif memberikan informasi. Ini demi Mamuju yang bersih dari narkoba, terutama saat kita memasuki bulan suci Ramadhan,” pungkasnya. (*)
- Penulis: Ancha
