Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Membasuh Kasih di Parondobulawan, Kala Gereja dan Pemerintah Menenun Harmoni

Membasuh Kasih di Parondobulawan, Kala Gereja dan Pemerintah Menenun Harmoni

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sen, 22 Des 2025
  • visibility 762
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Di bawah langit Parondobulawan yang khidmat, sebuah simfoni spiritualitas dan sinergi kemasyarakatan bergema, Senin 22 Desember 2025.

Hari ini menjadi momentum sakral bagi segenap jemaat GPdI Ekklesia Parondobulawan yang merayakan dwi-peristiwa, pentahbisan gedung suci sekaligus peringatan hari jadinya.

Kehadiran Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, tidak sekadar sebagai representasi formalitas birokrasi, melainkan sebagai bentuk apresiasi atas peran gereja dalam merajut tatanan sosial yang humanis.

Dalam orasinya yang sarat akan nilai filosofis, Bupati Welem menekankan bahwa gereja bukan sekadar artefak arsitektural atau tempat peribadatan semata. Baginya, gereja adalah kawah candradimuka pembinaan karakter.

“Gereja adalah manifestasi dari kasih itu sendiri. Maka, eksistensi warga gereja haruslah menjadi pancaran kepedulian yang melampaui sekat dinding rumah ibadah, menjangkau tetangga, dan merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa kecuali,” tutur Welem dengan nada retoris yang menggugah.

Lebih dari sekadar institusi spiritual, Welem memotret gereja sebagai mitra strategis pemerintah.

Ia memaparkan visi tentang pembangunan daerah yang holistik, di mana nilai-nilai teologis beririsan langsung dengan tanggung jawab kewargaan.

Satu hal yang menarik dalam narasi Bupati kali ini adalah penegasan posisi gereja sebagai mitra sejajar.

Ia tidak menempatkan pemerintah di atas segalanya, melainkan membuka ruang bagi gereja untuk menjalankan fungsi kontrol sosial.

“Gereja memiliki mandat moral untuk menjadi pengingat bagi pemerintah. Jika terdapat deviasi atau penyimpangan dalam pelayanan publik, gereja harus berani bersuara agar roda pemerintahan tetap berpijak pada jalur kebenaran dan keadilan,” tegasnya, disambut hangat oleh pimpinan dan majelis jemaat.

Ibadah syukuran tersebut berakhir dalam suasana yang syahdu, meninggalkan pesan kuat bahwa di Mamasa, iman dan pembangunan bukanlah dua kutub yang terpisah, melainkan dua sayap yang membawa daerah ini terbang menuju kesejahteraan yang berlandaskan kasih.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Sulbarupdate

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa KKN Tematik Unhas Luncurkan Tujuh Program Inovatif di Desa Wisata Bababulo

    Mahasiswa KKN Tematik Unhas Luncurkan Tujuh Program Inovatif di Desa Wisata Bababulo

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata atau KKN Tematik Desa Wisata Gelombang 116 Universitas Hasanuddin resmi meluncurkan tujuh program kerja inovatif di Desa Bababulo, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene.  Program-program tersebut dipaparkan dalam Seminar Program Kerja yang berlangsung di Kantor Desa Bababulo pada Selasa malam, 14 Juli 2026. ​Mengusung semangat pengembangan desa wisata berbasis […]

  • Indikasi Pupuk Gratis Dijual, DPRD Mamasa Desak Pemda Lakukan Evaluasi Teknis

    Indikasi Pupuk Gratis Dijual, DPRD Mamasa Desak Pemda Lakukan Evaluasi Teknis

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Program pupuk gratis Pemerintah Kabupaten Mamasa tahun anggaran 2025 menyisakan catatan kritis. Meski bertujuan mendongkrak produktivitas pertanian, program ini diwarnai indikasi kebocoran berupa proses administrasi yang sulit hingga praktik jual beli pupuk oleh oknum penerima manfaat dan kelompok tani. Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mamasa, Arwin Rahman, mendesak Pemerintah Daerah […]

  • Ketua IMI Mamasa Klarifikasi Istilah ‘Janda’ di Event JELATA: Itu Singkatan Jalur Andalan

    Ketua IMI Mamasa Klarifikasi Istilah ‘Janda’ di Event JELATA: Itu Singkatan Jalur Andalan

    • 1Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Mamasa, Daniel Pumbu, resmi memberikan klarifikasi terkait polemik penamaan jalur dalam event Jelajah Wisata (JELATA) yang merupakan bagian dari rangkaian Bulan Mamase. Penamaan jalur yang menggunakan istilah “Janda Terjepit” tersebut sebelumnya sempat memicu kontroversi dan menuai kritik tajam di media sosial karena dinilai merendahkan kaum perempuan. […]

  • Jelang Ramadhan, Polresta Mamuju Matangkan Persiapan Ops Pekat Marano 2026

    Jelang Ramadhan, Polresta Mamuju Matangkan Persiapan Ops Pekat Marano 2026

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif menjelang bulan suci Ramadhan, Polresta Mamuju menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) Pekat Marano 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Wira Satya Mapolresta Mamuju pada Kamis (22/1/2026). Latpraops tersebut dipimpin langsung oleh Waka Opsresta, Kompol Mukhtar Mahdi. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa operasi […]

  • Randis Diduga Milik Pemkab Mamasa, Terbengkalai 2 Minggu dan Resahkan Warga

    Randis Diduga Milik Pemkab Mamasa, Terbengkalai 2 Minggu dan Resahkan Warga

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Sebuah mobil dinas berplat merah dengan nomor polisi DC 1016 D mendadak viral dan memicu keluhan publik.  Kendaraan roda empat jenis Toyota Avanza berwarna hitam tersebut dilaporkan telah terparkir sembarangan selama dua minggu berturut-turut di depan sebuah toko di Jalan Demmamusu’, Kelurahan Mamasa, Kabupaten Mamasa. Berdasarkan unggahan warga yang beredar di grup […]

  • Burhanuddin Muhtadi Sebut Tingkat Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Prabowo Capai 79,9 Persen, Berikut Alasannya

    Burhanuddin Muhtadi Sebut Tingkat Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Prabowo Capai 79,9 Persen, Berikut Alasannya

    • 0Komentar

    JAKARTA, sulbarupdate.id – Hasil survei nasional yang dirilis Indikator Politik Indonesia menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto mencapai 79,9 persen. “Kalau dijumlahkan antara sangat puas dan cukup puas itu 79,9 persen. Jadi sangat tinggi ya untuk ukuran approval rating seorang presiden,” ujar Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, dalam konferensi pers […]

expand_less