Jokowi Tegaskan Dirinya tak Pernah Beri Arahan untuk Korupsi
- account_circle Ancha
- calendar_month Jum, 30 Jan 2026
- visibility 206
- comment 0 komentar

JAKARTA, Sulbarupdate.id – Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya angkat bicara terkait namanya yang kerap dikaitkan dalam berbagai kasus hukum yang menjerat sejumlah menteri dan pejabat negara.
Jokowi menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memberikan perintah maupun arahan kepada bawahannya untuk melakukan tindakan korupsi.
Menurut Presiden, penyebutan namanya dalam pusaran kasus hukum merupakan konsekuensi dari sistem pemerintahan di mana seluruh program kerja kementerian memang berakar dari kebijakan presiden.
Namun, ia menggarisbawahi bahwa kebijakan tersebut murni untuk pembangunan, bukan untuk disalahgunakan.
“Iya, di setiap kasus pasti mengaitkan dengan nama saya. Karena apa pun program kerja-kerja menteri pasti dari kebijakan presiden. Tetapi tidak ada yang namanya perintah, tidak ada yang namanya arahan untuk korupsi, nggak ada,” ujar Jokowi di Jakarta.
Lebih lanjut, Kepala Negara menekankan prinsip akuntabilitas individu dalam menjalankan jabatan publik. Ia menyatakan bahwa apabila seorang menteri atau pejabat terjerat kasus korupsi, maka hal tersebut merupakan tanggung jawab pribadi yang bersangkutan di hadapan hukum.
Jokowi juga menegaskan posisinya yang menghormati independensi lembaga penegak hukum. Ia menyerahkan sepenuhnya proses pembuktian dan penanganan perkara kepada aparat yang berwenang tanpa intervensi pihak istana.
Hingga saat ini, pihak penegak hukum, baik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) maupun Kejaksaan Agung, belum memberikan pernyataan resmi yang mengindikasikan adanya keterlibatan langsung Presiden dalam deretan kasus korupsi yang melibatkan jajaran kabinetnya.(*)
- Penulis: Ancha
