Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Kejati Sulbar Disorot Usai Terima 2 Sapi Kurban dari Pemprov, Gabungan LSM Layangkan Mosi Tidak Percaya

Kejati Sulbar Disorot Usai Terima 2 Sapi Kurban dari Pemprov, Gabungan LSM Layangkan Mosi Tidak Percaya

  • account_circle Juita
  • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
  • visibility 416
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id — Sorotan publik terhadap hubungan antara lembaga penegak hukum dan pemerintah daerah kembali mencuat di Sulawesi Barat.

Kali ini, perhatian masyarakat tertuju kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulbar setelah menerima dua ekor sapi kurban dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menjelang Hari Raya Idul Adha.

Pemberian hewan kurban tersebut memicu beragam tanggapan di tengah masyarakat.

Sejumlah kalangan menilai penyerahan bantuan kurban dari pihak eksekutif kepada institusi penegak hukum berpotensi menimbulkan persepsi negatif di ruang publik, terlebih dalam situasi ketika independensi aparat penegak hukum menjadi perhatian utama masyarakat.

Sorotan semakin menguat setelah gabungan sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Sulbar secara terbuka melayangkan mosi tidak percaya kepada Kejati Sulbar.

Mereka mempertanyakan etika serta independensi institusi hukum apabila terlihat terlalu dekat dengan pemerintah daerah yang sewaktu-waktu dapat menjadi objek pengawasan maupun penegakan hukum.

Gabungan LSM Sulbar dalam pernyataannya menyebut bahwa persoalan utama bukan semata-mata nilai bantuan hewan kurban tersebut, melainkan dampak persepsi yang muncul di masyarakat.

Menurut mereka, aparat penegak hukum seharusnya menjaga jarak profesional dengan pihak eksekutif agar tidak menimbulkan dugaan adanya hubungan yang dapat memengaruhi objektivitas penanganan perkara.

“Publik membutuhkan lembaga hukum yang berdiri netral dan independen. Ketika ada kedekatan yang terlalu terlihat antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah, maka wajar jika masyarakat mempertanyakan integritas dan independensinya,” ujar salah satu perwakilan LSM dalam keterangannya.

Mereka juga menilai bahwa simbol-simbol kedekatan seperti pemberian bantuan atau fasilitas dari pemerintah kepada aparat penegak hukum dapat memunculkan spekulasi liar di tengah masyarakat, terutama dalam situasi ketika publik sedang menyoroti berbagai isu tata kelola pemerintahan daerah.

Sebagai bentuk protes moral, gabungan LSM Sulbar mengaku telah menyampaikan mosi tidak percaya terhadap Kejati Sulbar.

Langkah tersebut disebut sebagai bentuk kritik terbuka agar institusi penegak hukum tetap menjaga marwah dan independensi lembaga.

Dalam pernyataannya, mereka meminta agar seluruh aparat penegak hukum di daerah lebih berhati-hati menerima bantuan, hibah, maupun bentuk pemberian lain dari pihak yang memiliki hubungan langsung dengan kekuasaan pemerintahan.

LSM juga meminta agar Kejati Sulbar memberikan penjelasan terbuka kepada masyarakat guna menghindari berkembangnya asumsi negatif yang dapat menurunkan tingkat kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum.

Sejumlah pengamat hukum dan pemerhati kebijakan publik turut memberikan tanggapan atas polemik tersebut.

Mereka menilai bahwa dalam konteks etika kelembagaan, aparat penegak hukum memang dituntut menjaga jarak profesional dengan lembaga eksekutif.

Menurut mereka, meskipun bantuan hewan kurban dapat dipandang sebagai bentuk silaturahmi atau kegiatan sosial keagamaan, namun sensitivitas publik terhadap independensi aparat hukum saat ini sangat tinggi.

“Dalam perspektif etika publik, bukan hanya soal ada atau tidaknya pelanggaran aturan, tetapi juga bagaimana menjaga kepercayaan masyarakat. Aparat hukum harus menghindari hal-hal yang berpotensi menimbulkan konflik persepsi,” ujar seorang pengamat hukum di Majene.

Ia menambahkan bahwa lembaga penegak hukum harus tampil independen, tidak hanya dalam tindakan, tetapi juga dalam simbol dan hubungan sosial dengan pihak yang diawasi.(***) 

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Mamasa Laksankan Rapat Koordinasi Optimalisasi PAD

    Pemkab Mamasa Laksankan Rapat Koordinasi Optimalisasi PAD

    • 0Komentar

    Mamasa – Sulbarupdate.id – Bupati Mamasa Welem Sambolangi, didampingi Wakil Bupati Mamasa H Sudirman, memimpin secara langsung Rapat Koordinasi Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Mamasa di ruang rapat Bupati Mamasa, Selasa (24/2/2026). Turut hadir dalam rapat tersebut Forkopimda, Sekertaris Daerah, serta beberapa Kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Mamasa, yang secara aktif menyampaikan laporan, masukan, […]

  • Mahasiswa Mamasa Ajak Masyarakat Dukung Kejari Selesaikan 30 SKK Temuan BPK

    Mahasiswa Mamasa Ajak Masyarakat Dukung Kejari Selesaikan 30 SKK Temuan BPK

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kelompok mahasiswa Kabupaten Mamasa secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap langkah Pemerintah Daerah (Pemda) Mamasa yang menyerahkan 30 Surat Kuasa Khusus (SKK) kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamasa. Dukungan ini berkaitan dengan upaya penegakan hukum dan penyelesaian temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Salah satu mahasiswa Mamasa, Riskul Tona’, menegaskan bahwa langkah Pemda menggandeng Jaksa […]

  • Motor Dinas Dinkes Polman Raib di Puskesmas Binuang, Polisi Buru Pelaku

    Motor Dinas Dinkes Polman Raib di Puskesmas Binuang, Polisi Buru Pelaku

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id  – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali meresahkan warga Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Kali ini, satu unit sepeda motor dinas milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Polman dilaporkan hilang saat diparkir di area Puskesmas Binuang. ​Peristiwa hilangnya aset negara tersebut baru disadari pada Selasa pagi (28/4/2026), setelah sebelumnya diparkir oleh penggunanya sejak […]

  • Wakil Bupati Mamasa Resmikan Gedung Baru SDN 002

    Wakil Bupati Mamasa Resmikan Gedung Baru SDN 002

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Wakil Bupati Mamasa, H. Sudirman, secara resmi meresmikan gedung baru SD Negeri 002 Mamasa pada Kamis (16/04/2026). Fasilitas baru ini diharapkan menjadi katalisator peningkatan mutu pendidikan serta kenyamanan proses belajar mengajar di wilayah tersebut. ​Dalam sambutannya, H. Sudirman menekankan bahwa selesainya pembangunan ini merupakan buah dari kerja keras kolektif. Ia mengakui bahwa […]

  • Kampung Natal Tondok Bakaru Mamasa, Oase Ekonomi Kreatif di Bawah Naungan Pinus

    Kampung Natal Tondok Bakaru Mamasa, Oase Ekonomi Kreatif di Bawah Naungan Pinus

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id – Desember kembali menyapa, dan bersamaan dengannya, spirit adiwarna Natal berdenyut kencang dari jantung topografi Sulawesi Barat. Desa Tondok Bakaru, sebuah anomali eksotis di Kabupaten Mamasa, sekali lagi menyingkap tirai atas panggung rindu yang bertajuk Kampung Natal. Sebuah tradisi kontemplatif yang kini menapaki usia paruh dasawarsa kelima, perhelatan ini telah resmi diluncurkan pada […]

  • Natal KKT Mamuju: Gubernur Sulbar Tekankan Pentingnya Keluarga dan Toleransi

    Natal KKT Mamuju: Gubernur Sulbar Tekankan Pentingnya Keluarga dan Toleransi

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Gubernur Sulbar, Suhardi Duka menghadiri perayaan Natal Kerukunan Keluarga Toraja (KKT) Kabupaten Mamuju, Kamis, 15 Januari 2026. Kehadiran Gubernur Suhardi Duka menjadi wujud dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Sulbar. Dalam sambutannya, Suhardi Duka menyampaikan bahwa tema Natal 2025, “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”, memiliki makna yang […]

expand_less