Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Jejak Basrizal Koto Taklukkan Nasib, Dari Pinjam Beras Hingga Bangun Imperium

Jejak Basrizal Koto Taklukkan Nasib, Dari Pinjam Beras Hingga Bangun Imperium

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Jum, 16 Jan 2026
  • visibility 364
  • comment 0 komentar

PADANG, Sulbarupdate.id – Deru mesin Lamborghini dan kilau Richard Mille di pergelangan tangan Basrizal Koto hari ini adalah kontras yang tajam dari masa lalunya yang kelam.

Pria yang akrab disapa “Babeh Basko” ini bukan sekadar potret Crazy Rich biasa melainkan ia adalah manifestasi dari keteguhan yang lahir dari rasa lapar.

Lahir di Pariaman, Sumatera Barat pada tahun 1959, masa kecil Basko adalah sebuah catatan tentang kemiskinan ekstrem. Di sebuah rumah sederhana, ia harus terbiasa dengan ritual “makan sekali sehari”.

Momen paling membekas dalam ingatannya adalah ketika sang ibu harus mengetuk pintu tetangga, menahan malu untuk meminjam segenggam beras agar dapur tetap mengepul.

Kondisi inilah yang memaksa Basko mengambil keputusan pahit yakni menanggalkan seragam sekolah di kelas 5 SD demi membantu ekonomi keluarga.

Berbekal restu ibu, Basko menyeberang ke Riau. Di tanah rantau, ia tak punya kemewahan untuk memilih pekerjaan. Semua dilakoninya, mulai dari kernet bus, sopir angkutan umum, hingga penjahit pakaian.

“Saya pernah jadi pedagang kaki lima yang menjajakan pete,” kenangnya dilansir dari Kumparan, Jumat 16 Januari 2026.

Namun, di balik keranjang pete itu, ada intuisi bisnis yang tajam. Pada usia 17 tahun, di saat kawan sebayanya masih bermain, Basko sudah mampu membeli sepeda motor dari tabungan Rp300 perak yang ia sisihkan setiap hari.

Ketekunan itu perlahan berubah menjadi imperium bernama MCB Group. Basko berhasil mentransformasi dirinya dari seorang perantau tanpa ijazah menjadi konglomerat yang menguasai berbagai sektor strategis.

Diantaranya, Membangun Basko Minang Plaza, pusat belanja modern yang menjadi ikon di Kota Padang. Ia juga menghadirkan Premier Basko Hotel, destinasi menginap kelas atas bagi para pelancong.

Baako juga mengelola jaringan media massa dan sektor pertambangan di bawah bendera PT Bastara Jaya Muda.

Pulang Kampung untuk Membangun
Bagi Basko, kesuksesan tidak ada artinya jika tidak memberikan dampak bagi tanah kelahiran.

Di tengah kesibukannya mengelola bisnis berskala nasional, ia tetap berkomitmen menanamkan investasi besar di Sumatera Barat.

Langkah ini bukan semata-mata mencari profit, melainkan bentuk balas budi untuk menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat lokal agar tidak ada lagi anak-anak yang harus putus sekolah karena lapar, seperti yang pernah ia alami.

Kisah Basrizal Koto adalah pengingat kuat bagi dunia usaha di Indonesia bahwa titik awal yang rendah bukan penghalang untuk mencapai puncak tertinggi.

Ia membuktikan bahwa doa ibu dan kerja keras adalah modal yang jauh lebih berharga daripada selembar ijazah formal.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sinergi Kesbangpol Sulbar dan MUI: Perkuat Dakwah Menyejukkan dan Ketahanan Umat

    Sinergi Kesbangpol Sulbar dan MUI: Perkuat Dakwah Menyejukkan dan Ketahanan Umat

    • 0Komentar

    MAMUJU, SULBARUPDATE.ID – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sulawesi Barat , Darwis dDamir melakukan kunjungan strategis ke jajaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulbar. Pertemuan yang berlangsung dialogis ini bertujuan memperkuat koordinasi antara pemerintah dan ulama dalam menjaga harmoni sosial, kualitas dakwah, serta ketahanan masyarakat menghadapi tantangan zaman. Hal ini juga sejalan dengan […]

  • Standar Baru Proses Seleksi Jabatan Publik

    Standar Baru Proses Seleksi Jabatan Publik

    • 0Komentar

    Oleh: Suhardi Duka Sulbarupdate.id – Seperti yang sering disuarakan oleh Pak Wakil Gubernur, Salim S Mengga. Bahwa daerah ini sangat membutuhkan sosok pejabat yang tak sekadar punya kualifikasi dan kompetensi profesional. Jauh lebih mendesak untuk saat ini, kita membutuhkan figur dengan rentang moral yang juga baik. Bukan berarti kualitas serta kemampuan individu tak penting, tapi […]

  • Persimaju Mamuju Tahan Imbang UNAHA FC 1-1, Peluang Lolos ke Babak Selanjutnya Masih Terbuka Lebar

    Persimaju Mamuju Tahan Imbang UNAHA FC 1-1, Peluang Lolos ke Babak Selanjutnya Masih Terbuka Lebar

    • 0Komentar

    MAMUJU – Tim Persimaju Mamuju kembali berlaga pada lanjutan Liga 4 Piala Presiden, sore hari ini. Menghadapi UNAHA FC, Persimaju Mamuju berhasil meraih satu poin setelah pertandingan berakhir dengan skor imbang 1-1. Pada awal pertandingan, Persimaju Mamuju sempat tertinggal lebih dulu setelah UNAHA FC berhasil mencetak gol pembuka. Namun, tim kebanggaan masyarakat Mamuju itu mampu […]

  • HMI Polman Tuntas Dampingi Korban PNM, Nama Tiga Korban Resmi Diputihkan di Unit Matakali

    HMI Polman Tuntas Dampingi Korban PNM, Nama Tiga Korban Resmi Diputihkan di Unit Matakali

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id — Pendampingan yang dilakukan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Polewali Mandar terhadap tiga warga yang sebelumnya mengadukan dugaan pencairan pembiayaan fiktif akhirnya membuahkan hasil. Tiga warga berinisial AG, HR, dan RD kini dipastikan tidak lagi memiliki kewajiban pinjaman sebagaimana persoalan yang sebelumnya mereka keluhkan. Kepastian tersebut diperoleh setelah ketiganya mendatangi Kantor PNM Unit […]

  • Angin Kencang Terjang Mamasa, Terowongan Halaman Rujab Bupati Ambruk

    Angin Kencang Terjang Mamasa, Terowongan Halaman Rujab Bupati Ambruk

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Angin kencang yang melanda Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) memicu kerusakan infrastruktur. Sebuah struktur terowongan di halaman Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Mamasa dilaporkan runtuh pada Kamis 22 Januari 2026 siang tadi. Meski tidak memakan korban jiwa, insiden yang terjadi sekitar pukul 12.00 WITA tersebut sempat memicu kepanikan di area perkantoran Rujab Bupati […]

  • Sarman Sahuding, Pena dari Mambi yang Menenun Jejak Sejarah Sulbar

    Sarman Sahuding, Pena dari Mambi yang Menenun Jejak Sejarah Sulbar

    • 1Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Di tanah yang dipagari pegunungan kokoh dan kabut pagi yang abadi, seorang putra Mambi lahir membawa garis tangan sebagai pencatat zaman. Sarman Sahuding, sosok yang namanya kini identik dengan ketajaman literasi di Sulawesi Barat, bukan sekadar pelapor berita. Ia adalah penenun narasi yang kini sedang bertransformasi dari sekadar pemburu tenggat menjadi penjaga […]

expand_less