Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Jejak Basrizal Koto Taklukkan Nasib, Dari Pinjam Beras Hingga Bangun Imperium

Jejak Basrizal Koto Taklukkan Nasib, Dari Pinjam Beras Hingga Bangun Imperium

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Jum, 16 Jan 2026
  • visibility 215
  • comment 0 komentar

PADANG, Sulbarupdate.id – Deru mesin Lamborghini dan kilau Richard Mille di pergelangan tangan Basrizal Koto hari ini adalah kontras yang tajam dari masa lalunya yang kelam.

Pria yang akrab disapa “Babeh Basko” ini bukan sekadar potret Crazy Rich biasa melainkan ia adalah manifestasi dari keteguhan yang lahir dari rasa lapar.

Lahir di Pariaman, Sumatera Barat pada tahun 1959, masa kecil Basko adalah sebuah catatan tentang kemiskinan ekstrem. Di sebuah rumah sederhana, ia harus terbiasa dengan ritual “makan sekali sehari”.

Momen paling membekas dalam ingatannya adalah ketika sang ibu harus mengetuk pintu tetangga, menahan malu untuk meminjam segenggam beras agar dapur tetap mengepul.

Kondisi inilah yang memaksa Basko mengambil keputusan pahit yakni menanggalkan seragam sekolah di kelas 5 SD demi membantu ekonomi keluarga.

Berbekal restu ibu, Basko menyeberang ke Riau. Di tanah rantau, ia tak punya kemewahan untuk memilih pekerjaan. Semua dilakoninya, mulai dari kernet bus, sopir angkutan umum, hingga penjahit pakaian.

“Saya pernah jadi pedagang kaki lima yang menjajakan pete,” kenangnya dilansir dari Kumparan, Jumat 16 Januari 2026.

Namun, di balik keranjang pete itu, ada intuisi bisnis yang tajam. Pada usia 17 tahun, di saat kawan sebayanya masih bermain, Basko sudah mampu membeli sepeda motor dari tabungan Rp300 perak yang ia sisihkan setiap hari.

Ketekunan itu perlahan berubah menjadi imperium bernama MCB Group. Basko berhasil mentransformasi dirinya dari seorang perantau tanpa ijazah menjadi konglomerat yang menguasai berbagai sektor strategis.

Diantaranya, Membangun Basko Minang Plaza, pusat belanja modern yang menjadi ikon di Kota Padang. Ia juga menghadirkan Premier Basko Hotel, destinasi menginap kelas atas bagi para pelancong.

Baako juga mengelola jaringan media massa dan sektor pertambangan di bawah bendera PT Bastara Jaya Muda.

Pulang Kampung untuk Membangun
Bagi Basko, kesuksesan tidak ada artinya jika tidak memberikan dampak bagi tanah kelahiran.

Di tengah kesibukannya mengelola bisnis berskala nasional, ia tetap berkomitmen menanamkan investasi besar di Sumatera Barat.

Langkah ini bukan semata-mata mencari profit, melainkan bentuk balas budi untuk menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat lokal agar tidak ada lagi anak-anak yang harus putus sekolah karena lapar, seperti yang pernah ia alami.

Kisah Basrizal Koto adalah pengingat kuat bagi dunia usaha di Indonesia bahwa titik awal yang rendah bukan penghalang untuk mencapai puncak tertinggi.

Ia membuktikan bahwa doa ibu dan kerja keras adalah modal yang jauh lebih berharga daripada selembar ijazah formal.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usai Jembatan di Botteng Ambruk, Warga Gotong Royong Angkut Kayu dari Hutan

    Usai Jembatan di Botteng Ambruk, Warga Gotong Royong Angkut Kayu dari Hutan

    • 0Komentar

    ​MAMASA, Sulbarupdate.id – Semangat gotong royong ditunjukkan oleh ratusan warga dari tiga desa di Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa. Warga Desa Botteng, Desa Kondo, dan Desa Passembuk bahu-membahu mengangkat material kayu secara manual untuk membangun jembatan darurat setelah jembatan utama di wilayah tersebut ambruk total. ​Ambruknya jembatan yang berlokasi di Desa Botteng tersebut menyebabkan akses transportasi […]

  • Mangkir RDP Dua Kali, DPRD Makassar Ancam Panggil Paksa PT GMTD

    Mangkir RDP Dua Kali, DPRD Makassar Ancam Panggil Paksa PT GMTD

    • 0Komentar

    MAKASSAR, Sulbarupdate.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar berang terhadap sikap PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) yang mangkir dalam rapat dengar pendapat (RDP) sebanyak dua kali berturut-turut. DPRD kini membuka opsi pemanggilan paksa hingga rekomendasi penghentian sementara perizinan terhadap pengembang tersebut. Anggota Komisi C DPRD Kota Makassar, Imam Muzakkar, menegaskan bahwa […]

  • Pemprov Sulbar Buka Suara Soal Nonjob 95 ASN

    Pemprov Sulbar Buka Suara Soal Nonjob 95 ASN

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) merespon informasi terkait mutasi 95 aparatur sipil negara (ASN). Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sulbar, Herdin Ismail, menegaskan jumlah tersebut tidak sepenuhnya benar. “Pada dasarnya, jumlah yang dimutasi hanya 55 pejabat administrator. termasuk dua pejabat fungsional yang naik jenjang madya, satu orang pensiun, […]

  • Tak Kunjung Dibayar, CEO Melapor Kepolresta Mamuju

    Tak Kunjung Dibayar, CEO Melapor Kepolresta Mamuju

    • 0Komentar

    Sulbarupdate.com – Ini kisah nyata salah satu CEO di Kabupaten Mamuju melaporkan dugaan tindak pidana penipuan yang dialaminya ke Polresta Mamuju pada selasa 9/12/2025. Kisah yang dialami Aco Thamsil Th Dg Baso CEO atau pemilik usaha Tenda Bonpas bukanlah kisah yang sama pada drama – drama korea yang berseliweran di beranda media sosial namun ini […]

  • Mamasa Fun Run 2026, Pesona Lari di Kota Dingin

    Mamasa Fun Run 2026, Pesona Lari di Kota Dingin

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kabut tipis yang menyelimuti sapaan fajar di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) menjadi saksi perhelatan Fun Run 2026. Agenda yang diinisiasi oleh Pemerintah Daerah melalui Bulan Mamase II ini bukan sekadar ajang adu kecepatan, melainkan sebuah simfoni kesehatan yang berpadu dengan eksotisme alam pegunungan, Sabtu (11/04/2026). ​Sejak pukul 05.00 WITA, area Tribun […]

  • Gubernur Sulbar Instruksikan Standarisasi Rujukan Stunting di Seluruh RSUD

    Gubernur Sulbar Instruksikan Standarisasi Rujukan Stunting di Seluruh RSUD

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), secara instruktif memerintahkan Dinas Kesehatan Provinsi untuk segera mereplikasi dan meluncurkan Pos Pelayanan Terpadu Rujukan Stunting di seluruh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) pada lima kabupaten di Sulbar. Langkah strategis ini diambil guna memacu percepatan penurunan prevalensi stunting di wilayah tersebut. Instruksi tegas ini disampaikan saat […]

expand_less