Breaking News
light_mode
Beranda » Sulawesi » Dugaan Korupsi Mess Pemda Rp.9 Miliar, Mantan Pj Bupati Morowali Resmi Ditahan Kejati Sulteng

Dugaan Korupsi Mess Pemda Rp.9 Miliar, Mantan Pj Bupati Morowali Resmi Ditahan Kejati Sulteng

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Ming, 1 Feb 2026
  • visibility 389
  • comment 0 komentar

PALU, Sulbarupdate.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah resmi menahan mantan Penjabat (Pj) Bupati Morowali, Rachmansyah Ismail (RI), Sabtu (31/1/2026).

Penahanan ini terkait dugaan tindak pidana korupsi pengadaan Mess Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali tahun anggaran 2024 yang merugikan negara sebesar Rp9 miliar.

RI, yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas ESDM Provinsi Sulteng, tiba di Palu setelah dijemput paksa oleh tim penyidik dari Jakarta.

Kronologi Penjemputan dan Pemeriksaan
Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sulteng, Salahuddin, mengungkapkan bahwa sebelum diterbangkan ke Palu, RI menjalani pemeriksaan intensif di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan pada Jumat (30/1/2026).

“Usai pemeriksaan yang didampingi kuasa hukum, penyidik memutuskan melakukan penahanan. Tersangka sempat menitipkan di Rutan Kejaksaan Salemba sebelum diterbangkan ke Sulawesi Tengah pagi tadi,” ujar Salahuddin dalam konferensi pers di Palu.

Berdasarkan pantauan, RI dibawa menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan pengawalan ketat enam personel tim Aspidsus. Meski sempat mengenakan rompi tahanan dan borgol saat proses pemindahan, atribut tersebut dilepas demi prosedur keamanan selama berada di dalam pesawat dan area bandara.

Sempat Mangkir dengan Alasan Kesehatan
Penjemputan paksa ini dilakukan setelah RI diketahui empat kali mangkir dari panggilan penyidik dengan alasan sakit. Kejati Sulteng bahkan telah mengeluarkan surat pencekalan dan memantau keberadaan tersangka di beberapa kota seperti Jakarta, Makassar, dan Poso.

Terkait kondisi kesehatan, Salahuddin membenarkan bahwa RI memiliki riwayat penyakit jantung dan sempat menjalani perawatan di RS Bintaro.

“Hasil koordinasi dengan tim medis menyatakan ada kelainan jantung, namun kondisi tersangka dinyatakan laik (fit) untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum,” tegasnya.

Kasus ini mencatatkan kerugian negara yang bersifat total loss senilai Rp9 miliar berdasarkan audit independen. Meskipun demikian, pihak tersangka dilaporkan telah mengembalikan seluruh kerugian tersebut—Rp4 miliar pada tahap penyelidikan dan Rp5 miliar pada tahap penyidikan.

Namun, Salahuddin menegaskan bahwa pengembalian uang negara tidak serta-merta menghentikan proses pidana.

Kasi Penkum Kejati Sulteng, Laode Abd Sofian, menambahkan bahwa tim jaksa penyidik tengah mempercepat pemberkasan perkara agar dapat segera dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Palu.

“Kami berkomitmen menuntaskan perkara ini secara transparan dan akuntabel hingga ke meja hijau,” tutup Laode.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Sektor Agraris, DPD RI Salurkan Puluhan Alsintan di Mamasa

    Perkuat Sektor Agraris, DPD RI Salurkan Puluhan Alsintan di Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Anggota DPD RI asal Sulawesi Barat, Andri Prayoga Putra Singkarru, lakukan langkah konkret dalam upaya modernisasi pertanian di Kabupaten Mamasa. Melalui serangkaian kunjungan kerja di tiga titik strategis, yakni Kecamatan Mamasa, Mambi, dan Tabulahan, Senator muda ini menyerahkan bantuan puluhan unit hand tractor secara langsung kepada kelompok tani setempat. Penyerahan bantuan ini […]

  • Dinas PUPR Sulbar Gelar Family Gathering, Perkuat Silaturahmi dan Soliditas Organisasi

    Dinas PUPR Sulbar Gelar Family Gathering, Perkuat Silaturahmi dan Soliditas Organisasi

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id— Mengawali hari pertama masuk kerja di awal tahun 2026, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar kegiatan Family Gathering di Café Ruang Rindu, Mamuju, Jumat 2 Januari 2026. Kegiatan yang dihadiri pejabat dan staf dari seluruh bidang ini menjadi ruang silaturahmi nonformal untuk memperkuat kebersamaan dan kekompakan organisasi. […]

  • Membenteng Pesisir, Menjaga Nadi Ekonomi di Dusun Patulana Mamuju Tengah

    Membenteng Pesisir, Menjaga Nadi Ekonomi di Dusun Patulana Mamuju Tengah

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Deru ombak dan angin kencang yang menyapu pesisir Dusun Patulana bukan lagi sekadar pemandangan alam bagi warga Desa Budong-Budong, Kecamatan Topoyo, Mamuju Tengah. Di balik pesonanya, tersimpan ancaman abrasi yang perlahan namun pasti mengintai akses jalan utama—nadi kehidupan bagi para nelayan setempat. ​Menyikapi kerentanan tersebut, Pemerintah Desa (Pemdes) Budong-Budong mengambil langkah […]

  • Maros dan Mamuju Tengah Jajaki Kolaborasi Sektor Pangan

    Maros dan Mamuju Tengah Jajaki Kolaborasi Sektor Pangan

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Maros Sulsel dan Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) Sulbar jajaki kolaborasi lintas sektor yang berfokus pada penguatan kedaulatan pangan dan efisiensi birokrasi. Langkah ini diambil sebagai respons strategis terhadap dinamika ekonomi nasional serta persiapan menyambut Ibu Kota Nusantara (IKN). Langkah dua kabupaten berbeda provinsi tersebut ditandai saat Wakil Bupati Mamuju […]

  • BPBD Sulbar Perkuat Edukasi Kebencanaan di Sekolah, Wujudkan Generasi Tangguh Bencana

    BPBD Sulbar Perkuat Edukasi Kebencanaan di Sekolah, Wujudkan Generasi Tangguh Bencana

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menegaskan komitmennya dalam memberikan edukasi kebencanaan secara berkelanjutan kepada sekolah-sekolah yang ada di wilayah Sulbar. Upaya ini dilakukan sebagai langkah strategis dalam membangun budaya sadar bencana sejak usia dini serta meningkatkan kesiapsiagaan generasi muda menghadapi potensi ancaman bencana. Edukasi kebencanaan harus menjadi bagian dari […]

  • Siswa dan Emak-Emak di Lambahadak Mamuju Tengah Nunggu MBG Tak Kunjung Dirasakan

    Siswa dan Emak-Emak di Lambahadak Mamuju Tengah Nunggu MBG Tak Kunjung Dirasakan

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Kehadiran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tampaknya menjadi salah satu hal yang paling dinantikan di kawasan Terpencil, Terdalam, dan Terluar (3T) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat. Sayangnya, hingga pertengahan tahun ini, aroma masakan bergizi yang dinanti-nanti belum juga tercium dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat. ​Pembangunan gedung dapur […]

expand_less