Breaking News
light_mode
Beranda » Sulawesi » Dugaan Korupsi Mess Pemda Rp.9 Miliar, Mantan Pj Bupati Morowali Resmi Ditahan Kejati Sulteng

Dugaan Korupsi Mess Pemda Rp.9 Miliar, Mantan Pj Bupati Morowali Resmi Ditahan Kejati Sulteng

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Ming, 1 Feb 2026
  • visibility 343
  • comment 0 komentar

PALU, Sulbarupdate.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah resmi menahan mantan Penjabat (Pj) Bupati Morowali, Rachmansyah Ismail (RI), Sabtu (31/1/2026).

Penahanan ini terkait dugaan tindak pidana korupsi pengadaan Mess Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali tahun anggaran 2024 yang merugikan negara sebesar Rp9 miliar.

RI, yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas ESDM Provinsi Sulteng, tiba di Palu setelah dijemput paksa oleh tim penyidik dari Jakarta.

Kronologi Penjemputan dan Pemeriksaan
Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sulteng, Salahuddin, mengungkapkan bahwa sebelum diterbangkan ke Palu, RI menjalani pemeriksaan intensif di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan pada Jumat (30/1/2026).

“Usai pemeriksaan yang didampingi kuasa hukum, penyidik memutuskan melakukan penahanan. Tersangka sempat menitipkan di Rutan Kejaksaan Salemba sebelum diterbangkan ke Sulawesi Tengah pagi tadi,” ujar Salahuddin dalam konferensi pers di Palu.

Berdasarkan pantauan, RI dibawa menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan pengawalan ketat enam personel tim Aspidsus. Meski sempat mengenakan rompi tahanan dan borgol saat proses pemindahan, atribut tersebut dilepas demi prosedur keamanan selama berada di dalam pesawat dan area bandara.

Sempat Mangkir dengan Alasan Kesehatan
Penjemputan paksa ini dilakukan setelah RI diketahui empat kali mangkir dari panggilan penyidik dengan alasan sakit. Kejati Sulteng bahkan telah mengeluarkan surat pencekalan dan memantau keberadaan tersangka di beberapa kota seperti Jakarta, Makassar, dan Poso.

Terkait kondisi kesehatan, Salahuddin membenarkan bahwa RI memiliki riwayat penyakit jantung dan sempat menjalani perawatan di RS Bintaro.

“Hasil koordinasi dengan tim medis menyatakan ada kelainan jantung, namun kondisi tersangka dinyatakan laik (fit) untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum,” tegasnya.

Kasus ini mencatatkan kerugian negara yang bersifat total loss senilai Rp9 miliar berdasarkan audit independen. Meskipun demikian, pihak tersangka dilaporkan telah mengembalikan seluruh kerugian tersebut—Rp4 miliar pada tahap penyelidikan dan Rp5 miliar pada tahap penyidikan.

Namun, Salahuddin menegaskan bahwa pengembalian uang negara tidak serta-merta menghentikan proses pidana.

Kasi Penkum Kejati Sulteng, Laode Abd Sofian, menambahkan bahwa tim jaksa penyidik tengah mempercepat pemberkasan perkara agar dapat segera dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Palu.

“Kami berkomitmen menuntaskan perkara ini secara transparan dan akuntabel hingga ke meja hijau,” tutup Laode.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Elegansi Adat dalam Langkah Pembangunan, 24 Tahun Mamasa Menenun Asa

    Elegansi Adat dalam Langkah Pembangunan, 24 Tahun Mamasa Menenun Asa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Deru angin pegunungan yang sejuk memeluk Bumi Kondosapata terasa berbeda pada Rabu (11/03/2026). Di ruang paripurna Kantor DPRD Kabupaten Mamasa, suasana formal yang biasanya kaku bertransformasi menjadi panggung penghormatan terhadap akar budaya. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24, Kabupaten Mamasa memilih cara yang bersahaja namun sarat makna yakni merayakan usia […]

  • DPMPTSP Mamuju Tengah Beri Penghargaan kepada Tujuh Pegawai Teladan

    DPMPTSP Mamuju Tengah Beri Penghargaan kepada Tujuh Pegawai Teladan

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Mamuju Tengah, berikan penghargaan kepada tujuh pegawai teladan. Penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas kedisiplinan dan kinerja mereka dalam menjalankan tugas. Penghargaan diserahkan dalam kegiatan Syukuran CPNS dan Penguatan Budaya Kerja yang digelar DPMPTSP Mamuju Tengah, Rabu (12/8/2026). Kegiatan itu juga […]

  • Timnas Australia 2026: Socceroos Datang dengan Generasi Paling Berani dan Ambisi Menembus Batas Asia

    Timnas Australia 2026: Socceroos Datang dengan Generasi Paling Berani dan Ambisi Menembus Batas Asia

    • 0Komentar

    CANBERRA, SULBARUPDATE.id — Tim Nasional Australia memasuki Piala Dunia 2026 dengan keyakinan yang berbeda dibanding edisi-edisi sebelumnya. Jika pada masa lalu Socceroos sering datang sebagai tim pekerja keras yang bertahan melalui disiplin dan fisik, maka generasi kali ini mulai menunjukkan identitas yang lebih modern, lebih cepat, lebih teknis, dan jauh lebih berani menghadapi tim-tim besar […]

  • Mahasiswa Mamasa Ajak Masyarakat Dukung Kejari Selesaikan 30 SKK Temuan BPK

    Mahasiswa Mamasa Ajak Masyarakat Dukung Kejari Selesaikan 30 SKK Temuan BPK

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kelompok mahasiswa Kabupaten Mamasa secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap langkah Pemerintah Daerah (Pemda) Mamasa yang menyerahkan 30 Surat Kuasa Khusus (SKK) kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamasa. Dukungan ini berkaitan dengan upaya penegakan hukum dan penyelesaian temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Salah satu mahasiswa Mamasa, Riskul Tona’, menegaskan bahwa langkah Pemda menggandeng Jaksa […]

  • Wabup Mateng Sambut Positif Kehadiran SMSI di Bumi Lallak Tassisarak

    Wabup Mateng Sambut Positif Kehadiran SMSI di Bumi Lallak Tassisarak

    • 0Komentar

    Mamuju Tengah, Sulbarupdate.id – Wakil Bupati Mamuju Tengah, Dr. Askary Anwar, menyambut positif kehadiran organisasi Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng). Ia menilai, SMSI dapat memberikan warna dan semangat baru bagi perkembangan industri media lokal. ​Hal tersebut disampaikan Askary saat menerima audiensi dari sejumlah pengurus SMSI Mateng di ruang kerjanya pada […]

  • STIKes Bhayangkara Makassar Gelar Simulasi Mitigasi Bencana di Polman

    STIKes Bhayangkara Makassar Gelar Simulasi Mitigasi Bencana di Polman

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Guna mengasah kesiapsiagaan dan ketangkasan dalam menghadapi situasi darurat, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Bhayangkara Makassar menyelenggarakan simulasi penanganan bencana berskala besar di pesisir Pantai Babatoa, Desa Lapeo, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, pada Minggu (03/05/2026). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WITA ini mengusung skenario dramatis berupa kecelakaan […]

expand_less