Breaking News
light_mode
Beranda » Sulawesi » Dugaan Korupsi Mess Pemda Rp.9 Miliar, Mantan Pj Bupati Morowali Resmi Ditahan Kejati Sulteng

Dugaan Korupsi Mess Pemda Rp.9 Miliar, Mantan Pj Bupati Morowali Resmi Ditahan Kejati Sulteng

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Ming, 1 Feb 2026
  • visibility 212
  • comment 0 komentar

PALU, Sulbarupdate.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah resmi menahan mantan Penjabat (Pj) Bupati Morowali, Rachmansyah Ismail (RI), Sabtu (31/1/2026).

Penahanan ini terkait dugaan tindak pidana korupsi pengadaan Mess Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali tahun anggaran 2024 yang merugikan negara sebesar Rp9 miliar.

RI, yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas ESDM Provinsi Sulteng, tiba di Palu setelah dijemput paksa oleh tim penyidik dari Jakarta.

Kronologi Penjemputan dan Pemeriksaan
Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sulteng, Salahuddin, mengungkapkan bahwa sebelum diterbangkan ke Palu, RI menjalani pemeriksaan intensif di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan pada Jumat (30/1/2026).

“Usai pemeriksaan yang didampingi kuasa hukum, penyidik memutuskan melakukan penahanan. Tersangka sempat menitipkan di Rutan Kejaksaan Salemba sebelum diterbangkan ke Sulawesi Tengah pagi tadi,” ujar Salahuddin dalam konferensi pers di Palu.

Berdasarkan pantauan, RI dibawa menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan pengawalan ketat enam personel tim Aspidsus. Meski sempat mengenakan rompi tahanan dan borgol saat proses pemindahan, atribut tersebut dilepas demi prosedur keamanan selama berada di dalam pesawat dan area bandara.

Sempat Mangkir dengan Alasan Kesehatan
Penjemputan paksa ini dilakukan setelah RI diketahui empat kali mangkir dari panggilan penyidik dengan alasan sakit. Kejati Sulteng bahkan telah mengeluarkan surat pencekalan dan memantau keberadaan tersangka di beberapa kota seperti Jakarta, Makassar, dan Poso.

Terkait kondisi kesehatan, Salahuddin membenarkan bahwa RI memiliki riwayat penyakit jantung dan sempat menjalani perawatan di RS Bintaro.

“Hasil koordinasi dengan tim medis menyatakan ada kelainan jantung, namun kondisi tersangka dinyatakan laik (fit) untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum,” tegasnya.

Kasus ini mencatatkan kerugian negara yang bersifat total loss senilai Rp9 miliar berdasarkan audit independen. Meskipun demikian, pihak tersangka dilaporkan telah mengembalikan seluruh kerugian tersebut—Rp4 miliar pada tahap penyelidikan dan Rp5 miliar pada tahap penyidikan.

Namun, Salahuddin menegaskan bahwa pengembalian uang negara tidak serta-merta menghentikan proses pidana.

Kasi Penkum Kejati Sulteng, Laode Abd Sofian, menambahkan bahwa tim jaksa penyidik tengah mempercepat pemberkasan perkara agar dapat segera dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Palu.

“Kami berkomitmen menuntaskan perkara ini secara transparan dan akuntabel hingga ke meja hijau,” tutup Laode.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Grand Strategi: Pakistan dan Turki dalam Incaran Israel berikutnya ?

    Grand Strategi: Pakistan dan Turki dalam Incaran Israel berikutnya ?

    • 1Komentar

    Oleh: Mayor Jenderal TNI Purn Fulad Penasihat Militer Republik Indonesia untuk PBB (2017-2019)   SULBARUPDATE.ID – Dunia baru saja menyaksikan babak paling dramatis dalam konflik Timur Tengah modern. Iran, yang selama lebih dari empat dekade menjadi “musuh utama” Israel dan negara-negara Barat, akhirnya terbukti menjadi target Serangan besar-besaran yang dilancarkan Israel dengan dukungan penuh Amerika […]

  • Gubernur Suhardi Duka Dorong Transmigrasi, Solusi Nyata Tekan Kemiskinan

    Gubernur Suhardi Duka Dorong Transmigrasi, Solusi Nyata Tekan Kemiskinan

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, menegaskan bahwa investasi terbaik bagi Sulawesi Barat saat ini adalah investasi melalui program transmigrasi. Menurutnya, skema transmigrasi yang dijalankan pemerintah saat ini jauh berbeda dibandingkan puluhan tahun lalu dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat lokal. Hal tersebut disampaikan Gubernur Sulbar Suhardi Duka saat menggelar rapat dengan […]

  • Remaja 14 Tahun yang Hilang di Hutan Botteng Mamuju Ditemukan Selamat

    Remaja 14 Tahun yang Hilang di Hutan Botteng Mamuju Ditemukan Selamat

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Setelah dua pekan dinyatakan hilang secara misterius di kawasan hutan Desa Botteng, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Sakir (14) akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat pada Sabtu (11/4/2026) malam. ​Remaja tersebut ditemukan oleh warga di kampung tetangga sekitar pukul 18.30 WITA. Saat ditemukan, Sakir dilaporkan tengah diberi makan oleh warga setempat yang merasa iba […]

  • Winmay Claudia Arsal dari Mamasa Menuju Panggung Duta Siswa Indonesia 2026

    Winmay Claudia Arsal dari Mamasa Menuju Panggung Duta Siswa Indonesia 2026

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Di tengah sejuknya udara pegunungan Mamasa, sebuah prestasi gemilang lahir dari tangan dingin seorang putri daerah. Winmay Claudia Arsal, siswa berbakat dari SMAN 01 Mamasa, kini tengah bersiap mengukir sejarah. Ia terpilih sebagai salah satu delegasi terbaik yang mewakili Provinsi Sulawesi Barat dalam ajang bergengsi Pemilihan Duta Siswa Indonesia 2026. Perhelatan akbar […]

  • Bupati dan Ketua DPRD Mateng Sumbang Sapi Kurban di Masjid Al-Arsal Topoyo

    Bupati dan Ketua DPRD Mateng Sumbang Sapi Kurban di Masjid Al-Arsal Topoyo

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Panitia kurban Masjid Al-Arsal, Desa Topoyo, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, sukses melaksanakan penyembelihan sembilan ekor sapi kurban pada Rabu (27/5/2026). Kegiatan yang dipusatkan di halaman masjid di Jalan Poros Topoyo–Tumbu ini berjalan dengan khidmat dan lancar. ​Dari total sembilan ekor sapi yang disembelih, dua di antaranya merupakan […]

  • BREAKING NEWS: Material Longsor Tutup Poros Pana-Tabang

    BREAKING NEWS: Material Longsor Tutup Poros Pana-Tabang

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Bencana tanah longsor lagi-lagi terjadi di Kabupaten Mamasa Sulawesi Barat (Sulbar). Kali ini di jalan poros Pana’-Tabang, tepat Dusun Belo, Desa Saloan, Kecamatan Pana’, Kabupaten Mamasa. Peristiwa ini terjadi pada Selasa (12/5/2026). Berdasarkan informasi yang dihimpun Sulbarupdate.id, saat ini tumpukan material longsor menutup total badan jalan. Akibatnya kendaraan roda dua dan empat […]

expand_less