Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Soal Aksi BBM di Mambi, Ketua SM Sulbar Tantang APMM Buka Data ke Publik

Soal Aksi BBM di Mambi, Ketua SM Sulbar Tantang APMM Buka Data ke Publik

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Rab, 15 Jul 2026
  • visibility 48
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id — Aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Pemuda Mamasa Menggugat (APMM) terkait tata kelola Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kecamatan Mambi menuai kritik keras.

Ketua Serikat Mahasiswa Sulawesi Barat (SM Sulbar), Ali Imran, mempertanyakan legitimasi gerakan tersebut dan mengingatkan agar demonstrasi tidak dilakukan secara serampangan tanpa dasar data yang valid.

​Imran menilai, klaim APMM yang mengatasnamakan seluruh masyarakat Kabupaten Mamasa berpotensi memicu bias di lapangan.

​”Aksi ini memicu pertanyaan di tengah masyarakat. Apakah betul gerakan ini mewakili seluruh masyarakat Mamasa, atau hanya kepentingan sekelompok orang saja? Kita khawatir jika aksi dilakukan tanpa data yang kuat namun membawa-bawa nama rakyat, justru akan menjadi bumerang,” ujar Imran, Rabu (15/7/2026).

​Ia menambahkan, niat baik untuk menyuarakan aspirasi yang dijamin oleh undang-undang bisa tercederai apabila tuntutan yang dibawa tidak sesuai dengan fakta objektif di lapangan.

​Minta APMM Buka Data Dugaan Penimbunan
​Terkait tuduhan pelanggaran distribusi BBM, Imran mengingatkan semua pihak agar tidak langsung memukul rata kesalahan kepada seluruh penyalur atau SPBU.

Ia merujuk pada regulasi resmi, yakni UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Migas dan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014.

​”Tidak semua penyalur otomatis melanggar. Aturan itu memperbolehkan penyaluran BBM selama memenuhi syarat, memiliki legitimasi, serta mengantongi rekomendasi resmi dari pemerintah setempat,” jelasnya.

​Oleh karena itu, Imran menantang APMM untuk membuka data secara transparan jika memang mengendus adanya praktik penimbunan BBM ilegal di wilayah tersebut.

​”Kalau ada dugaan penimbunan, mana datanya? Publik harus tahu secara jelas agar tidak menggelinding menjadi fitnah,” tegas Imran.

​Lebih lanjut, Imran mengecam tindakan massa aksi yang melakukan pembakaran ban di depan area penyaluran BBM Kecamatan Mambi. Menurutnya, tindakan tersebut sangat tidak bertanggung jawab dan membahayakan keselamatan publik.

​”Walaupun saat itu kondisi tangki BBM sedang kosong, uap dari sisa bahan bakar di dalam tangki masih sangat sensitif dan berpotensi memicu kebakaran hebat. Ini adalah objek usaha swasta yang dikelola direktur dan pemegang saham. Jika terjadi kebakaran, apakah massa aksi siap bertanggung jawab?” cetusnya.

​Ia menyarankan agar APMM menyalurkan aspirasinya ke instansi yang tepat, bukan dengan cara yang membahayakan nyawa orang banyak.

​”Lebih elok jika mereka melakukan aksi langsung ke dinas terkait atau Aparat Penegak Hukum (APH). Lembaga-lembaga itulah yang berwenang memeriksa dan memberikan sanksi jika memang ada pelanggaran. Jangan karena ego, keselamatan banyak orang kita abaikan,” tutup Imran.

​Di sisi lain, Imran juga menyayangkan sikap demonstran yang abai terhadap isu-isu energi lain yang tak kalah krusial di Mamasa, salah satunya adalah kelangkaan gas elpiji yang hingga kini masih mencekik masyarakat kecil.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nelayan di Pasangkayu Hilang Misterius

    Nelayan di Pasangkayu Hilang Misterius

    • 0Komentar

    PASANGKAYU, Sulbarupdate.id – Upaya pencarian terhadap seorang nelayan bernama Hasanuddin (53), warga Kecamatan Sarjo, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, memasuki fase krusial. Korban dinyatakan hilang secara misterius saat melaut sejak Sabtu 20 Desember 2025 pekan lalu. Sepekan hilangnya Hasanuddin secara misterius meninggalkan duka mendalam serta teka-teki bagi pihak keluarga. Kronologi Keberangkatan dan Hilangnya Korban Berdasarkan informasi […]

  • Dinkes Sulbar Evaluasi Kinerja Program 2025

    Dinkes Sulbar Evaluasi Kinerja Program 2025

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan Evaluasi Program dan Indikator Kinerja Tahun 2025, yang berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat, Kamis, 18 Desember 2025. Kegiatan ini diikuti oleh para pengelola program dan pengelola data lingkup Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat. Evaluasi ini bertujuan untuk menilai capaian kinerja program kesehatan […]

  • Jembatan Utama di Poros Matangga-Keppe di Botteng Ambruk, Tiga Desa Terisolir

    Jembatan Utama di Poros Matangga-Keppe di Botteng Ambruk, Tiga Desa Terisolir

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Mamasa menyebabkan sebuah jembatan utama Poros Matangga – Keppe tepat di Desa Botteng, Kecamatan Mehalaan, ambruk total pada Sabtu (14/2/2026) dini hari. Peristiwa ini mengakibatkan mobilisasi masyarakat di tiga desa lumpuh total. ​Ketiga desa yang terdampak langsung dan kini terisolasi adalah Desa Botteng, Desa Kondo, […]

  • Terdakwa Kasus Korupsi Insentif Covid-19, Dua ASN Pemkab Polman Dipecat 

    Terdakwa Kasus Korupsi Insentif Covid-19, Dua ASN Pemkab Polman Dipecat 

    • 0Komentar

    Polman, Sulbarupdate.id — Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman) secara resmi menjatuhkan sanksi berat berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) kepada dua Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berasal dari lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes). Pemecatan ini merupakan respons terhadap vonis bersalah keduanya dalam kasus dugaan korupsi dana insentif COVID-19. Dua ASN yang dipecat, diidentifikasi dengan inisial HE […]

  • Di Aula Polres Mamuju, Bara Konflik Akhirnya Reda

    Di Aula Polres Mamuju, Bara Konflik Akhirnya Reda

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Tiga kali aksi mengguncang jalanan. Tiga kali pula benturan tak terhindarkan. Aspal merekam langkah-langkah tergesa, udara menahan perih gas air mata, dan luka menjadi bahasa yang sama bagi mahasiswa maupun aparat kepolisian. Lapangan pernah menjadi ruang paling panas, tempat emosi saling beradu tanpa jeda. Namun hari ini, cerita bergerak ke arah yang […]

  • Membasuh Kasih di Parondobulawan, Kala Gereja dan Pemerintah Menenun Harmoni

    Membasuh Kasih di Parondobulawan, Kala Gereja dan Pemerintah Menenun Harmoni

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Di bawah langit Parondobulawan yang khidmat, sebuah simfoni spiritualitas dan sinergi kemasyarakatan bergema, Senin 22 Desember 2025. Hari ini menjadi momentum sakral bagi segenap jemaat GPdI Ekklesia Parondobulawan yang merayakan dwi-peristiwa, pentahbisan gedung suci sekaligus peringatan hari jadinya. Kehadiran Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, tidak sekadar sebagai representasi formalitas birokrasi, melainkan sebagai bentuk […]

expand_less