Bupati Polman Beri Ultimatum 100 Hari, “Rakyat Tak Butuh Alasan, Butuh Bukti!”
- account_circle Ancha
- calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
- visibility 155
- comment 0 komentar

POLEWALI MANDAR, Sulbarupdate.id – Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, mengeluarkan ultimatum tegas bagi seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Polman.
Ia menuntut perubahan nyata dan performa maksimal dalam 100 hari kerja pertama sejak dimulainya masa koordinasi baru.
Ketegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati, Senin (19/1/2026).
Rapat strategis ini dihadiri oleh Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta jajaran pejabat Eselon II.
Dalam arahannya, Bupati Samsul Mahmud menekankan bahwa masyarakat Polewali Mandar tidak lagi membutuhkan pembenaran administratif atas lambatnya pelayanan. Ia menginginkan dampak langsung yang dirasakan oleh warga.
“Jabatan itu amanah, bukan hadiah. Di dalamnya ada tanggung jawab besar kepada masyarakat. Integritas adalah harga mati, dan rakyat tidak butuh alasan, mereka butuh bukti konkret,” tegas Samsul Mahmud di hadapan para pejabat.
Ia meminta seluruh pimpinan OPD bekerja dengan prinsip speed and accuracy (kecepatan dan ketepatan). Pejabat yang baru dilantik dilarang terlalu lama beradaptasi dan diinstruksikan segera memetakan persoalan serta menyusun langkah strategis.
Bupati juga menyoroti pentingnya indikator kinerja utama (KPI) yang jelas. Ia menegaskan tidak ingin lagi melihat program yang hanya berorientasi pada penyerapan anggaran tanpa hasil nyata.
Untuk memastikan ultimatum ini berjalan, Pemkab Polman akan menerapkan mekanisme reward and punishment.
Evaluasi kinerja akan dilakukan secara berkala setiap tiga bulan oleh Bupati bersama Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah.
“Setiap pejabat Eselon II harus bertanggung jawab penuh atas kinerja unitnya. Jangan melempar kesalahan kepada staf,” tambahnya.
Mengakhiri arahannya, Bupati Samsul Mahmud mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan jabatan sebagai ladang ibadah dengan semangat kerja keras, cerdas, dan ikhlas demi mewujudkan Polewali Mandar yang lebih maju dan berdaya saing.(*)
- Penulis: Ancha
