Breaking News
light_mode
Beranda » Polewali Mandar » Tawuran Remaja Antar-Dusun Pecah di Campalagian Polman, Dipicu Dendam Lama

Tawuran Remaja Antar-Dusun Pecah di Campalagian Polman, Dipicu Dendam Lama

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sab, 23 Mei 2026
  • visibility 213
  • comment 0 komentar

POLMAN, Sulbarupdate.id — Bentrokan antar kelompok remaja kembali pecah di Kabupaten Polewali Mandar (Polman),Sulawesi Barat (Sulbar).

Kelompok remaja dari Dusun Pajjalungan (Desa Parappe) dan Dusun Puppole (Desa Bonde) terlibat perkelahian sengit di wilayah Kecamatan Campalagian pada Jumat malam (22/5/2026) sekitar pukul 23.20 WITA.

​Berdasarkan data yang dihimpun, aksi saling serang ini dipicu oleh dendam lama terkait kasus penganiayaan di masa lalu.

Salah seorang remaja dari Dusun Pajjalungan mengklaim dirinya pernah menjadi korban pemukulan oleh remaja dari Dusun Puppole, yang kemudian menyulut bara permusuhan di antara kedua kelompok.

​Ketegangan mulai meningkat saat seorang remaja asal Dusun Puppole yang sedang melintas di Dusun Pajjalungan mendadak dihentikan oleh warga setempat.

Warga tersebut menyampaikan pesan sepihak berisi tantangan duel yang ditujukan kepada salah satu remaja di Dusun Puppole.

Sekitar pukul 23.00 WITA, dua remaja dari Dusun Pajjalungan nekat mendatangi lokasi yang kerap menjadi tempat nongkrong remaja Dusun Puppole.

​Kedatangan mereka langsung memicu keributan besar hingga berujung pada aksi perkelahian massal antar kedua kelompok di lokasi tersebut.

​Beruntung, warga yang berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) langsung bertindak cepat.

Aksi saling jorok dan adu fisik tersebut berhasil dilerai oleh masyarakat setempat sebelum jatuh korban jiwa atau kerusakan fasilitas publik yang lebih parah. Kedua kelompok akhirnya membubarkan diri.

​Mendapat laporan dari masyarakat, personel Polsek Campalagian langsung bergerak cepat menuju TKP untuk mengamankan situasi dan mengumpulkan bahan keterangan dari sejumlah saksi mata yang masih berada di lokasi.

​Setelah berhasil mengidentifikasi para pelaku yang terlibat, pihak kepolisian segera berkoordinasi dengan orang tua serta pemerintah desa masing-masing.

Kedua kelompok remaja didampingi orang tua dan kepala dusun mereka bersedia hadir di Mapolsek Campalagian.

​Di hadapan petugas, proses mediasi berjalan lancar. Kedua belah pihak menyadari kesalahan mereka, sepakat untuk menyudahi pertikaian secara damai, dan memperkuat komitmen tersebut dengan menandatangani surat pernyataan bersama.

​Kapolsek Campalagian, IPTU Harifuddin, mengonfirmasi bahwa situasi di kedua dusun kini telah kembali kondusif. Ia juga memberikan imbauan tegas kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak mudah terprovokasi.

​”Permasalahan sekecil apa pun sebaiknya diselesaikan secara baik-baik dan melibatkan pihak keluarga maupun pemerintah setempat. Alhamdulillah, kedua belah pihak telah sepakat berdamai dan situasi kembali aman serta kondusif,” pungkas IPTU Harifuddin.(**)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 4 Pelajar Sulbar Unjuk Gigi di Ajang Duta Siswa Indonesia 2026, 2 dari Mamasa

    4 Pelajar Sulbar Unjuk Gigi di Ajang Duta Siswa Indonesia 2026, 2 dari Mamasa

    • 0Komentar

    SURABAYA, Sulbarupdate.id – Empat delegasi pelajar terbaik asal Provinsi Sulawesi Barat sukses menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional dalam ajang pemilihan Duta Siswa Indonesia 2026. Kehadiran mereka menjadi representasi pemuda Bumi Manakarra yang berkarakter, inovatif, serta memiliki daya saing unggul di hadapan ratusan kontestan dari berbagai penjuru nusantara. ​Keempat pelajar yang terpilih membawa mandat daerah […]

  • Dugaan Black Market Bendera Ifada Keruk BBM Subsidi di Sulbar

    Dugaan Black Market Bendera Ifada Keruk BBM Subsidi di Sulbar

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – BBM bersubsidi jenis Solar di wilayah Sulawesi Barat khususnya di beberapa SPBU di Mamuju Tengah, Pasangkayu, Mamuju dan Majene dan Dalam Kota Mamuju ditengarai dikuras oleh pemain BBM _black market_ kemudian dilarikan ke Sulawesi Tengah. Informasi awal menyebutkan, harga BBM bersubsidi yang dikuras di sejumlah pertamina dimaksud dijual kembali di Sulawesi Tengah […]

  • Keluarga Korban Dugaan Pemerkosaan Oleh Oknum PNS Desak Transparansi Kejari Mamasa

    Keluarga Korban Dugaan Pemerkosaan Oleh Oknum PNS Desak Transparansi Kejari Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Keluarga seorang remaja berusia 15 tahun yang diduga menjadi korban pemerkosaan oleh oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di salah satu Kantor Kecamatan di Kabupaten Mamasa, mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Mamasa, Kamis (7/5/2026). Kedatangan pihak keluarga untuk meminta penjelasan serta kepastian hukum terkait proses persidangan yang dinilai mengalami kendala administratif. Dalam pertemuan tersebut, […]

  • Gelar Konfercab I, GMNI Mamuju Tengah Diharapkan Jadi Juru Pikir Pembangunan Daerah

    Gelar Konfercab I, GMNI Mamuju Tengah Diharapkan Jadi Juru Pikir Pembangunan Daerah

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia atau GMNI Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, sukses menggelar Konferensi Cabang ke satu.  Acara yang menjadi momentum bersejarah ini berlangsung di Hotel Fadilah, Jalan Abdul Majid Pattaro Pura, Topoyo, pada Senin 29 Juni 2026. ​Konferensi luar biasa tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Mamuju […]

  • Memasuki “Bulan Long Weekend”, Gunung Gandang Dewata Mulai Dibanjiri Pendaki

    Memasuki “Bulan Long Weekend”, Gunung Gandang Dewata Mulai Dibanjiri Pendaki

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Bulan Mei yang dijuluki sebagai “Bulan Long Weekend” membawa berkah tersendiri bagi sektor pariwisata di Kabupaten Mamasa. Objek wisata alam legendaris, Gunung Gandang Dewata, kini mulai diserbu pengunjung yang ingin memanfaatkan deretan hari libur nasional dan cuti bersama. Berdasarkan kalender tahun ini, Mei memang menjadi primadona bagi para pelancong. Kehadiran “Hari Kejepit […]

  • Material Longsor Tutup Akses Jalan Mamasa-Mamuju, Puluhan Kendaraaan Terjebak

    Material Longsor Tutup Akses Jalan Mamasa-Mamuju, Puluhan Kendaraaan Terjebak

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Akses jalan penghubung Mamasa – Mamuju kembali tertutup material tanah longsor di di Desa Malatiro, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa. Material longsor yang menutupi seluruh badan jalan dipicu oleh intensitas hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Kamis (30/4/2026). ​Titik longsor dilaporkan berada di wilayah Bambaam, tepatnya di sekitar area Warung Kejujuran. Akibatnya, […]

expand_less