Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Dorong Budaya Riset Daerah, Bapperida Sulbar Rilis Jurnal Maju Sejahtera Edisi Desember 2025

Dorong Budaya Riset Daerah, Bapperida Sulbar Rilis Jurnal Maju Sejahtera Edisi Desember 2025

  • account_circle Reporter Sulbarupdate.id
  • calendar_month Sen, 22 Des 2025
  • visibility 664
  • comment 0 komentar

Mamuju, Sulbarupdate.id Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat resmi menerbitkan Jurnal Maju Sejahtera (JMS) Volume 2 Nomor 2 Tahun 2025 yang terbit pada Desember 2025.

Publikasi ilmiah tersebut dapat diakses secara terbuka melalui laman resmi jurnal Sulawesi Barat di ttps://jurnal.sulbarprov.go.id/index.php/jms.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bapperida Sulbar, Darwis Damir, menjelaskan bahwa Jurnal Maju Sejahtera merupakan wadah akademik yang digagas Bapperida Sulbar untuk memperkuat literasi pembangunan daerah, memperluas ruang diskusi ilmiah, serta mendorong lahirnya inovasi kebijakan berbasis bukti.

“Edisi terbaru ini menyajikan berbagai artikel penelitian, kajian kebijakan, serta gagasan strategis yang relevan dengan isu pembangunan berkelanjutan, baik di Sulawesi Barat maupun dalam konteks nasional,” ujar Darwis Damir, Senin, 22 Desember 2025.

Ia menambahkan, penerbitan jurnal ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam membangun budaya riset dan memperkuat kapasitas perencanaan pembangunan yang berbasis data dan kajian ilmiah. Hal ini sejalan dengan visi dan misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka bersama Wakil Gubernur Salim S. Mengga.

“Melalui Jurnal Maju Sejahtera, kami ingin menghadirkan ruang pengetahuan yang inklusif, sehingga hasil penelitian dan pemikiran strategis dapat menjadi rujukan dalam proses perencanaan pembangunan daerah,” tambahnya.

Dengan terbitnya JMS Volume 2 Nomor 2 Tahun 2025, Bapperida Sulbar berharap semakin banyak akademisi, peneliti, praktisi, serta masyarakat luas yang berkontribusi dalam memperkaya diskursus pembangunan daerah. Jurnal ini juga diharapkan menjadi referensi penting dalam pengambilan kebijakan yang partisipatif, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Sebagai informasi, Jurnal Maju Sejahtera (JMS) merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Bapperida Sulbar dan berfokus pada isu pembangunan daerah, kebijakan publik, inovasi pemerintahan, serta penguatan kapasitas kelembagaan. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun dan terbuka bagi penulis dari berbagai latar belakang. (*)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Protes Kerusakan Sungai, Warga Gentungan Raya Sita Ekskavator Tambang Pasir

    Protes Kerusakan Sungai, Warga Gentungan Raya Sita Ekskavator Tambang Pasir

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Aliansi Masyarakat Gentungan Raya melakukan aksi protes keras dengan menyita satu unit alat berat jenis excavator milik perusahaan tambang pasir CV Sinar Harapan di Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sabtu (24/1/2026) kemarin. Penyitaan ini merupakan puncak kekesalan warga terhadap aktivitas penambangan di Sungai Gentungan yang dinilai telah merusak ekosistem dan mengancam lingkungan pemukiman […]

  • SPPG Mehalaan Salurkan MBG ke 2.100 Penerima Manfaat

    SPPG Mehalaan Salurkan MBG ke 2.100 Penerima Manfaat

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Yayasan Pallawa Lipu Grup Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mamasa Mehalaan–Mehalaan Barat melaksanakan kegiatan pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, anak tidak sekolah, serta kelompok 3B (balita, ibu hamil, dan ibu menyusui). Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (18/8/2026) mulai pukul 07.00 WITA di wilayah Desa Mehalaan Barat, […]

  • Petani Mamuju Tengah Keluhkan Harga TBS Sawit Tak Sesuai Penetapan Dinas Perkebunan

    Petani Mamuju Tengah Keluhkan Harga TBS Sawit Tak Sesuai Penetapan Dinas Perkebunan

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Para petani kelapa sawit di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, mengeluhkan ketidaksesuaian harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) di lapangan. Meski Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat telah menetapkan harga resmi sebesar Rp3.092,15 per kilogram, realita di tingkat pengepul atau timbangan justru jauh di bawah angka tersebut. Bahri, salah seorang petani […]

  • Dianggap Rugikan Masyarakat, APDESI Mamasa Desak Menkeu Cabut PMK 81 2025

    Dianggap Rugikan Masyarakat, APDESI Mamasa Desak Menkeu Cabut PMK 81 2025

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id – Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat, Abdul Rahman Tona, melayangkan desakan keras kepada Menteri Keuangan untuk segera menarik kembali Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2025. Ia berpendapat bahwa regulasi tersebut diterbitkan secara tergesa-gesa, mengabaikan realitas lapangan di desa, dan justru menjadi penghalang dalam pemenuhan […]

  • Mangkir RDP Dua Kali, DPRD Makassar Ancam Panggil Paksa PT GMTD

    Mangkir RDP Dua Kali, DPRD Makassar Ancam Panggil Paksa PT GMTD

    • 0Komentar

    MAKASSAR, Sulbarupdate.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar berang terhadap sikap PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) yang mangkir dalam rapat dengar pendapat (RDP) sebanyak dua kali berturut-turut. DPRD kini membuka opsi pemanggilan paksa hingga rekomendasi penghentian sementara perizinan terhadap pengembang tersebut. Anggota Komisi C DPRD Kota Makassar, Imam Muzakkar, menegaskan bahwa […]

  • Bak Berjalan di Sawah, Pasar Tradisional Galung Rantim Dikeluhkan Warga

    Bak Berjalan di Sawah, Pasar Tradisional Galung Rantim Dikeluhkan Warga

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kondisi Pasar Tradisional Galung di Desa Salumokanan, Kecamatan Rantebulahan Timur (Rantim), Kabupaten Mamasa, kian memprihatinkan. Pusat perekonomian warga yang beroperasi setiap hari Rabu tersebut kini menuai keluhan tajam dari masyarakat karena kondisinya yang becek dan dipenuhi tumpukan sampah. Salah seorang warga setempat, Wuxiono, menyayangkan sikap pihak pengelola yang dinilai tutup mata terhadap […]

expand_less