Breaking News
light_mode
Beranda » Makassar » Aliansi Masyarakat Adat dan Badko HMI Kecam PT GMTD dalam RDP di DPRD Sulsel

Aliansi Masyarakat Adat dan Badko HMI Kecam PT GMTD dalam RDP di DPRD Sulsel

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
  • visibility 132
  • comment 0 komentar

MAKASSAR, Sulbarupdate.id – Komite Organisasi Masyarakat Adat, Budaya, Pusaka, dan Sejarah bersama Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Sulawesi Selatan (Sulsel) menyatakan kekecewaannya terhadap PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) Tbk.

Kekecewaan ini dipicu oleh ketidakseriusan perusahaan dalam menjawab persoalan tata kelola agraria dan kontribusi daerah.

Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di Gedung DPRD Sulawesi Selatan pada Rabu (14/1/2026).

Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Sulsel, Sufriadi Arif, serta dihadiri perwakilan Pemprov Sulsel, Pemkot Makassar, dan Pemkab Gowa selaku pemegang saham.

Meski dihadiri langsung oleh jajaran petinggi perusahaan—termasuk Presiden Komisaris Irawan Yusuf dan Direktur Utama Ali Said—suasana rapat sempat memanas. Pihak GMTD dinilai hanya memberikan jawaban normatif yang tidak berbasis data dan fakta lapangan.

Zubhan Dg Nuntung, perwakilan Komite Masyarakat Adat, menyoroti ketidakmampuan manajemen GMTD dalam menjelaskan kepatuhan terhadap Surat Keputusan (SK) Gubernur terkait izin pembangunan terpadu di lahan seluas 1.000 hektare.

“Kami meminta penjelasan detail terkait SK Gubernur dan pemanfaatan lahan tersebut, namun mereka tidak bisa menjelaskan dan tidak membawa data lokasi. Hanya disebutkan secara lisan telah membebaskan 700 hektare tanpa bukti konkret,” tegas Zubhan.

Selain masalah lahan, aliansi masyarakat dan mahasiswa juga mendesak transparansi mengenai, struktur kejelasan porsi kepemilikan pemerintah daerah di dalam perusahaan.

Dampak nyata kehadiran GMTD terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan sinkronisasi pemanfaatan lahan dengan aturan tata ruang yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, pihak DPRD Sulsel berkomitmen untuk terus mengawal sengketa ini guna memastikan kepentingan masyarakat adat dan pemerintah daerah tidak dirugikan oleh aktivitas korporasi.
(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Tata Kelola Digital, DPMPTSP Sulbar Bahas Pemenuhan Indikator SPBE

    Perkuat Tata Kelola Digital, DPMPTSP Sulbar Bahas Pemenuhan Indikator SPBE

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id — DPMPTSP Provinsi Sukawesi Barat (Sulbar) melaksanakan rapat pembahasan pedoman evaluasi dan pemenuhan indikator Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Barat Nomor 102 Tahun 2026 terkait Pembentukan Tim Website/Pengelola SPBE Perangkat Daerah. Bertempat di Ruang Rapat DPMPTSP Sulbar, Jumat 13 Februari […]

  • Gebrakan Perdana! Domino Cup Mateng Berhadiah Rp50 Juta

    Gebrakan Perdana! Domino Cup Mateng Berhadiah Rp50 Juta

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Olahraga domino kini mulai naik kelas di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat (Sulbar). Sebagai bukti keseriusan dalam mengasah prestasi di bidang ini, komunitas Club Gran Max Team (GMT) bersiap menghentak Alun-Alun KTM Tobadak melalui perhelatan ‘Domino Cup‘ perdana pada 23–24 April 2026 mendatang. ​Turnamen ini bukan sekadar ajang kumpul santai, […]

  • Kabid Humas Polda Sulbar Angkat Bicara Terkait Kasus Narkoba di Majene

    Kabid Humas Polda Sulbar Angkat Bicara Terkait Kasus Narkoba di Majene

    • 0Komentar

    Majene – Sulbarupdate.id – Menyikapi pemberitaan yang beredar mengenai oknum polisi yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba di Majene, Sulawesi Barat, Kabid Humas Kombes Pol Slamet Wahyudi angkat bicara setelah melakukan penelusuran lebih lanjut. “Memang benar, ada oknum anggota kepolisian berinisial Aipda AK yang saat ini tengah menjalani pemeriksaan terkait dugaan keterlibatannya dalam jaringan narkoba,” tuturnya. […]

  • BREAKING NEWS: Warga Karema Mamuju Temukan Mayat di Pantai

    BREAKING NEWS: Warga Karema Mamuju Temukan Mayat di Pantai

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Warga Karema, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, digegerkan dengan adanya mayat mengapung di pantai. Mayat berjenis kelamin pria parubaya itu ditemukan warga di laut. Belum diketahui indentitas mayat ditemukan tersebut. Kabar ini pertama kali diperoleh dari salah satu akun Facebook bernama Ratna, Minggu 21 Desember 2025. Nampak dalam video siaran langsung Ratna itu […]

  • Penjualan Mobil Listrik di Indonesia Meningkat Tajam, Infrastruktur SPKLU Terus Diperluas

    Penjualan Mobil Listrik di Indonesia Meningkat Tajam, Infrastruktur SPKLU Terus Diperluas

    • 0Komentar

    Nasional – Sulbarupdate.id – Penjualan mobil listrik di Indonesia menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir, mengikuti tren global menuju kendaraan ramah lingkungan. Data resmi dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat bahwa pada 2024, penjualan mobil listrik (battery electric vehicle/BEV) mencapai 43.188 unit atau sekitar 5% dari total penjualan mobil nasional. Angka ini […]

  • 19 Tenaga Honorer Biro Organisasi Setda Sulbar Diangkat PPPK Paruh Waktu

    19 Tenaga Honorer Biro Organisasi Setda Sulbar Diangkat PPPK Paruh Waktu

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Sebanyak 19 tenaga honorer Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) diangkat jadi PPPK paruh waktu. Pelantikan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, tentang PPPK Paruh Waktu Lingkup Pemprov Sulbar, di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulbar, Senin, 22 Desember 2025. Acara Penyerahan SK tersebut menandakan bahwa sebanyak 4.179 […]

expand_less