Breaking News
light_mode
Beranda » Makassar » Aliansi Masyarakat Adat dan Badko HMI Kecam PT GMTD dalam RDP di DPRD Sulsel

Aliansi Masyarakat Adat dan Badko HMI Kecam PT GMTD dalam RDP di DPRD Sulsel

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Jum, 16 Jan 2026
  • visibility 405
  • comment 0 komentar

MAKASSAR, Sulbarupdate.id – Komite Organisasi Masyarakat Adat, Budaya, Pusaka, dan Sejarah bersama Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Sulawesi Selatan (Sulsel) menyatakan kekecewaannya terhadap PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) Tbk.

Kekecewaan ini dipicu oleh ketidakseriusan perusahaan dalam menjawab persoalan tata kelola agraria dan kontribusi daerah.

Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di Gedung DPRD Sulawesi Selatan pada Rabu (14/1/2026).

Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Sulsel, Sufriadi Arif, serta dihadiri perwakilan Pemprov Sulsel, Pemkot Makassar, dan Pemkab Gowa selaku pemegang saham.

Meski dihadiri langsung oleh jajaran petinggi perusahaan—termasuk Presiden Komisaris Irawan Yusuf dan Direktur Utama Ali Said—suasana rapat sempat memanas. Pihak GMTD dinilai hanya memberikan jawaban normatif yang tidak berbasis data dan fakta lapangan.

Zubhan Dg Nuntung, perwakilan Komite Masyarakat Adat, menyoroti ketidakmampuan manajemen GMTD dalam menjelaskan kepatuhan terhadap Surat Keputusan (SK) Gubernur terkait izin pembangunan terpadu di lahan seluas 1.000 hektare.

“Kami meminta penjelasan detail terkait SK Gubernur dan pemanfaatan lahan tersebut, namun mereka tidak bisa menjelaskan dan tidak membawa data lokasi. Hanya disebutkan secara lisan telah membebaskan 700 hektare tanpa bukti konkret,” tegas Zubhan.

Selain masalah lahan, aliansi masyarakat dan mahasiswa juga mendesak transparansi mengenai, struktur kejelasan porsi kepemilikan pemerintah daerah di dalam perusahaan.

Dampak nyata kehadiran GMTD terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan sinkronisasi pemanfaatan lahan dengan aturan tata ruang yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, pihak DPRD Sulsel berkomitmen untuk terus mengawal sengketa ini guna memastikan kepentingan masyarakat adat dan pemerintah daerah tidak dirugikan oleh aktivitas korporasi.
(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketika Kebenaran Menjadi Ancaman

    Ketika Kebenaran Menjadi Ancaman

    • 0Komentar

    Kita hidup dalam suatu tatanan politik dan ekonomi yang tidak sekadar timpang, tetapi secara sistematis membalikkan makna keadilan itu sendiri. Dalam dunia seperti ini, kejahatan tidak selalu hadir dalam rupa kasar dan vulgar; ia justru sering tampil rapi, legal, dan dibungkus oleh bahasa kebijakan, angka statistik, serta jargon pembangunan. Kejahatan berskala besar—yang dijalankan melalui keputusan […]

  • Geger, Mayat Bayi Membusuk Ditemukan di Dekat Ponpes Darul Quran Mamuju

    Geger, Mayat Bayi Membusuk Ditemukan di Dekat Ponpes Darul Quran Mamuju

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Personel Polsek Kalukku tengah mendalami kasus penemuan jasad bayi yang menggegerkan warga di Lingkungan Gantungan, Kelurahan Bebanga, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju. Jasad bayi tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan di area perkebunan, tepat di balik pagar belakang Pondok Pesantren Darul Quran Wal Hadits pada Selasa (17/2/2026). ​Kapolsek Kalukku, AKP Hadaming, memimpin langsung olah […]

  • SPPG Rantebulahan Salurkan MBG untuk 2.520 Penerima Manfaat

    SPPG Rantebulahan Salurkan MBG untuk 2.520 Penerima Manfaat

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disalurkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mamasa Mambi Rantebulahan, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Jumat (11/9/2026). Penyaluran menyasar peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan serta kelompok sasaran 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Kepala SPPG Mamasa Mambi Rantebulahan, M. Ikbal, mengatakan, pada […]

  • Bahas Perubahan Anggaran 2026, PUPR Majene Hadiri Rapat Paripurna DPRD

    Bahas Perubahan Anggaran 2026, PUPR Majene Hadiri Rapat Paripurna DPRD

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Majene menghadiri Rapat Paripurna DPRD dalam rangka penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Majene terhadap Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Majene Tahun Anggaran 2026. Rapat paripurna tersebut berlangsung pada Senin, 31 Agustus 2026, […]

  • Waduh..! Agenda Penting, Kursi Kosong Mendominasi Paripurna Pengusulan Pemberhentian Wagub.

    Waduh..! Agenda Penting, Kursi Kosong Mendominasi Paripurna Pengusulan Pemberhentian Wagub.

    • 0Komentar

    Mamuju –  Sulbarupdate.id – Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Barat dengan agenda pengusulan pemberhentian secara hormat Wakil Gubernur Sulbar berlangsung dalam suasana yang relatif tenang, Kamis (2/4/2026). Meski menjadi agenda penting yang dihadiri lansung oleh Gubernur Sulawesi Barat H. Suhardi Suka, jumlah kehadiran anggota dewan dalam rapat tersebut terlihat belum maksimal. Berdasarkan pantauan di dalam […]

  • Gempa M7,7 Guncang Flores, Ruang Tunggu Pelabuhan Lorens Say Maumere Roboh

    Gempa M7,7 Guncang Flores, Ruang Tunggu Pelabuhan Lorens Say Maumere Roboh

    • 0Komentar

    MAUMERE, Sulbarupdate.id, – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pagi. Guncangan kuat menyebabkan sejumlah bangunan mengalami kerusakan, termasuk fasilitas di Pelabuhan Lorens Say, Maumere, Kabupaten Sikka. Ruang tunggu di Pelabuhan Lorens Say dilaporkan roboh akibat guncangan gempa. Kondisi tersebut terlihat dalam sejumlah dokumentasi warga yang beredar […]

expand_less