Breaking News
light_mode
Beranda » Olahraga » Mimpi dari Pelosok Mamasa, Jejak Avdal Saputra Menuju Panggung Asia

Mimpi dari Pelosok Mamasa, Jejak Avdal Saputra Menuju Panggung Asia

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Ming, 12 Apr 2026
  • visibility 1.130
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Di balik rimbunnya perbukitan Desa Salutambun, Kecamatan Buntu Malangka, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) sebuah harapan besar sedang mekar.

Avdal Saputra, seorang remaja berbakat asli putra daerah Kabupaten Mamasa, kini tengah menapaki jalan sunyi menuju kejayaan sepak bola nasional.

Tanpa hiruk-pukuk publikasi, sang “Mutiara Hitam” dari Mamasa ini resmi mendapat panggilan untuk mengikuti seleksi pembentukan Timnas Pelajar Indonesia U-16.

​Langkah besar ini bermula dari dedikasi Avdal di kancah sepak bola profesional bersama Persiba Balikpapan.

Penampilannya yang impresif di klub berjuluk Beruang Madu tersebut sukses memikat mata Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLiSPI).

Melalui surat resmi bernomor 24A/timNAS-Blispi/III/2026, Avdal dipanggil untuk mengikuti Seleksi Nasional dan Training Camp (TC) sebagai persiapan menghadapi turnamen internasional bergengsi, Kuala Lumpur Youth Cup 2026.

​Kisah Avdal bukan sekadar tentang talenta, melainkan tentang resiliensi. Lahir dari keluarga dengan kondisi ekonomi yang sederhana, ia membuktikan bahwa garis kemiskinan bukanlah garis finis bagi sebuah cita-cita.

Keringat dan kerja keras yang ia tumpahkan di lapangan hijau kini membawanya ke Bina Centra Football Academy, Cirebon, tempat di mana nasibnya akan ditentukan hingga 14 April 2026 mendatang.

​Keberhasilan Avdal menembus level nasional membawa pesan mendalam bagi tanah kelahirannya. Sang ayah, Adrianus, dengan nada rendah hati namun penuh harap, menitipkan doa bagi perjuangan putranya.

​”Kami memohon doa yang tulus dari seluruh keluarga dan masyarakat Kabupaten Mamasa. Semoga putra kita diberikan kelancaran dan mampu melampaui seleksi Timnas U-16 ini dengan hasil terbaik,” ujar Adrianus saat ditemui di kediamannya, Minggu (12/4/2026).

​Di sisi lain, momentum ini menjadi pengingat bagi pemerintah daerah. Keluarga Avdal sangat berharap adanya uluran tangan dan atensi nyata dari Pemerintah Kabupaten Mamasa, khususnya melalui Dispora, untuk hadir memberikan dukungan moral maupun materil.

Dukungan ini dinilai krusial, bukan hanya bagi Avdal, melainkan sebagai bentuk pembinaan bagi generasi muda Mamasa lainnya agar tidak layu sebelum berkembang.
​Kini, seluruh mata tertuju pada Cirebon.

Avdal Saputra sedang membawa nama Mamasa di ujung sepatunya. Jika ia berhasil, ia bukan hanya menjadi kebanggaan Salutambun, tapi juga simbol bahwa dari pelosok terdalam sekalipun, seorang putra daerah mampu mengetuk pintu dunia.(*)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jembatan Tadisi Mamasa Kembali Berdiri Kokoh, Siswa dan Warga Tak Lagi Bertaruh Nyawa

    Jembatan Tadisi Mamasa Kembali Berdiri Kokoh, Siswa dan Warga Tak Lagi Bertaruh Nyawa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kabar gembira datang dari pedalaman Desa Tadisi, Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Jembatan gantung yang sempat menyita perhatian publik akibat insiden ambruknya pada Oktober 2024 lalu, kini telah rampung dibangun kembali dan berdiri dengan gagah. Berdasarkan pantauan langsung tim Sulbarupdate.id di lokasi pada Minggu (10/5/2026), infrastruktur vital ini tampil dengan […]

  • Serah Terimah Aset dan SK DPD NasDem Mamasa Kepada Pengurus Baru

    Serah Terimah Aset dan SK DPD NasDem Mamasa Kepada Pengurus Baru

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Mamasa resmi memulai babak baru kepengurusan. Prosesi serah terima Surat Keputusan (SK) dan aset partai dari pengurus lama kepada pengurus baru berlangsung khidmat di Sekretariat Partai NasDem, Turunan, Desa Osango, Kecamatan Mamasa, Minggu (01/02/2026). Penyerahan ini dilakukan sebagai tindak lanjut instruksi Ketua DPD NasDem sebelumnya, […]

  • Jembatan Utama di Poros Matangga-Keppe di Botteng Ambruk, Tiga Desa Terisolir

    Jembatan Utama di Poros Matangga-Keppe di Botteng Ambruk, Tiga Desa Terisolir

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Mamasa menyebabkan sebuah jembatan utama Poros Matangga – Keppe tepat di Desa Botteng, Kecamatan Mehalaan, ambruk total pada Sabtu (14/2/2026) dini hari. Peristiwa ini mengakibatkan mobilisasi masyarakat di tiga desa lumpuh total. ​Ketiga desa yang terdampak langsung dan kini terisolasi adalah Desa Botteng, Desa Kondo, […]

  • Dana Non Kapitasi di Mamasa Tunggu Pergeseran Anggaran, Ini Penjelasan BPKD!

    Dana Non Kapitasi di Mamasa Tunggu Pergeseran Anggaran, Ini Penjelasan BPKD!

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Mamasa, berikan penjelasan terkait polemik keterlambatan pembayaran dana Non Kapitasi untuk Puskesmas dan Rumah Sakit. Pihak Pemkab memastikan anggaran tersebut tersedia, namun terkendala masalah administrasi rekening. ​Plt. Kepala Bidang Perbendaharaan BPKD Mamasa, Catherine Dessaratu, menjelaskan bahwa alokasi dana Non Kapitasi periode Oktober–November 2025 terbagi menjadi dua […]

  • Kejari Mamuju Sita Rp 1,5 Miliar Hasil Korupsi

    Kejari Mamuju Sita Rp 1,5 Miliar Hasil Korupsi

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id — Sepanjang tahun 2025, Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamuju, catat kinerja signifikan dalam pengembalian aset negara dengan menyita dana hasil tindak pidana korupsi senilai kurang lebih Rp 1,5 miliar. Jumlah tersebut terperinci dari uang pengganti sebesar Rp1.272.262.000, yang ditambah dengan pembayaran denda sejumlah Rp250.000.000, dari berbagai kasus korupsi yang ditangani. Seluruh dana sitaan tersebut […]

  • Janji Suci yang Tertinggal di Kabut Bulusaraung

    Janji Suci yang Tertinggal di Kabut Bulusaraung

    • 0Komentar

    MAROS, Sulbarupdate.id – Di atas kertas manifes penerbangan, namanya tercatat kaku yakni Florencia Lolita Wibisono. Namun, di puncak Gunung Bulusaraung yang berselimut kabut, nama itu menjelma menjadi sebuah duka mendalam yang tak terlukiskan. Bagi keluarga dan rekan sejawatnya, perempuan yang akrab disapa Ollen ini bukan sekadar pramugari yang sedang menjalankan tugas profesional. Ia adalah seorang […]

expand_less