Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Renungan Sebelum Rasa

Renungan Sebelum Rasa

  • account_circle sulbarupdate
  • calendar_month Ming, 14 Des 2025
  • visibility 305
  • comment 0 komentar

Oleh: Agustina dan Hanafi Pelu (Guru di MAN 2 Kota Makassar dan Balai Diklat Agama Makassar)

Makassar 14 Desember 2025.

DI RUANG makan itu, kami duduk melingkar seperti titik-titik yang akhirnya menemukan garisnya. Namun sebelum sendok menyentuh piring dan aroma masakan benar-benar mengambil alih ruang, suasana lebih dulu ditambatkan pada hening.

Sebuah renungan makan disampaikan dengan suara tenang; kata-katanya jatuh perlahan seperti gerimis di tanah kering, mengingatkan bahwa setiap suap adalah titipan, hasil dari tangan-tangan yang bekerja dalam senyap dan doa-doa yang tak selalu terdengar.

Doa bersama pun mengalun lirih, menyatu seperti helaan napas yang disepakati. Dalam jeda itu, ruang makan seakan berubah menjadi ruang batin; piring-piring masih diam, sendok-sendok menunggu, sementara rasa syukur lebih dulu disajikan.

Setelah doa diaminkan, piring-piring berjejer laksana halaman buku yang terbuka. Sendok dan garpu berdenting pelan, menyerupai irama kecil yang menyatukan langkah. Aroma masakan naik perlahan, bukan sekadar mengisi perut, tetapi juga merambat ke hati—menghangatkan ruang yang semula asing.

Peserta pelatihan datang dari latar yang berbeda, namun di meja itu perbedaan melebur seperti gula dalam teh panas. Tawa pecah sesekali, mengalir seperti sungai kecil yang membersihkan jarak. Cerita-cerita singkat berloncatan dari satu mulut ke mulut lain, menjadi benih yang tumbuh menjadi rasa saling percaya.

Seusai santapan, kami tidak serta-merta beranjak. Satu per satu, setiap orang membawa piringnya sendiri menuju tempat cuci. Air mengalir pelan, membasuh sisa nasi dan lauk, seperti membersihkan lelah dan ego yang mungkin sempat menempel. Dalam gerak sederhana itu, kami belajar bahwa kebersamaan juga berarti berbagi tanggung jawab, merawat ruang yang telah mempertemukan kami.

Ruang makan pun menjelma perapian tanpa api. Saat kami meninggalkannya, yang tertinggal bukan hanya piring bersih dan meja yang rapi, melainkan jejak kehangatan—rasa pulang yang diam-diam tumbuh dari doa, kebersamaan, dan syukur yang dibagi.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alfadesta H. Pattinasarany Resmi Nakhodai PC Tidar Mamasa Periode 2024–2029

    Alfadesta H. Pattinasarany Resmi Nakhodai PC Tidar Mamasa Periode 2024–2029

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Drg. Alfadesta H. Pattinasarany resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Cabang (PC) Tunas Indonesia Raya (Tidar) Kabupaten Mamasa periode 2024–2029. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Gedung PKK Provinsi Sulawesi Barat, Mamuju, Sabtu (10/1/2026). Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Pengurus Daerah (PD) Tidar Sulawesi Barat, Awal Saini, yang ditandai dengan penyerahan pataka organisasi kepada […]

  • Maksimalkan Potensi Wisata, Wabup Mamasa Ajak Konten Kreator Berkolaborasi

    Maksimalkan Potensi Wisata, Wabup Mamasa Ajak Konten Kreator Berkolaborasi

    • 0Komentar

    MAMASA – Wakil Bupati Mamasa, H. Sudirman, mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah dan penggiat media sosial untuk menggenjot promosi pariwisata daerah. Hal tersebut disampaikannya dalam diskusi santai bersama para pemerhati pariwisata di Lapangan Kondosapata, Mamasa, Rabu (28/1/2026). Dalam pertemuan tersebut, Sudirman menekankan bahwa di tengah status Mamasa sebagai destinasi wisata unggulan di Sulawesi Barat, pola […]

  • Pemprov Sulbar Finalkan Juknis BKK Desa 2026, Tambahan Penghasilan Aparatur Desa Disiapkan

    Pemprov Sulbar Finalkan Juknis BKK Desa 2026, Tambahan Penghasilan Aparatur Desa Disiapkan

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Dinas Sosial P3A dan Dinas PMD Provinsi Sulawesi Barat bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menggelar rapat pembahasan Petunjuk Teknis (Juknis) Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Desa Tahun Anggaran 2026. Rapat ini membahas tambahan penghasilan bagi kepala desa, sekretaris desa, kaur, dan kasi desa guna memperkuat tata kelola pemerintahan desa di […]

  • Cekcok Pedagang Buah di Pasar Baru Mamuju Nyaris Baku Hantam

    Cekcok Pedagang Buah di Pasar Baru Mamuju Nyaris Baku Hantam

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Personel Sat Samapta Polresta Mamuju bergerak cepat merespons laporan masyarakat terkait insiden keributan yang pecah di kawasan Pasar Baru, Mamuju, pada Senin (02/02/2026) malam. ​Aksi sigap ini bermula dari laporan warga melalui Call Center 110 Polri yang menginformasikan adanya ketegangan di lokasi tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, Unit Patroli Bermotor (Patmor) yang dipimpin […]

  • Ratih Singkarru Ragukan Lonjakan Lulusan Langsung Kerja 63 Persen

    Ratih Singkarru Ragukan Lonjakan Lulusan Langsung Kerja 63 Persen

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi NasDem, Ratih Megasari Singkarru, kritisi data capaian kinerja Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Ratih menilai lonjakan angka lulusan yang langsung terserap di dunia kerja pada tahun 2025 tidak realistis dan berbanding terbalik dengan kondisi lapangan. ​Dalam rapat kerja di Gedung DPR RI, Ratih […]

  • Persiapan Raker Lintas Sektor, Fokus Bahas Bidang Politik, Ekonomi, dan Kesejahteraan

    Persiapan Raker Lintas Sektor, Fokus Bahas Bidang Politik, Ekonomi, dan Kesejahteraan

    • 0Komentar

    MAMUJU, SULBARUPATE.ID– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) mulai mematangkan persiapan rapat kerja (raker) lintas sektor yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 20 Januari 2026. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat internal yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Sulbar, Junda Maulana, di Mamuju, Kamis (15/1/2026).   Rapat diikuti para asisten, tenaga ahli, serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), […]

expand_less