Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Renungan Sebelum Rasa

Renungan Sebelum Rasa

  • account_circle sulbarupdate
  • calendar_month Ming, 14 Des 2025
  • visibility 366
  • comment 0 komentar

Oleh: Agustina dan Hanafi Pelu (Guru di MAN 2 Kota Makassar dan Balai Diklat Agama Makassar)

Makassar 14 Desember 2025.

DI RUANG makan itu, kami duduk melingkar seperti titik-titik yang akhirnya menemukan garisnya. Namun sebelum sendok menyentuh piring dan aroma masakan benar-benar mengambil alih ruang, suasana lebih dulu ditambatkan pada hening.

Sebuah renungan makan disampaikan dengan suara tenang; kata-katanya jatuh perlahan seperti gerimis di tanah kering, mengingatkan bahwa setiap suap adalah titipan, hasil dari tangan-tangan yang bekerja dalam senyap dan doa-doa yang tak selalu terdengar.

Doa bersama pun mengalun lirih, menyatu seperti helaan napas yang disepakati. Dalam jeda itu, ruang makan seakan berubah menjadi ruang batin; piring-piring masih diam, sendok-sendok menunggu, sementara rasa syukur lebih dulu disajikan.

Setelah doa diaminkan, piring-piring berjejer laksana halaman buku yang terbuka. Sendok dan garpu berdenting pelan, menyerupai irama kecil yang menyatukan langkah. Aroma masakan naik perlahan, bukan sekadar mengisi perut, tetapi juga merambat ke hati—menghangatkan ruang yang semula asing.

Peserta pelatihan datang dari latar yang berbeda, namun di meja itu perbedaan melebur seperti gula dalam teh panas. Tawa pecah sesekali, mengalir seperti sungai kecil yang membersihkan jarak. Cerita-cerita singkat berloncatan dari satu mulut ke mulut lain, menjadi benih yang tumbuh menjadi rasa saling percaya.

Seusai santapan, kami tidak serta-merta beranjak. Satu per satu, setiap orang membawa piringnya sendiri menuju tempat cuci. Air mengalir pelan, membasuh sisa nasi dan lauk, seperti membersihkan lelah dan ego yang mungkin sempat menempel. Dalam gerak sederhana itu, kami belajar bahwa kebersamaan juga berarti berbagi tanggung jawab, merawat ruang yang telah mempertemukan kami.

Ruang makan pun menjelma perapian tanpa api. Saat kami meninggalkannya, yang tertinggal bukan hanya piring bersih dan meja yang rapi, melainkan jejak kehangatan—rasa pulang yang diam-diam tumbuh dari doa, kebersamaan, dan syukur yang dibagi.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Demonstran Desak Mentri Keuangan Copot Kepala KPP Pratama Mamuju Atas Dugaan Pungli

    Demonstran Desak Mentri Keuangan Copot Kepala KPP Pratama Mamuju Atas Dugaan Pungli

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Mamuju kembali menjadi sasaran demonstrasi oleh Aliansi Mahasiswa Mamuju (AMM) pada Selasa, 16 Desember 2025. Aksi yang telah memasuki kali keempat ini menuntut penindakan tegas atas dugaan praktik pungutan liar (pungli) serta pemeriksaan pajak yang dinilai tidak profesional dan tidak berkeadilan terhadap Wajib Pajak (WP) di wilayah […]

  • Polisi Gagalkan Percobaan Pembunuhan di Mamuju, Pelaku Nyemplung ke Sungai

    Polisi Gagalkan Percobaan Pembunuhan di Mamuju, Pelaku Nyemplung ke Sungai

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Tim Patroli Polsek Kota Mamuju berhasil menggagalkan aksi kriminalitas berat yang menyasar seorang remaja perempuan berinisial ZR (17). Korban ditemukan dalam kondisi kritis dengan leher terjerat kabel di samping Bengkel, Jalan Ir. Juanda, Mamuju, Kamis (15/1/2026) sekitar pukul 03.00 WITA dini hari. Kanit Reskrim Polsek Kota Mamuju, Ipda Ari Zulkipli, mengatakan bahwa […]

  • Perkelahian Pemuda di Mambi Viral di Medsos, Diduga Oknum Aparat Terlibat

    Perkelahian Pemuda di Mambi Viral di Medsos, Diduga Oknum Aparat Terlibat

    • 1Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Jagat maya di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), dihebohkan dengan beredarnya video pendek yang memperlihatkan aksi adu mulut antarkelompok pemuda pada Selasa (14/04/2026). Insiden tersebut disinyalir terjadi di wilayah Kelurahan Mambi, Kecamatan Mambi. ​Dalam rekaman video yang beredar luas di media sosial, tampak situasi memanas di sebuah ruas jalan. Fokus utama video […]

  • Wabub Mateng Sebut, Peran Orang Tua Jadi Fondasi Utama Pendidikan dan Moral Anak di Era Digital

    Wabub Mateng Sebut, Peran Orang Tua Jadi Fondasi Utama Pendidikan dan Moral Anak di Era Digital

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Wakil Bupati Mamuju Tengah, Askary Anwar, menegaskan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama pendidikan anak.  Pernyataan tersebut disampaikan di ruang kerjanya setelah menghadiri upacara peringatan Hari Keluarga Nasional ke-33 di Halaman Kantor Bupati Mamuju Tengah pada Senin, 29 Juni 2026. ​Menurut Askary, keluarga memiliki tanggung jawab besar dalam mengedukasi dan mengasuh […]

  • SMP Negeri 5 Polman, Terima Penghargaan Adiwijaya Tahun 2025

    SMP Negeri 5 Polman, Terima Penghargaan Adiwijaya Tahun 2025

    • 0Komentar

    Jakarta, Sulbarupdate.id – Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) secara resmi menganugerahkan Penghargaan Adiwiyata Mandiri dan Adiwiyata Nasional Tahun 2025. Penyerahan penghargaan prestisius ini dilaksanakan di Gedung Sasona Utomo Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Rabu, 10 Desember 2025 lalu. Acara puncak ini menandai akhir dari rangkaian evaluasi Calon Sekolah Adiwiyata Mandiri (CSAM) dan […]

  • Optimalkan PAD dan Layanan Publik, Bupati Mamasa Sidak di Tujuh Titik

    Optimalkan PAD dan Layanan Publik, Bupati Mamasa Sidak di Tujuh Titik

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Menanggapi keluhan masyarakat terkait kualitas pelayanan dan tata kelola daerah, Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, lakukan inspeksi mendadak (sidak) ke tujuh titik layanan publik dan sektor usaha pada Selasa (27/1/2026). Langkah ini diambil untuk memastikan aparatur sipil negara (ASN) bekerja optimal sekaligus mengevaluasi kepatuhan pelaku usaha terhadap regulasi daerah. Sidak dimulai di Museum […]

expand_less