Breaking News
light_mode
Beranda » Pariwisata & Budaya » Wisata Puncak Mamasa Dipadu Pohon Keberkatan Menjulang

Wisata Puncak Mamasa Dipadu Pohon Keberkatan Menjulang

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sel, 16 Des 2025
  • visibility 709
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Sebuah transformasi visual dan spiritual kembali memukau khalayak pada penghujung tahun di Mamasa.

Destinasi yang dikenal sebagai Wisata Kampung Natal di Desa Wisata Tondok Bakaru, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, menjadi episentrum keramaian malam, memancarkan pesona yang tak tertandingi.

​Lokasi nan elok ini, yang mudah diakses baik oleh kendaraan roda dua maupun empat, sesungguhnya merupakan hutan pinus lenong yang megah di hari-hari biasa.

Namun, menjelang perayaan agung, pengelola dengan mahir ‘menyulap’ lanskap alam tersebut menjadi sebuah panorama bertabur cahaya.

Ribuan lampu hias berkelip menciptakan atmosfer magis, menyajikan pemandangan malam yang luar biasa indahnya dan menawarkan kenyamanan tersendiri bagi para pelancong.

​Sejak tirai pembukaan resminya pada 6 Desember 2025, arus kunjungan dilaporkan terus meningkat.

Menurut pengelola, Benyamin, antusiasme publik sangat tinggi. Pada malam-malam biasa di luar akhir pekan, kawasan ini telah didatangi oleh sekitar 200 hingga 300 jiwa.

​Puncak keramaian pengunjung, menurut Benyamin, terjadi pada malam menjelang Sabtu dan Minggu.

“Pada Malam Sabtu, rata-rata pengunjung mencapai angka 400-an. Namun, pada Malam Minggu, jumlahnya melesat tajam, kerap menembus kisaran 500 hingga 700 orang,” ujarnya saat dijumpai di lokasi pada Senin, 16 Desember 2025, pukul 21:30 WITA.

​Untuk menikmati keindahan instalasi tematik ini, setiap pengunjung dikenakan kontribusi sebesar Rp. 20.000,00 per individu, tarif tersebut sudah mencakup fasilitas parkir kendaraan.

Benyamin juga menjelaskan bahwa anak-anak yang belum mampu berjalan tidak dikenakan biaya masuk.

​Berkaca pada statistik tahun sebelumnya, animo masyarakat diprediksi akan terus memuncak.

“Berdasarkan pengalaman tahun lalu, total akumulasi pengunjung dalam satu bulan penuh masa operasi mencapai kisaran 15.000 orang,” pungkas Benyamin.

Benyamin mengutarakan, penduduk desa setempat dikecualikan dari kewajiban pembayaran tiket masuk sebagai bentuk apresiasi komunitas.

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim editor

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral Flyer ‘Saya Bukan Wakil Bupati, Saya LSM’, Andi Mahyanto Masda Angkat Bicara

    Viral Flyer ‘Saya Bukan Wakil Bupati, Saya LSM’, Andi Mahyanto Masda Angkat Bicara

    • 0Komentar

    SINJAI, Sulbarupdate.id – Jagat media sosial di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, mendadak riuh oleh beredarnya sebuah desain promosi digital atau flyer yang menampilkan wajah Wakil Bupati Sinjai, Andi Mahyanto Masda. Bukan flyer biasa, unggahan tersebut memicu kontroversi karena memuat tulisan yang cukup menyentil: “Saya Bukan Wakil Bupati, Saya LSM”. Kronologi Viral di Media Sosial Unggahan […]

  • Ribuan Warga Geruduk Kantor DPRD Enrekang Tolak Keras Rencana Tambang Emas

    Ribuan Warga Geruduk Kantor DPRD Enrekang Tolak Keras Rencana Tambang Emas

    • 0Komentar

    Sulsel, Sulbarupdate.id – Ribuan warga dari Kecamatan Cendana, Kabupaten Enrekang, hari ini melancarkan demonstrasi kolosal sebagai bentuk penolakan tegas terhadap rencana eksploitasi tambang emas di wilayah mereka. Gelombang protes melanda tiga lokasi vital yakni Kantor Bupati, kediaman salah satu investor, dan Kantor DPRD Enrekang, Jumat 12 Desember 2025. Aksi massa yang berlangsung sejak pagi ini […]

  • PT. Trinity Palmas Plantation Bantah Limbah Perusahaan Cemari Sungai Budong-Budong

    PT. Trinity Palmas Plantation Bantah Limbah Perusahaan Cemari Sungai Budong-Budong

    • 0Komentar

    Mamuju Tengah, Sulbarupdate.id  – Dugaan pencemaran Sungai Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, yang sempat menjadi perhatian warga akibat perubahan warna air menjadi hitam, dibantah oleh pihak PT Trinity Palmas Plantation. Perusahaan kelapa sawit yang beroperasi di wilayah Tabolang tersebut memastikan perubahan warna air sungai yang terjadi beberapa waktu itu bukan berasal dari limbah […]

  • Kades Bombong Lambe Angkat Bicara Perihak Dugaan Korupsi Program Agroforestry Tahun 2025

    Kades Bombong Lambe Angkat Bicara Perihak Dugaan Korupsi Program Agroforestry Tahun 2025

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Kepala Desa Bombong Lambe, Kecamatan Mamasa, Andri Parerungan, membantah tuduhan terkait dugaan tindak pidana korupsi pada program Penanaman Pola Agroforestry Integrasi dengan Teknik Konservasi Tanah Forest Programme IV Tahun Anggaran 2025. ​Pernyataan ini disampaikan Andri menanggapi sorotan aktivis pemerhati daerah, Marthen Ma’dika, yang menduga adanya potensi kerugian negara hingga ratusan juta rupiah […]

  • SPPG Tabolang Mamuju Tengah Ditutup Imbas Temuan Abon Berulat

    SPPG Tabolang Mamuju Tengah Ditutup Imbas Temuan Abon Berulat

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Mamuju Tengah mengambil langkah tegas dengan menutup operasional dapur Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Tabolang. Keputusan ini diambil menyusul viralnya temuan abon berulat pada menu makanan yang disajikan kepada siswa beberapa waktu lalu. ​Ketua Satgas MBG Mamuju Tengah, Litha Febrianti, mengatakan bahwa saat […]

  • 18 Bulan Perumda Sulbar PT Sibuku Energy Vakum di Tengah Minim PAD

    18 Bulan Perumda Sulbar PT Sibuku Energy Vakum di Tengah Minim PAD

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sebuku Energi Malaqbi, di Sulawesi Barat, disinyalir belum bergerak optimal sejak dibentuk pada 2024 lalu. Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius terhadap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar dalam memberikan ruang dan dukungan bagi perusahaan daerah tersebut untuk menjalankan fungsi bisnisnya. Padahal, keberadaan BUMD semestinya tidak berhenti pada pembentukan badan usaha […]

expand_less