Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Warga Ramai Berburu Takjil di Mamuju Tengah, Pisang Ijo Tetap Primadoana

Warga Ramai Berburu Takjil di Mamuju Tengah, Pisang Ijo Tetap Primadoana

  • account_circle Ruly Syamsil
  • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
  • visibility 196
  • comment 0 komentar

MATENG, Sulbarupdate.id – Berburu menu berbuka puasa atau takjil telah menjadi tradisi tahunan yang tak terpisahkan bagi warga di berbagai daerah selama bulan suci Ramadan.

Di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, sejumlah titik keramaian mulai dipadati warga yang mencari penganan berbuka sejak sore hari.

​Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas jual-beli takjil tersebar di beberapa titik strategis di wilayah Topoyo dan Tobadak.

Area yang menjadi pusat perhatian warga antara lain sekitar Tugu Benteng Tobadak – Kota Terpadu Mandiri (KTM), serta di sepanjang jalur dua Jalan Trans-Sulawesi, Kota Topoyo.

​Namun, dari sekian banyak titik yang ada, kawasan di sekitar Masjid Raya Nurul Hidayah Topoyo—tepatnya di belakang gedung Bank BPD Sulselbar—menjadi lokasi yang paling ramai dikunjungi masyarakat.

​Keberagaman menu menjadi alasan utama warga memilih lokasi ini. Nia (41), salah seorang ibu rumah tangga setempat, mengaku rutin berbelanja di kawasan Masjid Raya karena variasi menu yang ditawarkan sangat lengkap, mulai dari camilan hingga makanan berat.

​”Di sini lengkap, bukan hanya beragam jenis kue dan minuman, tapi juga ada lauk-pauk untuk makan berat,” ujar Nia kepada Sulbarupdate.id, Kamis (19/2/2026).

​Selain karena dekat dengan kediamannya, Nia menilai harga yang dipatok para pedagang masih sangat terjangkau dengan kualitas rasa yang segar.

“Sore ini saya beli onde-onde, bolu pecak, dan pisang ijo. Tapi yang wajib dan tidak boleh ketinggalan itu risol berbagai varian, saya suka sekali,” tambahnya.

Primadona Kuliner Tradisional

​Senada dengan Nia, warga Topoyo lainnya, Ranno (43), memilih lokasi tersebut karena konsistensi para pedagang dalam menyediakan kue-kue tradisional.

Sejak lapak takjil di kawasan tersebut dibuka, ia hampir selalu menyempatkan diri mampir sebelum waktu berbuka.

​”Kue kesukaan saya itu katiri sallak, dan di sini selalu ada. Selain itu saya cari onde-onde, es buah, dan gorengan seperti risol,” ungkap Ranno.

​Kehadiran pasar takjil musiman ini tidak hanya membantu memudahkan warga dalam menyiapkan hidangan berbuka, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi bagi pelaku UMKM di Mamuju Tengah selama bulan Ramadan.(*)

  • Penulis: Ruly Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • HMI STIKes BBM Desak Pemkab Majene Evaluasi Total Puskesmas Sendana I

    HMI STIKes BBM Desak Pemkab Majene Evaluasi Total Puskesmas Sendana I

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Polemik internal yang melanda Puskesmas Sendana I, Kabupaten Majene, memicu sorotan tajam dari berbagai pihak. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat setempat. ​Merespons situasi tersebut, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat STIKes Bina Bangsa Majene (BBM) mendesak pemerintah daerah dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Majene untuk segera melakukan evaluasi […]

  • Viral! Sepasang Kekasih di Mamasa Ucap Janji Suci di Ruang Perawatan RS

    Viral! Sepasang Kekasih di Mamasa Ucap Janji Suci di Ruang Perawatan RS

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id– Sebuah pemandangan mengharukan sekaligus luar biasa menggemparkan jagat media sosial di Kabupaten Mamasa Sulawesi Barat. Demi membuktikan bahwa cinta tak mengenal batas kondisi, sepasang kekasih memilih untuk melangsungkan pemberkatan nikah di dalam ruang perawatan Rumah Sakit Banua Mamase (RSBM), Kabupaten Mamasa, Selasa (13/1/2026). Momen sakral tersebut menjadi perbincangan hangat setelah akun Facebook Mamasa.id […]

  • Adaptif dan Profesional, UPTD Samsat Polman Ikuti Webinar Layanan Kepegawaian BKPSDM Sulbar

    Adaptif dan Profesional, UPTD Samsat Polman Ikuti Webinar Layanan Kepegawaian BKPSDM Sulbar

    • 0Komentar

    Polman, Sulbarupdate.id — UPTD Pelayanan Pajak Polewali Mandar (Polman), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya aparatur yang adaptif dan profesional. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan UPTD Samsat Polman dalam Webinar Layanan Kepegawaian yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi […]

  • SK 368 PPPK Nakes di Mamuju Tengah Resmi Diperpanjang Hingga 2028

    SK 368 PPPK Nakes di Mamuju Tengah Resmi Diperpanjang Hingga 2028

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, secara resmi memperpanjang masa kerja ratusan tenaga kesehatan(Nakes) hingga tahun 2028 mendatang. Berjumlah 368 Nakes berstatus Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) resmi menerima surat keputusan (SK) perpanjangan kontrak di Kantor Bupati Mamuju Tengah, Kamis (7/5/2026). SK itu diserahkan langsung Bupati Mateng, H. Arsal […]

  • Diduga Dianiaya Mertua Saat Jemput Anak, Wanita di Mamasa Lapor Polisi

    Diduga Dianiaya Mertua Saat Jemput Anak, Wanita di Mamasa Lapor Polisi

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kasus dugaan penganiayaan dalam lingkup keluarga terjadi di Dusun Tusan, Desa Tondok Bakaru, Kecamatan Mamasa. Seorang perempuan bernama Wahyuni Wulan Dari melaporkan mertuanya sendiri ke pihak berwajib atas dugaan tindak kekerasan fisik. Kronologi Kejadian Peristiwa tersebut bermula pada Rabu (24/4/2024), saat korban mendatangi kediaman mertuanya dengan maksud menjemput sang anak yang sebelumnya […]

  • Anggaran Nihil, Hutan Lindung Tandeallo Majene Marak Dijarah Pembalak Liar

    Anggaran Nihil, Hutan Lindung Tandeallo Majene Marak Dijarah Pembalak Liar

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Kondisi hutan lindung di Desa Tandeallo, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, kini berada dalam titik kritis. Praktik pembalakan liar (illegal logging) dilaporkan kian masif, sementara otoritas pengawasan mengaku lumpuh total akibat kendala operasional. Unit Pelaksana Teknis Daerah Kesatuan Pengelolaan Hutan (UPTD KPH) Majene menyatakan tidak berdaya membendung aksi penjarahan tersebut. Kepala UPTD KPH […]

expand_less