Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Usut Polemik TPA Salurano, GAMKI Mamasa Dorong DPRD Bentuk Tim Investigasi Independen

Usut Polemik TPA Salurano, GAMKI Mamasa Dorong DPRD Bentuk Tim Investigasi Independen

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Jum, 24 Jul 2026
  • visibility 337
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id — Ketegangan masyarakat terkait penolakan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah di Desa Salurano, Kecamatan Tandukalua, Kabupaten Mamasa menuai perhatian dari Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Mamasa.

Ketua DPC GAMKI Mamasa, Yustianto Tallulembang, mengusulkan agar DPRD Kabupaten Mamasa segera membentuk Tim Investigasi Independen guna mengurai persoalan secara objektif dan transparan.

​Yustianto menilai, langkah ini krusial untuk mencegah penyelesaian berujung tindakan represif aparat penegak hukum maupun munculnya spekulasi yang memicu polarisasi di tengah masyarakat.

​”Kita jangan terburu-buru saling menyalahkan, apakah masyarakat terdampak yang salah atau pemda. Yang paling penting sekarang adalah membuka semua dokumen dan melihat persoalannya secara utuh,” ujar Yustianto saat memberikan keterangan di Mamasa, Jumat (24/7/2026).

​Ia mendesak agar tim tersebut melakukan audit terbuka terhadap seluruh dokumen legalitas dan teknis pembangunan TPA.

Dokumen yang menjadi sorotan utama meliputi Feasibility Study (FS), Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH), hingga Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

​”Kalau semua dokumen dibuka dan dikaji bersama, masyarakat akan tahu apakah prosesnya sudah sesuai aturan atau ada yang perlu dibenahi. Solusi harus berdasarkan fakta, bukan asumsi,” tegasnya.

​Saat ini, opini publik di Mamasa mulai terbelah antara kelompok yang mendukung dan menolak keberadaan TPA.

Yustianto mengkhawatirkan perdebatan tanpa ujung hanya akan merugikan daerah jika tidak segera diselesaikan melalui kajian yang dapat dipertanggungjawabkan.

​Ia berharap seluruh pihak mengedepankan ruang dialog formal dan mempercayakan kajian kepada tim independen.

​”Tujuan utama tim ini bukan mencari siapa yang salah, melainkan memastikan kebijakan pemerintah daerah diambil berdasarkan data, kajian ilmiah, serta demi kepentingan masyarakat luas,” kata Yustianto.

​Hasil kerja Tim Investigasi Independen tersebut diharapkan dapat menjadi rujukan bersama bagi DPRD, Pemerintah Kabupaten Mamasa, dan masyarakat untuk menentukan nasib operasional TPA ke depan.

Untuk diketahui saat ini akai penolakan TPA masih terus dilakukan oleh sejumlah warga di Salurano.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perjuangan Kristin Dampingi Usaha Ultra Mikro Perempuan di Mamasa

    Perjuangan Kristin Dampingi Usaha Ultra Mikro Perempuan di Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Bagi sebagian besar generasi muda, pekerjaan kerap dipandang sebatas sarana mencari penghasilan.  Namun bagi Kristin Alpenni, seorang Account Officer PNM Mekaar Cabang Mamasa, profesi yang digelutinya saat ini membawa makna yang jauh lebih luas dari sekadar pemenuhan kebutuhan ekonomi. Lulusan perguruan tinggi asal Makassar tahun 2023 tersebut sempat berada di titik krusial […]

  • Pegawai Bank Ditemukan Meninggal dalam Kamar Pondok 3R Majene, Polisi Lakukan Penyelidikan

    Pegawai Bank Ditemukan Meninggal dalam Kamar Pondok 3R Majene, Polisi Lakukan Penyelidikan

    • 0Komentar

    MAJENE-Sulbarupdate.id – Warga Kabupaten Majene digegerkan dengan penemuan seorang wanita berusia 44 tahun yang diketahui merupakan salah satu pegawai bank di Kabupaten Majene dalam kondisi meninggal dunia di kamar nomor 104 Pondok 3R, Jalan Manunggal, Lingkungan Lembang, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Rabu (3/6/2026). Penemuan mayat tersebut langsung mengundang perhatian warga sekitar dan […]

  • KPK OTT Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja Kepuncak Pimpin Bekasi

    KPK OTT Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja Kepuncak Pimpin Bekasi

    • 0Komentar

    Bekasi – Sulbarupdate.id – Dinamika politik Kabupaten Bekasi mencatat kisah unik dua bersaudara, Eka Supria Atmaja dan Asep Surya Atmaja, yang sama-sama berada di lingkaran puncak kekuasaan daerah melalui situasi luar biasa yang menimpa pasangan kepala daerah mereka. Eka Supria Atmaja, kakak kandung Asep Surya Atmaja, mengawali kepemimpinannya sebagai Wakil Bupati Bekasi mendampingi Neneng Hasanah […]

  • BREAKING NEWS:Kebakaran Hutan Terjadi di Depan Kodim 1428/Mamasa

    BREAKING NEWS:Kebakaran Hutan Terjadi di Depan Kodim 1428/Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Kebakaran hutan terjadi di sekitar area Jembatan Tedong-Tedong, tepatnya di depan Kodim 1428/Mamasa, Kelurahan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Sabtu (15/8/2026). Kobaran api yang melanda kawasan tersebut mendapat penanganan langsung dari aparat TNI bersama petugas pemadam kebakaran dan masyarakat setempat.  Mereka bahu-membahu melakukan upaya pemadaman agar api tidak meluas ke area lainnya. […]

  • Ribuan Penerima Manfaat Nikmati Makan Bergizi Gratis di Sumarorong

    Ribuan Penerima Manfaat Nikmati Makan Bergizi Gratis di Sumarorong

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sumarorong Batang Uru, Kabupaten Mamasa, kembali menyalurkan Makanan Bergizi Gratis (MBG) kepada ribuan penerima manfaat. Penyaluran dipusatkan di Aula Tondok Tallu, Kelurahan Sumarorong, Kecamatan Sumarorong, Selasa (8/9/2026). Sebanyak 2.913 penerima manfaat menikmati MBG tersebut. Mulai dari anak sekolah, pendidik, hingga kelompok 3B, yakni balita, ibu hamil, dan […]

  • PSG Pertahankan Takhta Eropa, Taklukkan Arsenal Dalam Final Liga Champions 2026

    PSG Pertahankan Takhta Eropa, Taklukkan Arsenal Dalam Final Liga Champions 2026

    • 0Komentar

    BUDAPEST, SULBARUPDATE.id — Klub Asal Francis, Paris Saint-Germain kembali mengukuhkan dirinya sebagai kekuatan terbesar sepak bola Eropa setelah berhasil menjuarai Liga Champions UEFA 2026. Dalam partai final yang berlangsung di Puskás Aréna, Budapest, PSG menundukkan Arsenal melalui drama adu penalti setelah pertandingan berakhir imbang 1-1 selama 120 menit penuh ketegangan. Keberhasilan sebut membuat PSG mencatat […]

expand_less