Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Warga Pamboang Majene Tolak Keras Operasi Pertambangan PT CIAM

Warga Pamboang Majene Tolak Keras Operasi Pertambangan PT CIAM

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Jum, 12 Des 2025
  • visibility 856
  • comment 0 komentar

Majene, Sulbarupdate.id – Gelombang penolakan keras terhadap kegiatan pertambangan batu oleh PT Cadas Industri Azelia Mekar (PT CIAM) melanda Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

Perseteruan antara korporasi dan masyarakat setempat mencapai klimaks setelah warga, yang didukung oleh berbagai organisasi, secara tegas menuntut penghentian total aktivitas perusahaan.

Pada hari Senin, 9 Desember 2025, eskalasi konflik berujung pada tindakan nyata di lapangan. Setelah menghadiri pertemuan yang difasilitasi dengan pihak PT CIAM, masyarakat Pamboang langsung bergerak untuk melakukan penyegelan dan pemboikotan terhadap lokasi operasional tambang.

Kekecawaan warga muncul dari hasil pertemuan tersebut, di mana terungkap adanya daftar panjang dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh PT CIAM.

Pelanggaran-pelanggaran ini diklaim belum kunjung ditangani atau diperbaiki oleh pihak perusahaan. Pemicu utama kemarahan publik adalah anggapan bahwa PT CIAM telah mengabaikan dan meremehkan lembaga serta otoritas pemerintahan daerah setempat.

“Aksi blokade ini merupakan wujud nyata penolakan kami atas ingkar janji dan rentetan pelanggaran yang terus menerus dipertontonkan oleh PT CIAM,” tegas Dicky Zulkarnaen, salah seorang perwakilan warga.

Sebelum aksi massa terjadi, Pemerintah Daerah (Pemda) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Majene telah merespons desakan publik.

Kedua lembaga ini dikabarkan telah menerbitkan surat resmi yang menginstruksikan penghentian sementara seluruh kegiatan pertambangan di Pamboang, berdasarkan temuan pelanggaran di lapangan.

Namun, yang paling memantik amarah dan menjadi puncak krisis adalah fakta bahwa PT CIAM terbukti masih beraktivitas pada hari Selasa, 10 Desember 2025.

Tindakan melanjutkan operasi ini dianggap sebagai bentuk pembangkangan serius terhadap keputusan legislatif, eksekutif daerah, dan tuntutan murni dari masyarakat Pamboang.(**)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Geruduk Rektorat, Mahasiswa Unsulbar Tagih Janji Kampus Inklusif

    Geruduk Rektorat, Mahasiswa Unsulbar Tagih Janji Kampus Inklusif

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Puluhan mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) yang tergabung dalam aliansi mahasiswa menggelar unjuk rasa di halaman Rektorat, Selasa (5/5/2026). Mereka melayangkan rapor merah terhadap birokrasi kampus, menuntut kebebasan akademik hingga fasilitas pendidikan yang dianggap tidak layak. Dalam aksi tersebut, massa menyoroti lima poin krusial yang dinilai gagal dipenuhi pihak universitas. 1. Kebebasan […]

  • Ini Deretan Harga Sejumlah Bahan Pangan di Mamasa Jelang Ramadhan

    Ini Deretan Harga Sejumlah Bahan Pangan di Mamasa Jelang Ramadhan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Dinas Ketahanan Pangan (Ketapan) Kabupaten Mamasa merilis pantauan harga komoditas pangan terbaru per Senin (16/2/2026). ​Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mamasa, Suriani T. Dellumaja, menyatakan bahwa pemantauan rutin ini dilakukan guna menjamin stabilitas harga dan memastikan ketersediaan stok bagi masyarakat. ​”Kami terus memantau pergerakan harga agar masyarakat mendapatkan informasi akurat. Secara […]

  • Mahasiswa Desak Kejari Majene Usut Dugaan Korupsi di Unsulbar Senilai Rp1,5 Miliar

    Mahasiswa Desak Kejari Majene Usut Dugaan Korupsi di Unsulbar Senilai Rp1,5 Miliar

    • 1Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Sejumlah mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Majene untuk mengusut tuntas dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan kampus. Desakan ini muncul menyusul temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait adanya anggaran belanja tahun 2024 yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. ​Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK, terungkap adanya ketidaksesuaian pada […]

  • Persimaju Mamuju Tahan Imbang UNAHA FC 1-1, Peluang Lolos ke Babak Selanjutnya Masih Terbuka Lebar

    Persimaju Mamuju Tahan Imbang UNAHA FC 1-1, Peluang Lolos ke Babak Selanjutnya Masih Terbuka Lebar

    • 0Komentar

    MAMUJU – Tim Persimaju Mamuju kembali berlaga pada lanjutan Liga 4 Piala Presiden, sore hari ini. Menghadapi UNAHA FC, Persimaju Mamuju berhasil meraih satu poin setelah pertandingan berakhir dengan skor imbang 1-1. Pada awal pertandingan, Persimaju Mamuju sempat tertinggal lebih dulu setelah UNAHA FC berhasil mencetak gol pembuka. Namun, tim kebanggaan masyarakat Mamuju itu mampu […]

  • Perayaan Nataru di Mamasa, Pemprov Sulbar Berbagi dengan Masyarakat

    Perayaan Nataru di Mamasa, Pemprov Sulbar Berbagi dengan Masyarakat

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id- Dalam rangka menyukseskan Perayaan Natal Nasional GMKI (Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia) Pemerintah Daerah dan Masyarakat Mamasa Tahun 2025, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat turut melakukan pemantauan kesiapan acara dan ketersediaan kebutuhan pokok bagi masyarakat. Plt. Karo Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, mendampingi Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S Mengga […]

  • Pengaruh Miras, Pria di Mamuju Tega Aniaya Ayahnya Sendiri Hingga Luka Robek

    Pengaruh Miras, Pria di Mamuju Tega Aniaya Ayahnya Sendiri Hingga Luka Robek

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — Seorang pria berinisial SP (30) tega menganiaya ayah kandungnya sendiri, BC (60), di kediaman mereka di Desa Toabo, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju. Peristiwa tragis ini dipicu lantaran pelaku emosi permintaannya meminta uang ditolak oleh korban. ​Kepada awak media Kapolsek Kalukku, AKP Hadaming, membenarkan adanya peristiwa penganiayaan tersebut. Menurutnya, pihak kepolisian langsung bergerak […]

expand_less