Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju » Tersangka Pencurian DD Rp.388 Juta demi Gaya Hidup di Mamuju Segera Disidang

Tersangka Pencurian DD Rp.388 Juta demi Gaya Hidup di Mamuju Segera Disidang

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
  • visibility 379
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id – Kasus pencurian Dana Desa Tapandullu yang sempat menghebohkan publik Sulawesi Barat memasuki babak baru. Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulbar resmi melimpahkan tersangka AH (42) beserta barang bukti ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamuju pada Selasa (20/1/2026).

Penyerahan Tahap II ini dilakukan setelah berkas perkara pria paruh baya tersebut dinyatakan lengkap atau P21. Meski AH telah mengembalikan seluruh kerugian negara, pihak korps adhyaksa memastikan proses pidana tetap berjalan lurus hingga ke meja hijau.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Mamuju, Andi Muh Dachri, mengonfirmasi bahwa tersangka telah memulangkan uang sebesar Rp388.426.000 yang sebelumnya ia jarah. Namun, sesuai regulasi hukum yang berlaku, iktikad baik tersebut tidak serta-merta menghentikan penuntutan.

“Benar ada pengembalian kerugian sebesar Rp388 juta. Namun, sesuai prosedur, proses hukum tetap berlanjut. Saat ini kami sedang merampungkan surat dakwaan untuk segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Mamuju,” tegas Andi dalam keterangannya Rabu (21/1/2026).

Untuk kepentingan penuntutan, AH kini mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Mamuju sebagai tahanan titipan jaksa selama 20 hari ke depan.

Sebelumnya, aksi kriminal ini bermula pada 16 Juni 2025. AH diketahui telah memantau pergerakan Penjabat (Pj) Kepala Desa Tapandullu, Jumardin, sejak korban berada di Bank Sulselbar Cabang Mamuju untuk mencairkan Dana Desa.

Dengan menggunakan mobil Mitsubishi Expander, tersangka membuntuti kendaraan korban hingga ke sebuah toko listrik di Jalan Diponegoro. Saat situasi dianggap aman dan korban lengah, AH melancarkan aksinya dengan merusak jendela mobil (pecah kaca) dan menggasak uang ratusan juta yang tersimpan di jok tengah.

Berdasarkan hasil penyidikan kepolisian, tindakan nekat AH dipicu oleh tekanan finansial dan pola konsumsi yang tidak sehat. Kasubdit 3 Jatanras Polda Sulbar, Kompol Recky Wijaya, mengungkapkan bahwa pelaku terjerat utang dan ingin memenuhi gaya hidup mewah.

“Motif utamanya adalah impitan ekonomi untuk melunasi utang, namun di sisi lain ada keinginan memenuhi gaya hidup,” ungkap Recky.

Hal ini diperkuat dengan sejumlah barang bukti yang disita petugas. Selain rekaman CCTV, polisi mengamankan ponsel pintar kelas atas seperti Samsung Galaxy Z Fold dan iPhone 12 Pro Max.

Perangkat elektronik mahal tersebut diduga kuat dibeli menggunakan sisa uang hasil curian sebelum akhirnya tersangka tertangkap.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejari Mamuju Sita Rp 1,5 Miliar Hasil Korupsi

    Kejari Mamuju Sita Rp 1,5 Miliar Hasil Korupsi

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id — Sepanjang tahun 2025, Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamuju, catat kinerja signifikan dalam pengembalian aset negara dengan menyita dana hasil tindak pidana korupsi senilai kurang lebih Rp 1,5 miliar. Jumlah tersebut terperinci dari uang pengganti sebesar Rp1.272.262.000, yang ditambah dengan pembayaran denda sejumlah Rp250.000.000, dari berbagai kasus korupsi yang ditangani. Seluruh dana sitaan tersebut […]

  • BBM di Majene Kembali Langka, Antrean Kembali Terjadi di SPBU Muncul

    BBM di Majene Kembali Langka, Antrean Kembali Terjadi di SPBU Muncul

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Persoalan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, kembali menjadi perhatian masyarakat.  Sejumlah warga mengeluhkan antrean di beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Padahal sebelumnya pemerintah daerah bersama PT Pertamina Patra Niaga telah melakukan audiensi dan peninjauan terkait persoalan distribusi BBM. Keluhan tersebut kembali muncul pada Sabtu (26/9/2026). […]

  • PMII Sulbar Kecam Kematian 5 Calon Manajer Koperasi di Pelatihan Kemenhan

    PMII Sulbar Kecam Kematian 5 Calon Manajer Koperasi di Pelatihan Kemenhan

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Sulawesi Barat melayangkan kritik keras dan kecaman mendalam kepada Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. Sorotan tajam ini merespons tragedi tewasnya lima orang calon manajer koperasi dalam kegiatan pelatihan fisik yang diselenggarakan oleh instansi tersebut. PKC PMII Sulbar menilai insiden maut ini sebagai bentuk kelalaian fatal, pelanggaran […]

  • Wujudkan Pelayanan Berkualitas dan Responsif, RSUD Majene Gelar Forum Konsultasi Publik

    Wujudkan Pelayanan Berkualitas dan Responsif, RSUD Majene Gelar Forum Konsultasi Publik

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Majene menggelar Forum Konsultasi Publik sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta memperkuat keterlibatan masyarakat dalam penyelenggaraan layanan publik, Kamis (18/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di aula RSUD Kabupaten Majene tersebut dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, tokoh masyarakat, perwakilan organisasi kemasyarakatan, akademisi, media, serta jajaran […]

  • Wabup Mateng Sambut Positif Kehadiran SMSI di Bumi Lallak Tassisarak

    Wabup Mateng Sambut Positif Kehadiran SMSI di Bumi Lallak Tassisarak

    • 0Komentar

    Mamuju Tengah, Sulbarupdate.id – Wakil Bupati Mamuju Tengah, Dr. Askary Anwar, menyambut positif kehadiran organisasi Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng). Ia menilai, SMSI dapat memberikan warna dan semangat baru bagi perkembangan industri media lokal. ​Hal tersebut disampaikan Askary saat menerima audiensi dari sejumlah pengurus SMSI Mateng di ruang kerjanya pada […]

  • Polisi Buru Kebenaran Skandal Asusila Oknum Guru Madrasah di Polman

    Polisi Buru Kebenaran Skandal Asusila Oknum Guru Madrasah di Polman

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Dunia pendidikan di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) Sulawesi Barat (Sulbar) kini didera kabar memilukan yang mengusik ketenangan warga. Aroma tidak sedap menyeruak dari balik dinding salah satu madrasah di kecamatan di Polman, menyusul adanya dugaan tindakan asusila yang dilakukan oleh seorang oknum guru berinisial A terhadap sejumlah siswanya sendiri. ​Kabar yang semula […]

expand_less