Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » RHL Rp1,6 Miliar di Mamasa Diduga Gagal, Hanya 30 Persen Tanaman Hidup

RHL Rp1,6 Miliar di Mamasa Diduga Gagal, Hanya 30 Persen Tanaman Hidup

  • account_circle Whelson
  • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
  • visibility 561
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Proyek Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) tahun anggaran 2023 yang dikelola Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Sulawesi Barat di Desa Tawalian Timur, Kecamatan Tawalian, Kabupaten Mamasa, kini menuai sorotan tajam.

Program yang menelan anggaran fantastis sekitar Rp1,6 miliar tersebut diduga gagal total dan sarat akan indikasi penyimpangan.

​Berdasarkan pantauan jurnalis di lapangan, tepatnya di Dusun Salulotong pada Rabu (04/02/2026), kondisi tanaman reboisasi tampak memprihatinkan.

Sebagian besar bibit pohon yang ditanam tidak berkembang, bahkan banyak yang sudah mati. Estimasi di lapangan menunjukkan tingkat keberhasilan tumbuh tanaman hanya berkisar di angka 30 persen.

​Adapun jenis tanaman yang dialokasikan dalam proyek ini meliputi bibit Alpukat, Suren, dan Kayu Jati. Namun, alih-alih menghijaukan lahan, area RHL tersebut justru terlihat gersang tanpa perawatan yang memadai.

​”Kebanyakan gagal, Pak. Kita bisa lihat sendiri di sini, banyak sekali tanaman yang mati dan tidak tumbuh,” ujar salah seorang warga setempat yang ditemui di lokasi RHL, Rabu siang.

​Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Desa Tawalian Timur, Saulinggi, mengatakan, pengerjaan proyek tersebut dilakukan secara berkelompok. Ia tidak menampik bahwa persentase keberhasilan tumbuh tanaman memang jauh dari target.

​”Yang mengerjakan adalah kelompok. Silakan tanyakan langsung kepada kelompoknya atau fasilitatornya,” ujar Saulinggi saat dikonfirmasi.

​Terkait efektivitas anggaran, Saulinggi membenarkan nilai proyek tersebut mencapai miliaran rupiah, meski ia mengakui hasilnya tidak optimal.

“Kayaknya memang ada sekian persen saja yang tumbuh, tidak sampai 70 persen. Anggarannya sekitar itu, Rp1,6 miliar,” pungkasnya singkat.

​Hingga berita ini diterbitkan, pihak BPDAS Sulawesi Barat belum memberikan penjelasan resmi terkait rendahnya tingkat keberhasilan proyek RHL di Tawalian Timur tersebut.

Upaya konfirmasi masih terus dilakukan guna mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai mekanisme pengawasan dan evaluasi anggaran.

​Kegagalan proyek ini memicu desakan agar Aparat Penegak Hukum (APH) segera turun tangan melakukan audit dan investigasi. Mengingat besarnya anggaran negara yang dikucurkan, patut diduga adanya unsur kelalaian atau praktik korupsi dalam pelaksanaan reboisasi tersebut.(*)

  • Penulis: Whelson
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejumlah ASN Mamuju Tengah Disorot, Bersantai Saat Upacara HUT RI ke-81 Berlangsung

    Sejumlah ASN Mamuju Tengah Disorot, Bersantai Saat Upacara HUT RI ke-81 Berlangsung

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Senin (17/8/2026), diwarnai pemandangan sejumlah aparatur sipil negara (ASN) yang menjadi sorotan. Saat upacara berlangsung, sejumlah ASN tampak tidak berada di barisan peserta. Mereka terlihat memilih berteduh di sejumlah titik di sekitar lokasi upacara, mulai […]

  • Minibus Hantam Dua Rumah di Majene, Dua Orang Terluka

    Minibus Hantam Dua Rumah di Majene, Dua Orang Terluka

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id  — Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Poros Majene–Mamuju, tepatnya di Lingkungan Passarang, Kelurahan Totoli, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat pada Minggu dini hari (3/5/2026) sekitar pukul 02.20 WITA. Insiden tersebut melibatkan satu unit minibus Daihatsu Sigra berwarna silver dengan nomor polisi DD 1544 MS. Kendaraan tersebut dikemudikan oleh Fattoni (29), warga Dusun […]

  • Kepala Kesbangpol Sulbar: Kerukunan Umat dan Sinergi Kunci Stabilitas Daerah

    Kepala Kesbangpol Sulbar: Kerukunan Umat dan Sinergi Kunci Stabilitas Daerah

    • 0Komentar

    Pasangkayu, Sulbarupdate.id – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat, Muh. Darwis Damir, menghadiri Upacara Peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) ke-80 Tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Bupati Kabupaten Pasangkayu, Sabtu 3 Januari 2026. Upacara tersebut mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”, […]

  • Kadis Dukcapil Sulbar Ditahan, Gubernur Tunjuk Utari Sagena sebagai Plh

    Kadis Dukcapil Sulbar Ditahan, Gubernur Tunjuk Utari Sagena sebagai Plh

    • 0Komentar

    MAMUJU,Sulbarupdate.id – Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, menunjuk Utari Sagena yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi Sulawesi Barat sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Dukcapil Pemprov Sulbar. Penunjukan tersebut dilakukan menyusul Kepala Dinas Dukcapil Sulbar, Muhammad Ilham Borahima, yang resmi ditahan oleh Kejaksaan Negeri Polewali Mandar pada Kamis, 18 […]

  • Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Selatan Polewali Mandar, Warga Majene Berhamburan Keluar Rumah

    Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Selatan Polewali Mandar, Warga Majene Berhamburan Keluar Rumah

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Gempa bumi dengan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah Sulawesi Barat pada Kamis (9/7/2026) pukul 08.09 WIB atau sekitar 09.09 WITA. Sejumlah masyarakat di Kabupaten Majene Sulawesi Barat, panik dan berhamburan keluar rumah. Berdasarkan informasi awal dari BMKG, gempa tersebut berpusat di 3,78 Lintang Selatan dan 119,02 Bujur Timur, atau sekitar 50 kilometer di […]

  • Pemkesra Pemprov Sulbar Laksanakan Pelatihan Imam dan Khatib di Polman

    Pemkesra Pemprov Sulbar Laksanakan Pelatihan Imam dan Khatib di Polman

    • 0Komentar

    Polewali Mandar, Sulbarupdate.id – Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat mengelola pelaksanaan Kegiatan Pelatihan Imam dan Khatib yang digelar pada Jumat, 13 Maret 2026, di Hotel Al Ikhlas, Kabupaten Polewali Mandar. Kegiatan ini merupakan program pembinaan keagamaan yang ditujukan untuk meningkatkan kapasitas imam dan khatib agar semakin cakap memimpin ibadah, menyampaikan khutbah yang menyejukkan, serta […]

expand_less