Breaking News
light_mode
Beranda » Advertorial » Soal Penertiban PKL di Majene, PUPR Minta Data Pedagang Diperjelas

Soal Penertiban PKL di Majene, PUPR Minta Data Pedagang Diperjelas

  • account_circle Juita
  • calendar_month Rab, 26 Agu 2026
  • visibility 120
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Majene terus mematangkan langkah penertiban dan pembinaan Pedagang Kaki Lima (PKL) sebagai bagian dari upaya menata wajah kota Kabupaten Majene agar lebih tertib, rapi, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Pembahasan teknis penertiban dan pembinaan PKL digelar di Aula Masiga, Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah (UKM), Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Majene, Rabu (26/8/2026).

Rapat tersebut dihadiri sejumlah unsur pemerintah dan aparat terkait, di antaranya Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Majene Nahdlah Bachyt Fattah, Kepala Bidang PSDA DPUPR Majene Syamsul Maarif, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Albar Mustar, Kepala Dinas Perhubungan M. Djazuli Muchtar, Kabid Darat Karyanto, Kapolsek Banggae Hasbi, Satpol PP Rudi, Camat Banggae Timur Muhammad Imran Kadir, Sekcam Banggae Alpian, serta unsur Perkimtan Amin.

Rapat dibuka langsung oleh Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Majene, Nahdlah Bachyt Fattah.

Dalam arahannya, Nahdlah menekankan pentingnya mengedepankan pendekatan humanis dalam pelaksanaan penertiban PKL. Menurutnya, penataan tidak semata-mata dilakukan dengan tindakan penertiban, tetapi juga harus memperhatikan kondisi dan keberlangsungan usaha masyarakat.

Ia meminta seluruh instansi yang terlibat agar dapat menjalankan tugas secara persuasif dan menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Kalau besok melakukan penertiban bersama Wakil Bupati Majene, kita harus mengedepankan cara-cara yang humanis,” tegasnya.

Nahdlah juga memberikan penekanan kepada Dinas PUPR Majene terkait temuan di lapangan, khususnya apabila terdapat tempat atau lapak penjualan yang dalam kondisi kosong maupun tidak terbuka.

Ia mencontohkan lokasi penjualan bensin yang tidak sedang beroperasi. Menurutnya, apabila ditemukan kondisi seperti itu dalam proses penertiban, koordinasi perlu dilakukan terlebih dahulu dengan pihak Dinas PUPR agar langkah yang diambil tidak menimbulkan persoalan di lapangan.

“Kalau besok ditemukan penjualan yang kosong atau tidak terbuka, misalnya penjualan bensin, tolong ditertibkan dulu di Kantor PUPR,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang PSDA DPUPR Majene, Syamsul Maarif, meminta agar mekanisme pengangkutan atau pemindahan barang milik pedagang memiliki dasar dan pendataan yang jelas.

Syamsul meminta kepada Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Majene untuk membuat surat pernyataan resmi terkait pengangkutan barang atau perlengkapan dagangan milik PKL.

Menurutnya, kejelasan administrasi dan pendataan sangat penting agar setiap barang milik pedagang yang diangkut atau dipindahkan dapat dipertanggungjawabkan serta tidak menimbulkan kesalahpahaman antarpihak.

“Kami meminta kepada Ibu Kadis Diskopdagrin untuk membuat surat pernyataan resmi terkait pengangkutan barang penjualan para pedagang. Tolong juga didata, supaya tidak ada kesalahpahaman dan Dinas PUPR Majene tidak disalahkan nantinya,” kata Syamsul.

Ia menegaskan, koordinasi antarinstansi menjadi hal penting dalam pelaksanaan penertiban. Setiap unsur yang turun ke lapangan diharapkan memahami tugas dan kewenangannya masing-masing sehingga proses penataan dapat berjalan tertib dan sesuai ketentuan.

Penertiban PKL sendiri menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Majene dalam menciptakan ruang publik yang lebih tertata. Di sisi lain, pembinaan terhadap pedagang tetap diperlukan agar masyarakat yang menggantungkan hidup dari aktivitas perdagangan informal tetap mendapatkan perhatian dari pemerintah.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, Satpol PP, kecamatan, serta perangkat daerah teknis, penataan PKL diharapkan tidak hanya menghasilkan lingkungan yang lebih tertib, tetapi juga dapat memberikan solusi yang berkelanjutan bagi para pedagang.

Pemerintah Kabupaten Majene pun diharapkan dapat memastikan bahwa pelaksanaan penertiban berjalan secara terukur, transparan, humanis, dan tetap mengedepankan komunikasi dengan masyarakat.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menata Kabupaten Majene agar semakin tertib, bersih, aman, nyaman, dan memiliki ruang publik yang dapat digunakan secara baik oleh seluruh masyarakat.(*) 

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • 19 Tenaga Honorer Biro Organisasi Setda Sulbar Diangkat PPPK Paruh Waktu

    19 Tenaga Honorer Biro Organisasi Setda Sulbar Diangkat PPPK Paruh Waktu

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Sebanyak 19 tenaga honorer Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) diangkat jadi PPPK paruh waktu. Pelantikan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, tentang PPPK Paruh Waktu Lingkup Pemprov Sulbar, di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulbar, Senin, 22 Desember 2025. Acara Penyerahan SK tersebut menandakan bahwa sebanyak 4.179 […]

  • Pemkab Mamasa Salurkan 15 Ribu Benih Ikan dan Pupuk di Tawalian

    Pemkab Mamasa Salurkan 15 Ribu Benih Ikan dan Pupuk di Tawalian

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamasa resmi meluncurkan Program Bantuan Benih Ikan Nila dan Ikan Mas Tahun Anggaran 2026. Agenda peluncuran ini ditandai dengan penyerahan bantuan secara langsung kepada kelompok tani di Dusun Pallu, Kelurahan Tawalian, Kecamatan Tawalian, Rabu (18/2/2026). ​Melalui Dinas Perikanan, pemerintah menyalurkan sedikitnya 15.000 bibit ikan yang menyasar tiga kelompok budidaya. Diantarnya, […]

  • Tanpa Biaya Tambahan, DPMPTSP Sulbar Komitmen Tingkatkan Kualitas Konsultasi dan Pengaduan Perizinan

    Tanpa Biaya Tambahan, DPMPTSP Sulbar Komitmen Tingkatkan Kualitas Konsultasi dan Pengaduan Perizinan

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Dalam rangka pengoptimalan pelayanan perizinan serta pelayanan pengaduan pada ruang pelayanan dan back office pengaduan, Tim Kerja Penyediaan dan Pengelolaan Layanan Konsultasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko DPMPTSP Provinsi Sulbar melaksanakan rapat internal pada Senin, 9 Februari 2026, bertempat di Ruang Rapat Kantor DPMPTSP Sulbar. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Dinas, Almes […]

  • Survei Indikator: Kejaksaan Agung Menjadi Lembaga Paling Dipercaya Publik, Tertinggi 2 Tahun Terakhir

    Survei Indikator: Kejaksaan Agung Menjadi Lembaga Paling Dipercaya Publik, Tertinggi 2 Tahun Terakhir

    • 0Komentar

    JAKARTA, SULBARUPDATE.ID – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengukuhkan posisinya sebagai lembaga penegak hukum yang paling dipercaya oleh masyarakat Indonesia berdasarkan survei nasional Indikator Politik Indonesia periode 15-21 Januari 2026. Dalam survei tersebut, tingkat kepercayaan publik terhadap Korps Adhyaksa ini mencapai angka tertinggi dalam dua tahun terakhir, mencapai 80 persen. Angka tersebut melampaui lembaga hukum lainnya seperti […]

  • Desil Warga Majene Mendadak Naik, Kadis Sosial: Data DTSEN Bersifat Dinamis dan Diperbarui Pusat

    Desil Warga Majene Mendadak Naik, Kadis Sosial: Data DTSEN Bersifat Dinamis dan Diperbarui Pusat

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Polemik perubahan desil kesejahteraan warga di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, menjadi sorotan publik. Sejumlah warga mempertanyakan perubahan posisi desil dalam data sosial ekonomi yang berdampak pada penilaian kondisi kesejahteraan serta akses terhadap berbagai program bantuan sosial. Menanggapi persoalan tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Majene, Najibah B Fattah, menjelaskan bahwa perubahan desil bukan […]

  • Arwin Rahman: Pancasila Tetap Menjadi Kompas Bangsa di Tengah Tantangan Zaman

    Arwin Rahman: Pancasila Tetap Menjadi Kompas Bangsa di Tengah Tantangan Zaman

    • 0Komentar

    MAMASA, SULBARUPDATE.id — Memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mamasa, Arwin Rahman, mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum ini sebagai sarana memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Menurut Arwin Rahman, Pancasila bukan sekadar dasar negara, melainkan panduan moral dan pedoman hidup yang […]

expand_less