Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Bupati Mamasa Tinjau Longsor di Tabulahan, Dua Alat Berat Segera Dimobilisasi ke Lokasi

Bupati Mamasa Tinjau Longsor di Tabulahan, Dua Alat Berat Segera Dimobilisasi ke Lokasi

  • account_circle Tim Reporter Sulbarupdate
  • calendar_month Ming, 7 Des 2025
  • visibility 669
  • comment 0 komentar

Mamasa, Sulbarupdate.id – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, menunjukkan respons tanggap dengan meninjau langsung lokasi bencana tanah longsor yang masif di Desa Periangan, Kecamatan Tabulahan, pada Minggu, 7 Desember 2025.

Melihat skala kerusakan dan material longsor yang signifikan, Welem Sambolangi segera menginstruksikan mobilisasi dua unit alat berat guna mempercepat pembersihan material dan pembukaan kembali akses jalan yang krusial.

Welem membenarkan bahwa insiden tanah longsor ini telah mengakibatkan terisolasinya lima desa di Kecamatan Tabulahan, sebuah kondisi yang memerlukan penanganan segera.

Atas dasar urgensi tersebut, Bupati Mamasa langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk menilai tingkat keparahan bencana.

“Material longsor ini didominasi oleh batu-batu berukuran besar, sehingga proses pembukaan kembali akses jalan diperkirakan akan memakan waktu yang tidak sebentar,” ujar Welem Sambolangi.

Untuk mengatasi hambatan tersebut, Welem akan mengerahkan satu unit alat berat dari Balai Besar dan satu unit tambahan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Mamasa.

“Kami berharap alat berat dari Balai sudah dapat diturunkan besok, dan kami juga berupaya mencari satu unit alat lagi untuk mendukung operasi ini,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Lima desa di Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, kini berada dalam situasi keterisolasian yang kian memprihatinkan.

Selama dua pekan terakhir, akses vital menuju desa-desa tersebut terputus total sejak Jumat, 21 November 2025, menyusul hantaman bencana longsor hebat.

Ironisnya, hingga saat berita ini dimuat, belum terlihat adanya intervensi signifikan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Mamasa untuk menyingkirkan material longsor.

Dampaknya adalah kesulitan akut yang dialami warga dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Desa-desa yang mengalami dampak terparah meliputi Periangan, Tabulahan, Saluleang, Peu, Gandang Dewata, dan Salubakka.

Jalur utama yang menjadi urat nadi penghubung wilayah ini, yakni poros Tampakkurra–Tabulahan, tepatnya di titik Desa Periangan, tertimbun secara masif oleh material longsor, yang didominasi oleh bongkahan batu berukuran besar.

  • Penulis: Tim Reporter Sulbarupdate
  • Editor: Tim editor

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pangale Jadi Lumbung Padi, Askary Tekankan Skala Prioritas di Musrenbang 2026

    Pangale Jadi Lumbung Padi, Askary Tekankan Skala Prioritas di Musrenbang 2026

    • 0Komentar

    Mamuju Tengah, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) kembali menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan di Kecamatan Pangale, Selasa (10/2/2026). Forum ini menjadi titik krusial mengingat Pangale merupakan penyumbang utama sektor pangan di Bumi Manakarra Bolane. ​Musrenbang ketiga ini mengusung tema besar, “Akselerasi Transformasi Ekonomi Melalui Hilirisasi, Pertanian, dan Penguatan Kualitas SDM yang […]

  • Satu Tahun Pemerintahan SDK-JSM, Arah Pembangunan Pariwisata dan Ekraf Makin Terstruktur   

    Satu Tahun Pemerintahan SDK-JSM, Arah Pembangunan Pariwisata dan Ekraf Makin Terstruktur  

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menyelenggarakan kegiatan buka puasa bersama yang sekaligus menjadi momentum refleksi satu tahun kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (SDK–JSM). Acara tersebut berlangsung di Masjid Raya Suada Mamuju pada Jumat, 20 Februari 2026. Dalam suasana Ramadan yang sarat makna dan kekhusyukan, Suhardi Duka mengajak seluruh […]

  • Demonstran Desak Mentri Keuangan Copot Kepala KPP Pratama Mamuju Atas Dugaan Pungli

    Demonstran Desak Mentri Keuangan Copot Kepala KPP Pratama Mamuju Atas Dugaan Pungli

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Mamuju kembali menjadi sasaran demonstrasi oleh Aliansi Mahasiswa Mamuju (AMM) pada Selasa, 16 Desember 2025. Aksi yang telah memasuki kali keempat ini menuntut penindakan tegas atas dugaan praktik pungutan liar (pungli) serta pemeriksaan pajak yang dinilai tidak profesional dan tidak berkeadilan terhadap Wajib Pajak (WP) di wilayah […]

  • Terduga Pelaku Tabrak Lari di Mamuju Berhasil Diringkus Polisi

    Terduga Pelaku Tabrak Lari di Mamuju Berhasil Diringkus Polisi

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Tim Patroli Motor (Patmor) Satuan Samapta Polresta Mamuju berhasil mengamankan seorang pria terduga pelaku tabrak lari pada Selasa malam, 21 April 2026. Pelaku diringkus setelah sempat berusaha melarikan diri dan bersembunyi dari kejaran petugas. ​Insiden bermula saat Tim Patmor tengah melakukan patroli rutin untuk menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polresta Mamuju. […]

  • Warga Pamboang Majene Tolak Keras Operasi Pertambangan PT CIAM

    Warga Pamboang Majene Tolak Keras Operasi Pertambangan PT CIAM

    • 0Komentar

    Majene, Sulbarupdate.id – Gelombang penolakan keras terhadap kegiatan pertambangan batu oleh PT Cadas Industri Azelia Mekar (PT CIAM) melanda Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Perseteruan antara korporasi dan masyarakat setempat mencapai klimaks setelah warga, yang didukung oleh berbagai organisasi, secara tegas menuntut penghentian total aktivitas perusahaan. Pada hari Senin, 9 Desember 2025, eskalasi konflik […]

  • Gara-gara Musik Kencang, Dua Tetangga di Majene Nyaris Adu Jotos

    Gara-gara Musik Kencang, Dua Tetangga di Majene Nyaris Adu Jotos

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Ketenangan warga di Lingkungan Battayang, Kelurahan Banggae, Kabupaten Majene, sempat terusik akibat perselisihan antar tetangga pada Selasa (12/5/2026). Masalah sepele berupa volume musik yang terlalu keras nyaris memicu konflik besar sebelum akhirnya berhasil diredam melalui pendekatan problem solving oleh kepolisian setempat. ​Insiden ini bermula saat warga berinisial E (Pihak I) melayangkan teguran […]

expand_less