Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Bupati Mamasa Tinjau Longsor di Tabulahan, Dua Alat Berat Segera Dimobilisasi ke Lokasi

Bupati Mamasa Tinjau Longsor di Tabulahan, Dua Alat Berat Segera Dimobilisasi ke Lokasi

  • account_circle Tim Reporter Sulbarupdate
  • calendar_month Ming, 7 Des 2025
  • visibility 1.011
  • comment 0 komentar

Mamasa, Sulbarupdate.id – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, menunjukkan respons tanggap dengan meninjau langsung lokasi bencana tanah longsor yang masif di Desa Periangan, Kecamatan Tabulahan, pada Minggu, 7 Desember 2025.

Melihat skala kerusakan dan material longsor yang signifikan, Welem Sambolangi segera menginstruksikan mobilisasi dua unit alat berat guna mempercepat pembersihan material dan pembukaan kembali akses jalan yang krusial.

Welem membenarkan bahwa insiden tanah longsor ini telah mengakibatkan terisolasinya lima desa di Kecamatan Tabulahan, sebuah kondisi yang memerlukan penanganan segera.

Atas dasar urgensi tersebut, Bupati Mamasa langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk menilai tingkat keparahan bencana.

“Material longsor ini didominasi oleh batu-batu berukuran besar, sehingga proses pembukaan kembali akses jalan diperkirakan akan memakan waktu yang tidak sebentar,” ujar Welem Sambolangi.

Untuk mengatasi hambatan tersebut, Welem akan mengerahkan satu unit alat berat dari Balai Besar dan satu unit tambahan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Mamasa.

“Kami berharap alat berat dari Balai sudah dapat diturunkan besok, dan kami juga berupaya mencari satu unit alat lagi untuk mendukung operasi ini,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Lima desa di Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, kini berada dalam situasi keterisolasian yang kian memprihatinkan.

Selama dua pekan terakhir, akses vital menuju desa-desa tersebut terputus total sejak Jumat, 21 November 2025, menyusul hantaman bencana longsor hebat.

Ironisnya, hingga saat berita ini dimuat, belum terlihat adanya intervensi signifikan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Mamasa untuk menyingkirkan material longsor.

Dampaknya adalah kesulitan akut yang dialami warga dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Desa-desa yang mengalami dampak terparah meliputi Periangan, Tabulahan, Saluleang, Peu, Gandang Dewata, dan Salubakka.

Jalur utama yang menjadi urat nadi penghubung wilayah ini, yakni poros Tampakkurra–Tabulahan, tepatnya di titik Desa Periangan, tertimbun secara masif oleh material longsor, yang didominasi oleh bongkahan batu berukuran besar.

  • Penulis: Tim Reporter Sulbarupdate
  • Editor: Tim editor

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPJS dan BPMS GTM Perpanjang Kerja Sama, 4.733 Warga Dilindungi

    BPJS dan BPMS GTM Perpanjang Kerja Sama, 4.733 Warga Dilindungi

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Polewali Mamasa resmi memperpanjang Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Pekerja Majelis Sinode Gereja Toraja Mamasa (BPMS GTM). Langkah ini diambil guna menjamin keberlanjutan perlindungan jaminan sosial bagi ribuan pekerja lintas gereja di bawah naungan GTM. Dalam laporannya, Melania memaparkan bahwa sinergi yang terjalin sejak Februari 2023 hingga Desember […]

  • BREAKING NEWS: Diterjang Angin Kencang, Satu Rumah Warga di Mamuju Tengah Rusak

    BREAKING NEWS: Diterjang Angin Kencang, Satu Rumah Warga di Mamuju Tengah Rusak

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Cuaca ekstrem berupa angin kencang melanda wilayah Dusun Mess, Desa Babana, Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) pada Rabu (21/1/2026). Insiden ini mengakibatkan satu unit rumah milik warga dilaporkan mengalami kerusakan. Menurut informasi yang dihimpun, terjangan angin kencang tersebut terjadi secara tiba-tiba dan langsung menyasar pemukiman warga. Meski sempat menimbulkan kekhawatiran […]

  • Indikasi Pupuk Gratis Dijual, DPRD Mamasa Desak Pemda Lakukan Evaluasi Teknis

    Indikasi Pupuk Gratis Dijual, DPRD Mamasa Desak Pemda Lakukan Evaluasi Teknis

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Program pupuk gratis Pemerintah Kabupaten Mamasa tahun anggaran 2025 menyisakan catatan kritis. Meski bertujuan mendongkrak produktivitas pertanian, program ini diwarnai indikasi kebocoran berupa proses administrasi yang sulit hingga praktik jual beli pupuk oleh oknum penerima manfaat dan kelompok tani. Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mamasa, Arwin Rahman, mendesak Pemerintah Daerah […]

  • Tragedi Berdarah di Mateng, Seorang Pria Tega Bunuh Istrinya Hingga Anak Ikut Korban

    Tragedi Berdarah di Mateng, Seorang Pria Tega Bunuh Istrinya Hingga Anak Ikut Korban

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH – Sulbarupdate.id – Peristiwa berdarah kembali terjadi di Mamuju Tengah (Mateng) Sulawesi Barat (Sulbar). Peristiwa itu terjadi di Dusun Manurung, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, pada Rabu (3/6/2026) dini hari sekitar pukul 04.00 Wita.  Korban ditemukan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) dengan luka tebasan di leher. Sementara […]

  • Murdanil: Pentingnya Penguatan Seluruh Tahapan dalam Penerapan SPM

    Murdanil: Pentingnya Penguatan Seluruh Tahapan dalam Penerapan SPM

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – Plt. Kepala Biro Pemkesra Setda Provinsi SulawesiBarat, Murdanil, menegaskan pentingnya penguatan seluruh tahapan dalam penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM), khususnya pada aspek pendataan dan perhitungan kebutuhan, sebagaimana hasil Rapat Koordinasi Penerapan SPM Provinsi Sulawesi Barat yang dilaksanakan di ruang rapat Kantor Biro Pemkesra Kamis (18/12/2025). Murdanil menyampaikan bahwa penerapan SPM tidak […]

  • Warga Sugihwaras Geruduk Polres Polman, Desak Penangkapan Terduga Predator Anak

    Warga Sugihwaras Geruduk Polres Polman, Desak Penangkapan Terduga Predator Anak

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Puluhan warga Desa Sugihwaras, Kecamatan Wonomulyo, mendatangi Mapolres Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, pada Jumat (30/1/2026) sore. Kedatangan massa bertujuan mendesak pihak kepolisian untuk segera mengamankan seorang pria berinisial IW (50), terduga pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur. Dalam aksi tersebut, warga membentangkan spanduk bertuliskan tuntutan agar polisi tidak mengulur waktu […]

expand_less