Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Memori Kolektif di Manakarra, Last Child Hipnotis Ribuan Pasang Mata

Memori Kolektif di Manakarra, Last Child Hipnotis Ribuan Pasang Mata

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
  • visibility 484
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id – Stadion Manakarra Mamuju, menjadi saksi bisu atas sebuah perhelatan musikalitas yang monumental pada Sabtu malam, 17 Januari 2026.

Grup band papan atas, Last Child, sukses menghentak panggung Sulawesi Barat dalam sebuah konser spektakuler yang mengumpulkan tidak kurang dari 6.000 penonton, menjadikannya salah satu gelaran hiburan dengan eskalasi massa terbesar dalam sejarah Kota Mamuju.

Simfoni Nostalgia dan Antusiasme Publik
Sejak petang hari, gelombang penggemar telah memadati area stadion guna mengamankan posisi terbaik.

Atmosfer hangat mulai terbangun kala jajaran musisi lokal tampil sebagai pembuka, memberikan stimulasi energi bagi audiens sebelum sang primadona panggung mengambil alih kendali.

Membawakan repertoar lagu-lagu hits yang sarat akan narasi emosional, Last Child berhasil menciptakan sinergi magis dengan penonton.

Ribuan suara menyatu dalam koor massal, diiringi pendar cahaya ponsel yang mengubah Stadion Manakarra menjadi lautan cahaya, mempertegas nuansa nostalgia yang mendalam.

Kesuksesan acara ini tak lepas dari skema pengamanan komprehensif yang diarsiteki oleh aparat penegak hukum.

Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Ferdyan Indra Fahmi, menyatakan bahwa pihaknya telah mengantisipasi lonjakan massa dengan menyiagakan personel gabungan demi menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Estimasi audiens mencapai 6.000 orang. Guna memitigasi risiko, kami mengerahkan 250 personel gabungan yang mencakup Tim Jibom Sat Brimob, Unit K9 Ditsamapta Polda Sulbar, serta jajaran Polresta Mamuju,” ungkap Kombes Pol Ferdyan, Sabtu malam.

Kepolisian menerapkan protokoler pengamanan ketat namun humanis yang tersebar di 10 titik strategis—meliputi akses pintu masuk, area tribun, hingga zona evakuasi.

Sinergi ini turut diperkuat oleh kehadiran unit pemadam kebakaran (Damkar), ambulans, dan BPBD Kabupaten Mamuju guna menjamin standar keselamatan publik.

Hingga tirai pertunjukan ditutup pada pukul 23.15 WITA, situasi terpantau kondusif tanpa adanya gangguan keamanan yang signifikan.

Kapolresta menegaskan bahwa seluruh rangkaian acara berlangsung sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) yang berlaku.

“Alhamdulillah, momentum hiburan ini berakhir dengan sukses. Masyarakat dapat menikmati pertunjukan dengan rasa aman dan nyaman hingga akhir,” tutupnya.

Di sisi lain, pihak penyelenggara mengapresiasi profesionalisme seluruh unsur pengamanan.

Keberhasilan konser ini bukan sekadar menjadi pelepas dahaga hiburan bagi warga Mamuju, melainkan juga sebuah manifestasi bahwa daerah ini memiliki kapabilitas mumpuni dalam mengelola event berskala besar dengan manajemen massa yang profesional.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • BREAKING NEWS:Kebakaran di Melahaan Barat, Api Mendekati Pemukiman Warga 

    BREAKING NEWS:Kebakaran di Melahaan Barat, Api Mendekati Pemukiman Warga 

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Kebakaran terjadi di wilayah Melahaan Barat, Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Kamis (27/8/2026) sore. Hingga pukul 20.40 WITA, api masih terlihat menyala di lokasi kejadian. Pantauan Sulbarupdate.id, nampak kobaran api bahkan susah mendekati pemukiman warga. Warga setempat bersama personel Polsek Mambi masih berupaya melakukan pemadaman dan mencegah api agar tidak meluas […]

  • PUPR Majene Tekankan Prioritas Program Urgen di Tengah Keterbatasan Anggaran

    PUPR Majene Tekankan Prioritas Program Urgen di Tengah Keterbatasan Anggaran

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Majene, H. Mufly, menegaskan pentingnya penentuan skala prioritas dalam pelaksanaan program kerja Tahun Anggaran (TA) 2026. Hal tersebut disampaikan menyusul kondisi anggaran yang dinilai terbatas pada awal tahun ini. Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi penghambat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sebaliknya, […]

  • Bupati Mamasa Tinjau Tiga Lokasi Bencana, Pastikan Bantuan Darurat Tersalurkan

    Bupati Mamasa Tinjau Tiga Lokasi Bencana, Pastikan Bantuan Darurat Tersalurkan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Sebagai bentuk respons cepat terhadap musibah yang menimpa warga, Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, melakukan peninjauan langsung di tiga titik lokasi bencana pada Jumat (30/01/2026). Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Mamasa, Adel Welem Sambolangi, serta sejumlah pejabat lintas instansi. Pemerintah daerah tidak datang dengan tangan kosong. Bersama Badan Penanggulangan […]

  • Air Sungai Budong-Budong Menghitam, Limbah Sawit Disorot

    Air Sungai Budong-Budong Menghitam, Limbah Sawit Disorot

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Warga di sekitar aliran Sungai Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) Sulawesi Barat (Sulbar) dibuat resah oleh perubahan warna air sungai yang menghitam sejak Sabtu (8/8/2026) sore. Penyebab perubahan warna air belum diketahui secara pasti. Kondisi itu menjadi perhatian masyarakat di sekitar aliran sungai. Apalagi fenomena tersebut terjadi saat musim kemarau. Di […]

  • Bupati Mamasa Lantik Karang Taruna Kabupaten Mamasa, Ini Harapannya

    Bupati Mamasa Lantik Karang Taruna Kabupaten Mamasa, Ini Harapannya

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id- Bupati Mamasa Welem Sambolangi secara resmi melantik jajaran pengurus Karang Taruna (KT) Kabupaten Mamasa Periode 2025-2030. Pelantikan tersebut dilaksanakan di objek wisata buntu kepa, Desa Taupe, Kecamatan Mamasa, 15 Januari 2026. Dalam kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda Kapolres Mamasa AKBP Ariantony Utama Bangalino, Komandan Kodim 1428 Mamasa Arh Edwin Hermawan, Wakil Ketua DPRD […]

  • Puluhan Kades di Mamasa Ngaku Resah Akibat Pemberitaan Tak Berimbang Oknum Wartawan

    Puluhan Kades di Mamasa Ngaku Resah Akibat Pemberitaan Tak Berimbang Oknum Wartawan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Puluhan kepala desa (kades) di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, mengaku resah terhadap sejumlah pemberitaan oknum wartawan. Keresahan itu menyoal pemberitaan yang dinilai menyudutkan pemerintah desa dan tidak mengedepankan prinsip keberimbangan dalam karya jurnalistik. Para kades mempertanyakan profesionalitas peliputan yang, menurut mereka, tidak selalu disertai konfirmasi yang memadai, verifikasi informasi, serta penggunaan narasumber […]

expand_less