Breaking News
light_mode
Beranda » Majene » Ketua Komisariat HMI STIKES BBM Desak Pemda Majene Segera Selesaikan Polemik SLB Negeri Lutang

Ketua Komisariat HMI STIKES BBM Desak Pemda Majene Segera Selesaikan Polemik SLB Negeri Lutang

  • account_circle Juita
  • calendar_month Ming, 17 Mei 2026
  • visibility 435
  • comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id – Ketua Komisariat Himpunan Mahasiswa Islam STIKes Bina Bangsa Majene, Perdy, menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap polemik yang hingga hari ini belum menemukan solusi terkait persoalan di SLB Negeri Lutang, Minggu (17/5/2026).

Situasi tersebut dinilai telah menciptakan keresahan bagi siswa, tenaga pendidik, dan masyarakat yang berharap adanya kepastian.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat dinilai belum menunjukkan langkah konkret yang benar-benar mampu memberikan kepastian penyelesaian atas polemik yang terjadi di SLB Negeri Lutang.

Ia mengunhkapkan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, pengelolaan Sekolah Luar Biasa (SLB) menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi.

Karena itu lanjut Perdi, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat harus hadir secara konkret dalam menyelesaikan polemik yang terjadi di SLB Negeri Lutang.

HMI Komisariat STIKes BBM juga menyoroti minimnya kehadiran dan langkah progresif dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Majene dalam membangun komunikasi serta mendorong percepatan penyelesaian persoalan tersebut.

“Masyarakat membutuhkan tindakan nyata, bukan sekadar pernyataan normatif yang berulang tanpa kepastian solusi. Jangan sampai dinas pendidikan hanya aktif dalam kegiatan simbolik, tetapi kehilangan keberanian ketika sekolah dan peserta didik sedang menghadapi persoalan nyata,” tegas PERDY.

Selain itu, HMI Komisariat STIKes BBM menilai Pemerintah Kabupaten Majene ( Bupati) juga tidak boleh bersikap pasif terhadap persoalan yang terjadi di daerahnya sendiri. Meskipun kewenangan pengelolaan SLB berada di bawah pemerintah provinsi, pemerintah daerah tetap memiliki tanggung jawab moral dan sosial.

“Jangan sampai pemerintah daerah hanya hadir dalam seremoni dan pidato pendidikan, tetapi terlambat hadir ketika sekolah dan peserta didik benar-benar membutuhkan perlindungan. Pendidikan adalah hak dasar rakyat dan negara wajib memastikan hak itu tidak terganggu oleh konflik yang berkepanjangan,” Tutup Perdy.(*)

  • Penulis: Juita
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Libur Idul Adha, Poliklinik RSUD Majene Tutup, IGD Tetap Siaga 24 Jam

    Libur Idul Adha, Poliklinik RSUD Majene Tutup, IGD Tetap Siaga 24 Jam

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majene mengumumkan penyesuaian jadwal pelayanan kesehatan sehubungan dengan libur nasional dan cuti bersama Hari Raya Idul adha 1447 Hijriah/2026 Masehi. Pelayanan Poliklinik Rawat Jalan dan administrasi perkantoran akan ditutup sementara mulai Rabu, 27 Mei hingga Kamis, 28 Mei 2026. Pelayanan tersebut dijadwalkan kembali beroperasi normal pada […]

  • Pasca Kebakaran di Mamasa, 4 Rumah Warga dan 1 Gereja Ludes Dilalap Api 

    Pasca Kebakaran di Mamasa, 4 Rumah Warga dan 1 Gereja Ludes Dilalap Api 

    • 0Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id – Peristiwa kebakaran dahsyat yang melanda Kelurahan Minake, Kecamatan Tandukkalua, Kabupaten Mamasa, hanguskan lima bangunan, termasuk empat unit rumah warga dan satu unit gereja. Insiden yang terjadi pada Minggu 14 Desember 2025, sekitar pukul 00.30 WITA dini hari ini, kini meninggalkan duka mendalam bagi para korban. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, api pertama kali […]

  • KPK OTT Bupati Bekasi, Peran HM Kunang Ayah Bupati ADK

    KPK OTT Bupati Bekasi, Peran HM Kunang Ayah Bupati ADK

    • 0Komentar

    Peran HM Kunang (HMK), ayah dari Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang (ADK), menjadi sorotan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap keterlibatannya dalam kasus suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Kasus ini juga menyeret seorang kontraktor bernama Sarjan (SRJ). Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu menjelaskan HM Kunang tidak hanya bertindak […]

  • Petani Mamuju Tengah Keluhkan Harga TBS Sawit Tak Sesuai Penetapan Dinas Perkebunan

    Petani Mamuju Tengah Keluhkan Harga TBS Sawit Tak Sesuai Penetapan Dinas Perkebunan

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Para petani kelapa sawit di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, mengeluhkan ketidaksesuaian harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) di lapangan. Meski Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat telah menetapkan harga resmi sebesar Rp3.092,15 per kilogram, realita di tingkat pengepul atau timbangan justru jauh di bawah angka tersebut. Bahri, salah seorang petani […]

  • Hadapi Potensi Bencana, Regu 3 Posko Siaga Darurat BPBD Sulbar Komitmen Siaga 24 Jam

    Hadapi Potensi Bencana, Regu 3 Posko Siaga Darurat BPBD Sulbar Komitmen Siaga 24 Jam

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id- Koordinator Regu 3 Posko Siaga Darurat BPBD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Herman menegaskan komitmen regunya untuk selalu siap siaga 24 jam dalam menghadapi potensi bencana. Disampaikan, penguatan koordinasi internal terus dilakukan guna memastikan setiap informasi dan laporan yang masuk dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat. “Regu 3 Posko Siaga Darurat BPBD Sulbar berkomitmen […]

  • SMP Negeri 5 Polman, Terima Penghargaan Adiwijaya Tahun 2025

    SMP Negeri 5 Polman, Terima Penghargaan Adiwijaya Tahun 2025

    • 0Komentar

    Jakarta, Sulbarupdate.id – Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) secara resmi menganugerahkan Penghargaan Adiwiyata Mandiri dan Adiwiyata Nasional Tahun 2025. Penyerahan penghargaan prestisius ini dilaksanakan di Gedung Sasona Utomo Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Rabu, 10 Desember 2025 lalu. Acara puncak ini menandai akhir dari rangkaian evaluasi Calon Sekolah Adiwiyata Mandiri (CSAM) dan […]

expand_less