Breaking News
light_mode
Beranda » Kesehatan » Pemprov Sulbar Perkuat Penemuan dan Penanganan Kasus TBC 2026

Pemprov Sulbar Perkuat Penemuan dan Penanganan Kasus TBC 2026

  • account_circle sulbarupdate.id
  • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
  • visibility 395
  • comment 0 komentar

Mamuju, Sulbarupdate.id – Penanganan Tuberkulosis (TBC) menjadi salah satu prioritas utama Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Pemerintah Pusat yang terus diperkuat di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).

Melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB), Pemerintah Provinsi Sulbar terus mengintensifkan upaya penemuan dan pengendalian kasus TBC sebagai bagian dari strategi mewujudkan Sulbar Maju dan Sejahtera dibawah kepemimpinan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka bersama Wagub, Salim S Mengga.

Berdasarkan capaian penemuan kasus TBC bulan Januari Tahun 2026, Sulbar mencatat total 274 kasus. Capaian ini menjadi gambaran awal kinerja deteksi dan penanganan TBC di enam kabupaten se-Sulbar pada awal tahun 2026.

Secara kabupaten, capaian penemuan kasus TBC Januari 2026 menunjukkan bahwa Polewali Mandar menjadi daerah dengan jumlah temuan tertinggi yaitu 109 kasus, disusul Mamuju sebanyak 68 kasus, dan Majene sebanyak 59 kasus. Selanjutnya Mamuju Tengah mencatat 15 kasus, Pasangkayu 18 kasus, dan Mamasa sebanyak 5 kasus.

Dari sisi capaian terhadap target penemuan kasus bulan Januari 2026 sebesar 7,5 persen, hanya Majene 9,4 persen dan Mamuju 8,6 persen, yang berhasil melampaui target.

Polewali Mandar berada di angka 6,1 persen, Sulbar secara keseluruhan di 6,0 persen, Mamuju Tengah 4,4 persen, Pasangkayu 3,8 persen, dan Mamasa masih sangat rendah yaitu 0,9 persen.

Kepala DKPPKB, Nursyamsi Rahim menegaskan bahwa capaian ini menjadi dasar penting dalam penguatan strategi penanggulangan TBC di tahun 2026.

“TBC merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat Pemerintah Pusat. Karena itu, Sulbar di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka berkomitmen memperkuat penemuan kasus secara aktif dan memastikan seluruh pasien mendapatkan pengobatan yang tuntas. Ini adalah bagian dari upaya kita membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter sebagaimana visi Sulbar Maju dan Sejahtera,” ujar Nursyamsi Rahim.

Ia menambahkan bahwa DKPPKB Sulbar akan memfokuskan penguatan skrining berbasis Active Case Finding (ACF), optimalisasi pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (TCM), serta pendampingan intensif pada kabupaten dengan capaian rendah, khususnya Mamasa, Mamuju Tengah, dan Pasangkayu.

“Dengan deteksi dini yang kuat dan pengobatan yang tepat, kita tidak hanya menyelamatkan pasien, tetapi juga memutus rantai penularan di masyarakat. Inilah kunci untuk memastikan generasi Sulbar tumbuh sehat, produktif, dan berdaya saing,” pungkasnya.

DKPPKB Provinsi Sulbar terus mengajak seluruh pemerintah kabupaten, fasilitas pelayanan kesehatan, serta masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung upaya eliminasi TBC di Sulawesi Barat sepanjang tahun 2026.(*)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelar Syukuran, Anshar Malle Motivasi PPPK Paruh Waktu Agar Semangat Tingkatkan Etos Kerja 

    Gelar Syukuran, Anshar Malle Motivasi PPPK Paruh Waktu Agar Semangat Tingkatkan Etos Kerja 

    • 0Komentar

    MAMUJU – Sulbarupdate.id – Suasana khidmat dan penuh rasa syukur menyelimuti Ruang Kerja Biro Umum Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Lantai I Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Senin, 22 Desember 2025. Kepala Biro Umum Setda Sulawesi Barat, Anshar Malle, bersyukur dan berterima kasih kepada Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wagub Salim S Mengga atas pengangkatan […]

  • Tim Kerja DOB PUS Segera Bentuk Komite pada 30 Mei 2026

    Tim Kerja DOB PUS Segera Bentuk Komite pada 30 Mei 2026

    • 0Komentar

    MAMBI, SULBARUPDATE.ID – Tim Kerja Persiapan Pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Pitu Ulunna Salu (PUS) bersama Panitia Rapat Akbar menggelar pertemuan di rumah Wakil Bupati Mamasa, Mambi, Senin (16/2/2026). Pertemuan tersebut membahas pemantapan pelaksanaan Rapat Akbar dalam rangka penetapan Komite Pembentukan DOB PUS. Dalam rapat itu, panitia menyepakati pelaksanaan pembentukan Komite DOB PUS pada 30 […]

  • RSUD Sulawesi Barat dan BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi untuk Tingkatkan Pelayanan

    RSUD Sulawesi Barat dan BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi untuk Tingkatkan Pelayanan

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – RSUD Provinsi Sulawesi Barat terus berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat melalui penguatan sinergi dan komunikasi lintas sektor. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Refreshment Administrasi Klaim, Penggunaan dan Penanganan Kendala Aplikasi dalam Pengelolaan Klaim bersama BPJS Kesehatan Cabang Mamuju, Kegiatan dilaksanakan pada Rabu (14/01/2026). Upaya ini merupakan bagian dari dukungan RSUD […]

  • Puncak Kemarau, Persawahan di Mamasa Terdampak Kekeringan, Ini Langkah Dinas Pertanian

    Puncak Kemarau, Persawahan di Mamasa Terdampak Kekeringan, Ini Langkah Dinas Pertanian

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Memasuki puncak musim kemarau pada awal Agustus 2026, sejumlah lahan pertanian di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, mulai terdampak kekeringan. Menanggapi kondisi tersebut, Dinas Pertanian Kabupaten Mamasa bergerak cepat menyalurkan bantuan pasokan air untuk menjaga produktivitas petani. ​Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mamasa, Eva Yuslianti Yusuf, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan kekeringan dari empat […]

  • Mobil Pengangkut Lumpur Tinja Diparkir di Area UMKM Kondosapata, Pengunjung Keluhkan Pemandangan

    Mobil Pengangkut Lumpur Tinja Diparkir di Area UMKM Kondosapata, Pengunjung Keluhkan Pemandangan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Keberadaan sebuah mobil pengangkut lumpur tinja yang terparkir di area Lapangan Kondosapata, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, menjadi sorotan pengunjung, Kamis (20/8/2026). Mobil tersebut terlihat berada di area yang sebagian dimanfaatkan masyarakat untuk berjualan melalui pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Keberadaan kendaraan pengangkut lumpur tinja itu dinilai mengganggu kenyamanan pengunjung yang […]

  • Mahasiswa Desak Kejari Majene Usut Dugaan Korupsi di Unsulbar Senilai Rp1,5 Miliar

    Mahasiswa Desak Kejari Majene Usut Dugaan Korupsi di Unsulbar Senilai Rp1,5 Miliar

    • 1Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Sejumlah mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Majene untuk mengusut tuntas dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan kampus. Desakan ini muncul menyusul temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait adanya anggaran belanja tahun 2024 yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. ​Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK, terungkap adanya ketidaksesuaian pada […]

expand_less