Breaking News
light_mode
Beranda » Kesehatan » Pemprov Sulbar Perkuat Penemuan dan Penanganan Kasus TBC 2026

Pemprov Sulbar Perkuat Penemuan dan Penanganan Kasus TBC 2026

  • account_circle sulbarupdate.id
  • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
  • visibility 383
  • comment 0 komentar

Mamuju, Sulbarupdate.id – Penanganan Tuberkulosis (TBC) menjadi salah satu prioritas utama Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Pemerintah Pusat yang terus diperkuat di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).

Melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB), Pemerintah Provinsi Sulbar terus mengintensifkan upaya penemuan dan pengendalian kasus TBC sebagai bagian dari strategi mewujudkan Sulbar Maju dan Sejahtera dibawah kepemimpinan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka bersama Wagub, Salim S Mengga.

Berdasarkan capaian penemuan kasus TBC bulan Januari Tahun 2026, Sulbar mencatat total 274 kasus. Capaian ini menjadi gambaran awal kinerja deteksi dan penanganan TBC di enam kabupaten se-Sulbar pada awal tahun 2026.

Secara kabupaten, capaian penemuan kasus TBC Januari 2026 menunjukkan bahwa Polewali Mandar menjadi daerah dengan jumlah temuan tertinggi yaitu 109 kasus, disusul Mamuju sebanyak 68 kasus, dan Majene sebanyak 59 kasus. Selanjutnya Mamuju Tengah mencatat 15 kasus, Pasangkayu 18 kasus, dan Mamasa sebanyak 5 kasus.

Dari sisi capaian terhadap target penemuan kasus bulan Januari 2026 sebesar 7,5 persen, hanya Majene 9,4 persen dan Mamuju 8,6 persen, yang berhasil melampaui target.

Polewali Mandar berada di angka 6,1 persen, Sulbar secara keseluruhan di 6,0 persen, Mamuju Tengah 4,4 persen, Pasangkayu 3,8 persen, dan Mamasa masih sangat rendah yaitu 0,9 persen.

Kepala DKPPKB, Nursyamsi Rahim menegaskan bahwa capaian ini menjadi dasar penting dalam penguatan strategi penanggulangan TBC di tahun 2026.

“TBC merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat Pemerintah Pusat. Karena itu, Sulbar di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka berkomitmen memperkuat penemuan kasus secara aktif dan memastikan seluruh pasien mendapatkan pengobatan yang tuntas. Ini adalah bagian dari upaya kita membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter sebagaimana visi Sulbar Maju dan Sejahtera,” ujar Nursyamsi Rahim.

Ia menambahkan bahwa DKPPKB Sulbar akan memfokuskan penguatan skrining berbasis Active Case Finding (ACF), optimalisasi pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (TCM), serta pendampingan intensif pada kabupaten dengan capaian rendah, khususnya Mamasa, Mamuju Tengah, dan Pasangkayu.

“Dengan deteksi dini yang kuat dan pengobatan yang tepat, kita tidak hanya menyelamatkan pasien, tetapi juga memutus rantai penularan di masyarakat. Inilah kunci untuk memastikan generasi Sulbar tumbuh sehat, produktif, dan berdaya saing,” pungkasnya.

DKPPKB Provinsi Sulbar terus mengajak seluruh pemerintah kabupaten, fasilitas pelayanan kesehatan, serta masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung upaya eliminasi TBC di Sulawesi Barat sepanjang tahun 2026.(*)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Beasiswa KUAAT Mamuju Tengah Kembali Disalurkan, 1.143 Siswa Terima Bantuan

    Beasiswa KUAAT Mamuju Tengah Kembali Disalurkan, 1.143 Siswa Terima Bantuan

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Sebanyak 1.143 siswa SD dan SMP di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, kembali menerima bantuan pendidikan melalui program beasiswa KUAAT tahun 2026. Program yang menyasar siswa kurang mampu dan berprestasi tersebut disalurkan Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Total anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp540 juta. Penyaluran perdana […]

  • Dinsos P3A dan PMD Sulbar Terima Pengaduan Korban Kasus KDRT dan Penelantaran Anak

    Dinsos P3A dan PMD Sulbar Terima Pengaduan Korban Kasus KDRT dan Penelantaran Anak

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos P3A dan PMD) Provinsi Sulawesi Barat melalui UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) menerima pengaduan korban kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan penelantaran anak, Selasa, 20 Januari 2026. Pengaduan tersebut diterima langsung oleh Kepala UPTD PPA, Nurcahyani, didampingi […]

  • Wujudkan Pelayanan Berkualitas dan Responsif, RSUD Majene Gelar Forum Konsultasi Publik

    Wujudkan Pelayanan Berkualitas dan Responsif, RSUD Majene Gelar Forum Konsultasi Publik

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Majene menggelar Forum Konsultasi Publik sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta memperkuat keterlibatan masyarakat dalam penyelenggaraan layanan publik, Kamis (18/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di aula RSUD Kabupaten Majene tersebut dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, tokoh masyarakat, perwakilan organisasi kemasyarakatan, akademisi, media, serta jajaran […]

  • SPPG Mamasa Bambang Salurkan MBG untuk 1.998 Penerima Manfaat

    SPPG Mamasa Bambang Salurkan MBG untuk 1.998 Penerima Manfaat

    • 0Komentar

    MAMASA, SULBARUPDATE.ID — Yayasan Pallawa Lipu Grup melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mamasa Bambang, kembali melaksanakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi peserta didik dan kelompok sasaran 3B di Kecamatan Bambang, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, (6/10/2026), mulai pukul 08.30 WITA. SPPG yang berlokasi di Desa Bambang itu mendistribusikan makanan […]

  • Tersangka Pencurian DD Rp.388 Juta demi Gaya Hidup di Mamuju Segera Disidang

    Tersangka Pencurian DD Rp.388 Juta demi Gaya Hidup di Mamuju Segera Disidang

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Kasus pencurian Dana Desa Tapandullu yang sempat menghebohkan publik Sulawesi Barat memasuki babak baru. Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulbar resmi melimpahkan tersangka AH (42) beserta barang bukti ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamuju pada Selasa (20/1/2026). Penyerahan Tahap II ini dilakukan setelah berkas perkara pria paruh baya tersebut dinyatakan lengkap […]

  • Harga Emas Pegadaian Melonjak Tajam, Produk UBS dan Galeri24 Kompak Naik

    Harga Emas Pegadaian Melonjak Tajam, Produk UBS dan Galeri24 Kompak Naik

    • 0Komentar

    JAKARTA, Sulbarupdate.id – Tren kenaikan harga logam mulia kembali berlanjut. Berdasarkan data resmi dari laman Sahabat Pegadaian pada Selasa (6/1/2026), harga emas batangan produksi UBS dan Galeri24 terpantau mengalami kenaikan signifikan dibandingkan perdagangan sebelumnya. Emas produksi Galeri24 mencatatkan lonjakan sebesar Rp34.000, dari harga semula Rp2.522.000 menjadi Rp2.556.000 per gram. Sementara itu, emas batangan UBS mengalami […]

expand_less