Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Pemkab Mateng Sosialisasikan Bedah Rumah, 800 Unit Ditarget Rampung 2026

Pemkab Mateng Sosialisasikan Bedah Rumah, 800 Unit Ditarget Rampung 2026

  • account_circle Ruly Syamsil
  • calendar_month Rab, 16 Sep 2026
  • visibility 79
  • comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), menyosialisasikan program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2026 di Aula A Lantai II Kantor Bupati Mateng, kawasan KTM Tobadak, Rabu (15/9/2026).

Sosialisasi yang dirangkaikan dengan peluncuran inovasi tersebut dihadiri Bupati Mateng Dr. H. Arsal Aras, Wakil Bupati Dr. H. Askary Anwar, Sekda Litha Febriani, Kepala Disperkim Dr. Faisal Anwar, Ketua DPRD Mateng Nirmala Sari, jajaran pemerintah daerah, serta Kepala Satuan Kerja PKP Pemprov Sulawesi Barat dari Balai P3KP Sulawesi II.

Kepala Disperkim Mamuju Tengah Dr. Faisal Anwar. Foto / Ruly Syamsil.

Ratusan calon penerima manfaat turut hadir untuk memperoleh penjelasan mengenai mekanisme dan pelaksanaan program.

Bupati Mateng Arsal Aras mengatakan, program tersebut merupakan bentuk kolaborasi Pemkab Mateng dengan Balai P3KP Sulawesi II untuk membantu masyarakat yang masih menempati rumah dalam kondisi tidak layak huni.

“Dulu ini namanya BSPS, sekarang bedah rumah. Hari ini Pemda Mateng bersama Balai P3KP Sulawesi II mengundang calon penerima manfaat untuk mengikuti sosialisasi,” kata Arsal.

Menurutnya, Mateng memperoleh kuota sekitar 800 unit rumah pada 2026. Pelaksanaannya dilakukan bertahap, yakni 200 unit pada tahap pertama, 300 unit tahap kedua, dan sekitar 300 unit pada tahap ketiga.

Arsal berharap seluruh proses rehabilitasi dapat berjalan tanpa kendala sehingga seluruh target tersebut rampung sebelum akhir 2026.

“Harapan kita tidak ada hal-hal di lapangan yang dapat menunda program ini, sehingga Desember nanti semuanya sudah tuntas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program tersebut menggunakan pola swadaya. Pemerintah memberikan bantuan sebesar Rp20 juta per rumah, sementara penerima manfaat diharapkan turut menyediakan dukungan swadaya agar hasil rehabilitasi lebih maksimal.

“Pemerintah memberikan bantuan Rp20 juta dengan harapan pemilik rumah juga memiliki modal sendiri untuk membantu perbaikan,” katanya.

Kepala Disperkim Mateng, Dr. Faisal Anwar, mengatakan pemerintah daerah masih menghadapi kebutuhan rehabilitasi RTLH yang cukup besar. Hingga saat ini, sekitar 3.845 unit RTLH telah dituntaskan, sementara kebutuhan penanganan hingga 2030 masih mencapai sekitar 7.847 unit rumah.

Faisal menjelaskan, bantuan Rp20 juta tersebut disalurkan melalui rekening penerima manfaat dan disertai pendampingan dari pihak balai.

“Nilainya Rp20 juta, dengan rincian Rp17,5 juta untuk material dan Rp2,5 juta untuk upah tukang,” ujar Faisal.

Program tersebut diharapkan tidak sekadar memperbaiki bangunan, tetapi mengubah rumah yang sebelumnya rapuh menjadi ruang hidup yang lebih aman dan layak bagi keluarga penerima manfaat.(*)

  • Penulis: Ruly Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • BBM dan Elpiji Langka di Sulbar, HMI BADKO Desak Evaluasi Total Pertamina Patra Niaga

    BBM dan Elpiji Langka di Sulbar, HMI BADKO Desak Evaluasi Total Pertamina Patra Niaga

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Kelangkaan BBM dan gas elpiji yang kembali terjadi di sejumlah wilayah Sulawesi Barat menuai kritik keras dari BADKO Sulbar Bidang BUMD, Energi, Sumber Daya Alam dan Minerba, Sabtu (12/9/2026). Ketua bidang, Muhammad Alif Mulky, mendesak Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dievaluasi karena dinilai belum mampu menyelesaikan persoalan pasokan dan distribusi energi yang […]

  • Penghargaan Kemendagri untuk Sulbar Menuai Kritik, “Prestasi di Atas Kertas, Realitas Lapangan Masih Layu”

    Penghargaan Kemendagri untuk Sulbar Menuai Kritik, “Prestasi di Atas Kertas, Realitas Lapangan Masih Layu”

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Apresiasi yang baru saja diterima Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait keberhasilan menekan angka pengangguran justru memicu gelombang skeptisisme di dalam daerah.  Penghargaan tersebut dinilai kontradiktif dengan realitas sosial-ekonomi yang dihadapi masyarakat di enam kabupaten se-Sulawesi Barat. Kritik pedas salah satunya datang dari aktivis pemuda Sulbar, […]

  • Harap Opini Terbaik, BPKAD Serahkan LKPD Sulbar 2025 ke Inspektorat : Masuk Tahap Reviu APIP   

    Harap Opini Terbaik, BPKAD Serahkan LKPD Sulbar 2025 ke Inspektorat : Masuk Tahap Reviu APIP  

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat, Mohammad Ali Chandra, secara resmi menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Sulawesi Barat Unaudited Tahun 2025 kepada Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Jumat 27 Februari 2026. LKPD Unaudited Tahun 2025 diterima langsung oleh Kepala Inspektorat, M. Natsir. Acara serah terima […]

  • Sampah Menumpuk di Selokan Dekat Kampus Unsulbar

    Sampah Menumpuk di Selokan Dekat Kampus Unsulbar

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id— Tumpukan sampah terlihat memenuhi selokan di Lingkungan Lembang, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Jumat (4/9/2026) pagi. Pantauan Sulbarupdate.id, sampah tersebut ditemukan di selokan yang berada tidak jauh dari Rektorat Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) dan kawasan Jalan Poros Trans Sulawesi. Kondisi tersebut cukup memprihatinkan. Sejumlah sampah plastik, termasuk botol bekas, tampak berserakan […]

  • Perkuat Pilar Pancadaya, Pemkesra Sulbar dan BAZNAS Integrasikan Pengelolaan Zakat

    Perkuat Pilar Pancadaya, Pemkesra Sulbar dan BAZNAS Integrasikan Pengelolaan Zakat

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Biro Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat resmi menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sulbar untuk memperkuat tata kelola Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Langkah strategis ini bertujuan mengintegrasikan dana umat dengan program pembangunan daerah guna mempercepat pengentasan kemiskinan. Sinergi ini merupakan pengejawantahan dari visi Pancadaya yang diusung Gubernur Sulawesi […]

  • Kebakaran Lahan Melanda Dua Desa Di Majene

    Kebakaran Lahan Melanda Dua Desa Di Majene

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Kebakaran lahan dan pegunungan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Peristiwa kebakaran dilaporkan terjadi di wilayah Desa Lalattedong dan Desa Leppangan, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Senin (17/8/2026). Kebakaran tersebut melanda area lahan dan kawasan pegunungan. Api diduga berasal dari aktivitas pembakaran di sekitar lokasi yang kemudian menyebar dan menyebabkan kebakaran […]

expand_less