Breaking News
light_mode
Beranda » Makassar » Janji Suci yang Tertinggal di Kabut Bulusaraung

Janji Suci yang Tertinggal di Kabut Bulusaraung

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
  • visibility 323
  • comment 0 komentar

MAROS, Sulbarupdate.id – Di atas kertas manifes penerbangan, namanya tercatat kaku yakni Florencia Lolita Wibisono. Namun, di puncak Gunung Bulusaraung yang berselimut kabut, nama itu menjelma menjadi sebuah duka mendalam yang tak terlukiskan.

Bagi keluarga dan rekan sejawatnya, perempuan yang akrab disapa Ollen ini bukan sekadar pramugari yang sedang menjalankan tugas profesional. Ia adalah seorang anak, sahabat, dan calon pengantin yang sedang menghitung hari menuju gerbang pernikahan.

Mimpi yang Terhenti di Ketinggian
Di balik seragam rapi dan senyum hangat yang selalu ia berikan kepada penumpang, Ollen tengah merajut mimpi sederhana. Ia sedang mempersiapkan fase hidup baru.

Sebuah rencana besar untuk bersanding di pelaminan telah disusun rapi, menunggu waktu untuk diwujudkan sepulangnya ia dari tugas penerbangan kali ini.

“Ollen somo kaweng (Ollen mau menikah),” ujar salah satu kerabatnya dengan suara lirih.

Kalimat pendek dalam dialek lokal itu mengandung luka yang teramat dalam. Kata “mau” yang seharusnya menjadi sebuah kepastian, kini berubah menjadi sebuah “andai” yang menggantung selamanya di udara.

Rencana pernikahan itu kini takkan pernah mencapai pelaminan, terhenti di antara tebing karst dan sunyinya hutan pegunungan.

Gunung Bulusaraung, dengan puncaknya yang sering kali tertutup kabut pekat, menjadi saksi bisu berakhirnya perjalanan Ollen.

Pesawat yang membawanya tidak pernah sampai ke tujuan, menyisakan puing-puing di antara medan yang sulit ditembus.
Kepergian Ollen meninggalkan duka berlapis.

Publik mengenal sosoknya sebagai pramugari yang profesional dan berdedikasi. Namun bagi orang-orang terdekatnya, kehilangannya adalah kehilangan masa depan yang sudah didepan mata.

Ia berangkat menjalankan tugas seperti biasa—tanpa pernah tahu bahwa penerbangan itu akan menjadi perjalanan terakhirnya menuju keabadian.

Antara Tugas dan Takdir

Kini, Gunung Bulusaraung bukan lagi sekadar titik koordinat dalam peta pendakian atau rute penerbangan. Bagi keluarga Ollen, gunung itu adalah penutup sunyi dari sebuah cerita cinta yang belum sempat disatukan oleh janji suci.

Pencarian fisik mungkin telah usai, namun pencarian akan keikhlasan baru saja dimulai. Doa-doa yang dipanjatkan kini tak lagi mengharapkan kepulangan raganya dalam keadaan utuh, melainkan untuk sebuah ketenangan bagi jiwa yang terbang tinggi.

Ada cinta yang terhenti di langit, meninggalkan janji seumur hidup yang kini hanya bisa dikenang dalam doa-doa sunyi.

Florencia Lolita Wibisono telah menyelesaikan tugasnya—bukan hanya sebagai pramugari, tapi sebagai sosok yang mengajarkan tentang betapa berharganya setiap detik sebelum takdir memanggil pulang.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mayat Mengapung di Sungai Benggaulu Gegerkan Warga

    Mayat Mengapung di Sungai Benggaulu Gegerkan Warga

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Warga Desa Benggaulu, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki yang tersangkut di batang kayu di aliran Sungai Benggaulu, Rabu (11/2/2026) pagi. ​Berdasarkan data yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mamuju Tengah, korban diidentifikasi bernama Ujat Sudrajat (72), seorang wiraswasta asal Lampung Selatan yang selama […]

  • Gara-gara Musik Kencang, Dua Tetangga di Majene Nyaris Adu Jotos

    Gara-gara Musik Kencang, Dua Tetangga di Majene Nyaris Adu Jotos

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Ketenangan warga di Lingkungan Battayang, Kelurahan Banggae, Kabupaten Majene, sempat terusik akibat perselisihan antar tetangga pada Selasa (12/5/2026). Masalah sepele berupa volume musik yang terlalu keras nyaris memicu konflik besar sebelum akhirnya berhasil diredam melalui pendekatan problem solving oleh kepolisian setempat. ​Insiden ini bermula saat warga berinisial E (Pihak I) melayangkan teguran […]

  • PUPR Majene Tekankan Prioritas Program Urgen di Tengah Keterbatasan Anggaran

    PUPR Majene Tekankan Prioritas Program Urgen di Tengah Keterbatasan Anggaran

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Majene, H. Mufly, menegaskan pentingnya penentuan skala prioritas dalam pelaksanaan program kerja Tahun Anggaran (TA) 2026. Hal tersebut disampaikan menyusul kondisi anggaran yang dinilai terbatas pada awal tahun ini. Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi penghambat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sebaliknya, […]

  • Polda Sulbar Canangkan Januari 2026 sebagai ‘Bulan Tertib Helm’

    Polda Sulbar Canangkan Januari 2026 sebagai ‘Bulan Tertib Helm’

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Polda Sulbar) resmi menetapkan Januari 2026 sebagai Bulan Tertib Helm. Kebijakan ini diambil sebagai langkah konkret kepolisian dalam mendisiplinkan pengguna kendaraan roda dua demi menekan angka fatalitas kecelakaan di wilayah Sulawesi Barat. Direktur Lalu Lintas Polda Sulbar, Kombes Pol Nurhadi Ismanto, menegaskan bahwa kampanye […]

  • Koperasi Panca Daya Luncurkan Layanan Pinjaman Bagi ASN Pemprov Sulbar

    Koperasi Panca Daya Luncurkan Layanan Pinjaman Bagi ASN Pemprov Sulbar

    • 0Komentar

    Sulbarupdate.id Koperasi Panca Daya Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat meluncurkan layanan pinjaman bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai 1 Desember 2025. Program ini menawarkan fasilitas yang mudah, cepat, dan bersahabat sebagai solusi keuangan resmi bagi pegawai di lingkungan Pemprov Sulbar. Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga mendukung penuh program ini, yang […]

  • VIRAL! Video Ambulans di Mamasa Nekat Jalan dengan Ban Kempes, Netizen Mengecam

    VIRAL! Video Ambulans di Mamasa Nekat Jalan dengan Ban Kempes, Netizen Mengecam

    • 1Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Sebuah video singkat memperlihatkan satu unit mobil ambulans milik Dinas Kesehatan Kabupaten Mamasa beroperasi dalam kondisi ban kempes mendadak viral di jagat maya pada Rabu (20/5/2026). Insiden tersebut memicu reaksi keras dan kecaman dari para pengguna media sosial setelah diposting di sejumlah platform media. ​Dalam rekaman video yang beredar, kendaraan dinas berwarna […]

expand_less