Minibus Hantam Dua Rumah di Majene, Dua Orang Terluka
- account_circle Juita
- calendar_month Ming, 3 Mei 2026
- visibility 112
- comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id — Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Poros Majene–Mamuju, tepatnya di Lingkungan Passarang, Kelurahan Totoli, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat pada Minggu dini hari (3/5/2026) sekitar pukul 02.20 WITA.
Insiden tersebut melibatkan satu unit minibus Daihatsu Sigra berwarna silver dengan nomor polisi DD 1544 MS.
Kendaraan tersebut dikemudikan oleh Fattoni (29), warga Dusun Bunde, Desa Bunde, Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju.
Akibatnya, dua orang alami luka-luka yakni pengemudi dan satu penumpang Dahlan.
Dari insiden tersebut kerugian ditaksir mencapai Rp 30 juta rupiah.
Mendapatkan laporan dari masyarakat, personel Satuan Lalu Lintas Polres Majene bersama anggota Polsek Banggae segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan serta pengamanan di tempat kejadian perkara (TKP).
Petugas juga langsung berupaya mengevakuasi korban dan mengatur arus lalu lintas guna menghindari kemacetan maupun kecelakaan susulan.
Saat kejadian, mobil diketahui bergerak dari arah Mamuju menuju Majene dengan tujuan akhir Kabupaten Sengkang.
Kronologis kejadian menyebutkan bahwa saat melintasi lokasi kejadian, pengemudi diduga dalam kondisi mengantuk.
Hal tersebut menyebabkan Fattoni kehilangan kendali atas kendaraan yang dikemudikannya hingga keluar dari jalur (out of control).
Mobil kemudian menghantam dua unit rumah warga yang berada di sisi jalan.
Pihak kepolisian yang berada di lokasi segera melakukan olah TKP untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Arus lalu lintas yang sempat terganggu berhasil kembali normal setelah dilakukan pengaturan oleh petugas.
Polisi mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu memperhatikan kondisi fisik sebelum berkendara, terutama pada waktu-waktu rawan seperti dini hari.
Rasa ngantuk saat mengemudi dinilai menjadi salah satu faktor utama yang kerap memicu kecelakaan lalu lintas.
“Pastikan tubuh dalam kondisi fit dan istirahat cukup sebelum melakukan perjalanan jauh. Jika merasa mengantuk, sebaiknya berhenti dan beristirahat sejenak demi keselamatan bersama,” imbau petugas di lokasi kejadian.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi para pengendara untuk selalu mengutamakan keselamatan serta meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, khususnya di jalur poros yang ramai dilalui kendaraan antar daerah.(*)
- Penulis: Juita
- Editor: Ancha
