Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju Tengah » Anggaran Sapi Ratusan Juta Desa Lemba Hada Mateng Disorot Warga

Anggaran Sapi Ratusan Juta Desa Lemba Hada Mateng Disorot Warga

  • account_circle Ruly Syamsil
  • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
  • visibility 582
  • comment 0 komentar

MATENG, Sulbarupdate.id – Pelaksanaan program ketahanan pangan sektor peternakan di Desa Lemba Hada, Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), disorot warga.

Program yang sedianya dicanangkan melalui Dana Desa (DDs) Tahun Anggaran 2025 tersebut menuai polemik di tingkat akar rumput lantaran progres di lapangan dinilai belum menunjukkan realisasi fisik yang signifikan.

​Berdasarkan data yang dihimpun, Pemerintah Desa Lemba Hada telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp107 juta yang diperuntukkan bagi pengadaan ternak sapi serta pembangunan sarana kandang.

Program ini dikelola sepenuhnya oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan proyeksi peningkatan pendapatan asli desa (PADes) serta penguatan ekonomi kemasyarakatan.

​Keresahan warga mencuat setelah memasuki kuartal pertama tahun 2026, namun belum ada tanda-tanda keberadaan ternak maupun infrastruktur penunjang di lokasi yang direncanakan.

Salah seorang warga setempat berinisial LN (50), mengungkapkan kekhawatirannya akan potensi stagnasi program tersebut.

​”Kami berharap pihak pemerintah desa maupun pengelola memberikan klarifikasi yang komprehensif. Mengingat anggaran telah dicairkan sejak penghujung 2025, ketiadaan wujud fisik program ini memicu spekulasi negatif di tengah masyarakat,” ujar LN saat memberikan keterangan, Kamis (5/3/2026).

​Menanggapi polemik tersebut, Kepala Desa Lemba Hada, Ahmad Yani, menegaskan bahwa posisi Pemerintah Desa dalam hal ini hanya bersifat memfasilitasi dukungan anggaran melalui mekanisme transfer ke rekening BUMDes pada 30 Desember 2025 lalu.

​”Operasional teknis sepenuhnya merupakan domain BUMDes. Informasi terakhir yang kami terima, saat ini masih dalam fase perencanaan konstruksi kandang. Memang terjadi keterlambatan (molor) akibat beberapa kendala internal di jajaran pengelola,” jelas Ahmad Yani di ruang kerjanya.

​Secara terpisah, Ketua BUMDes Lemba Hada, Takbir Idris, memaparkan sejumlah variabel yang menyebabkan terjadinya deviasi waktu dalam implementasi program.

Menurutnya, terdapat dua kendala utama yang menghambat akselerasi di lapangan yakni pencairan dana yang baru terealisasi pada akhir tahun (30 Desember 2025) serta regulasi teknis (payung hukum) yang baru diterima dari pusat pada 10 Februari 2026, memaksa pengelola untuk melakukan penyesuaian prosedur agar tetap selaras dengan ketentuan berlaku.

​Kedua, curah hujan yang tinggi di wilayah tersebut turut menghambat mobilisasi material dan proses pembangunan infrastruktur kandang.

Idris menegaskan bahwa tidak ada unsur kesengajaan dalam keterlambatan tersebut. Menurutnya hal ini murni akibat dinamika administratif dan faktor alam.

“Kami tetap berkomitmen menjalankan amanat anggaran ini secara transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi demi kemaslahatan masyarakat Desa Lemba Hada,” tegas Takbir.

​Hingga berita ini diturunkan, masyarakat terus menanti pembuktian komitmen dari pihak BUMDes agar anggaran ketahanan pangan tersebut tidak sekadar menjadi angka di atas kertas, melainkan memberi dampak nyata bagi ekonomi desa.(*)

  • Penulis: Ruly Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diguyur Hujan Deras, Banjir dan Longsor Terjang Matangnga Polman, 4 Rumah Rusak

    Diguyur Hujan Deras, Banjir dan Longsor Terjang Matangnga Polman, 4 Rumah Rusak

    • 0Komentar

    POLEWALI MANDAR, Sulbarupdate.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Matangnga sejak siang hari mengakibatkan bencana banjir disertai tanah longsor di Desa Katimbang, Kecamatan Matangnga, Kabupaten Mamasa, pada Jumat (15/05/2026) sekira pukul 15.00 WITA. Akibat peristiwa tersebut, dilaporkan sebanyak empat rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan setelah dihantam material longsor berupa lumpur dan kayu, serta tersapu […]

  • Geruduk Rektorat, Mahasiswa Unsulbar Tagih Janji Kampus Inklusif

    Geruduk Rektorat, Mahasiswa Unsulbar Tagih Janji Kampus Inklusif

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Puluhan mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) yang tergabung dalam aliansi mahasiswa menggelar unjuk rasa di halaman Rektorat, Selasa (5/5/2026). Mereka melayangkan rapor merah terhadap birokrasi kampus, menuntut kebebasan akademik hingga fasilitas pendidikan yang dianggap tidak layak. Dalam aksi tersebut, massa menyoroti lima poin krusial yang dinilai gagal dipenuhi pihak universitas. 1. Kebebasan […]

  • Ester Tiaga Jabat Kadis Dukcapil Mamasa, Bupati Tekankan Pelayanan Publik Harus Dimaksimalkan

    Ester Tiaga Jabat Kadis Dukcapil Mamasa, Bupati Tekankan Pelayanan Publik Harus Dimaksimalkan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Pemerintah Kabupaten Mamasa resmi melantik Ester Tiaga sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Pengambilan sumpah jabatan dilaksanakan di Kantor Bupati Mamasa, Jl. Poros Mamasa-Polewali, Desa Osango, Kecamatan Mamasa, Jumat (25/9/2026). Pelantikan Ester Tiaga dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Mamasa setelah melalui sejumlah tahapan administrasi dan mendapatkan […]

  • BREAKING NEWS: Usai Habisi Nyawa Istri dan Lukai Anaknya Pakai Parang, Seorang Pria di Mateng Buron

    BREAKING NEWS: Usai Habisi Nyawa Istri dan Lukai Anaknya Pakai Parang, Seorang Pria di Mateng Buron

    • 0Komentar

    Mamuju Tengah, Sulbarupdate.id  – Jagat maya dihebohkan dengan kabar dugaan aksi pembunuhan sadis yang terjadi di wilayah Dusun Manurung, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat.  Seorang pria dilaporkan melarikan diri dan kini menjadi buronan setelah nekat menghabisi nyawa istrinya sendiri serta melukai anak kandungnya. Informasi mengenai insiden berdarah ini mulai mencuat dan viral di media […]

  • Dua Rumah Warga Ambruk Tertimpa Pohon Beringin Tumbang di Mamasa   

    Dua Rumah Warga Ambruk Tertimpa Pohon Beringin Tumbang di Mamasa  

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id  – Dua unit rumah milik warga mengalami kerusakan parah bahkan ambruk setelah tertimpa pohon beringin besar yang tumbang di Dusun Belak Kodo, Desa Orobuwa, Kecamatan Sesena Padang, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Peristiwa nahas ini terjadi pada Minggu, 14 Juni 2026 pagi. Pohon beringin berukuran raksasa dengan batang berlumut dan akar yang sudah terlihat […]

  • Sambut Dies Natalis ke-76, GMKI Cabang Toraja Gelar Aksi Bersih di Objek Wisata Bukit Singki

    Sambut Dies Natalis ke-76, GMKI Cabang Toraja Gelar Aksi Bersih di Objek Wisata Bukit Singki

    • 0Komentar

    TORAJA, Sulbarupdate.id – Menjelang peringatan hari jadi ke-76 pada 9 Februari 2026 mendatang, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Toraja melaksanakan aksi bakti sosial di objek wisata religi Bukit Singki, Rantepao, Toraja Utara, Sabtu (31/1/2026). Kegiatan bertajuk “Pra-Dies Natalis” ini difokuskan pada pembersihan lingkungan di sekitar ikon Salib Raksasa yang menjadi tengara (landmark) Kota Rantepao. […]

expand_less