Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju Tengah » Anggaran Sapi Ratusan Juta Desa Lemba Hada Mateng Disorot Warga

Anggaran Sapi Ratusan Juta Desa Lemba Hada Mateng Disorot Warga

  • account_circle Ruly Syamsil
  • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
  • visibility 470
  • comment 0 komentar

MATENG, Sulbarupdate.id – Pelaksanaan program ketahanan pangan sektor peternakan di Desa Lemba Hada, Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), disorot warga.

Program yang sedianya dicanangkan melalui Dana Desa (DDs) Tahun Anggaran 2025 tersebut menuai polemik di tingkat akar rumput lantaran progres di lapangan dinilai belum menunjukkan realisasi fisik yang signifikan.

​Berdasarkan data yang dihimpun, Pemerintah Desa Lemba Hada telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp107 juta yang diperuntukkan bagi pengadaan ternak sapi serta pembangunan sarana kandang.

Program ini dikelola sepenuhnya oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan proyeksi peningkatan pendapatan asli desa (PADes) serta penguatan ekonomi kemasyarakatan.

​Keresahan warga mencuat setelah memasuki kuartal pertama tahun 2026, namun belum ada tanda-tanda keberadaan ternak maupun infrastruktur penunjang di lokasi yang direncanakan.

Salah seorang warga setempat berinisial LN (50), mengungkapkan kekhawatirannya akan potensi stagnasi program tersebut.

​”Kami berharap pihak pemerintah desa maupun pengelola memberikan klarifikasi yang komprehensif. Mengingat anggaran telah dicairkan sejak penghujung 2025, ketiadaan wujud fisik program ini memicu spekulasi negatif di tengah masyarakat,” ujar LN saat memberikan keterangan, Kamis (5/3/2026).

​Menanggapi polemik tersebut, Kepala Desa Lemba Hada, Ahmad Yani, menegaskan bahwa posisi Pemerintah Desa dalam hal ini hanya bersifat memfasilitasi dukungan anggaran melalui mekanisme transfer ke rekening BUMDes pada 30 Desember 2025 lalu.

​”Operasional teknis sepenuhnya merupakan domain BUMDes. Informasi terakhir yang kami terima, saat ini masih dalam fase perencanaan konstruksi kandang. Memang terjadi keterlambatan (molor) akibat beberapa kendala internal di jajaran pengelola,” jelas Ahmad Yani di ruang kerjanya.

​Secara terpisah, Ketua BUMDes Lemba Hada, Takbir Idris, memaparkan sejumlah variabel yang menyebabkan terjadinya deviasi waktu dalam implementasi program.

Menurutnya, terdapat dua kendala utama yang menghambat akselerasi di lapangan yakni pencairan dana yang baru terealisasi pada akhir tahun (30 Desember 2025) serta regulasi teknis (payung hukum) yang baru diterima dari pusat pada 10 Februari 2026, memaksa pengelola untuk melakukan penyesuaian prosedur agar tetap selaras dengan ketentuan berlaku.

​Kedua, curah hujan yang tinggi di wilayah tersebut turut menghambat mobilisasi material dan proses pembangunan infrastruktur kandang.

Idris menegaskan bahwa tidak ada unsur kesengajaan dalam keterlambatan tersebut. Menurutnya hal ini murni akibat dinamika administratif dan faktor alam.

“Kami tetap berkomitmen menjalankan amanat anggaran ini secara transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi demi kemaslahatan masyarakat Desa Lemba Hada,” tegas Takbir.

​Hingga berita ini diturunkan, masyarakat terus menanti pembuktian komitmen dari pihak BUMDes agar anggaran ketahanan pangan tersebut tidak sekadar menjadi angka di atas kertas, melainkan memberi dampak nyata bagi ekonomi desa.(*)

  • Penulis: Ruly Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Momen Harkitnas ke-118, SMSI Mateng:Pers Harus Jaga Kedaulatan Informasi di Era Digital

    Momen Harkitnas ke-118, SMSI Mateng:Pers Harus Jaga Kedaulatan Informasi di Era Digital

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 dimaknai oleh Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, sebagai ajakan bagi insan pers untuk memperkuat peran dalam menjaga kedaulatan informasi di tengah derasnya arus digitalisasi. ​Plt Ketua SMSI Mamuju Tengah, Sandi Anugrah, menyatakan bahwa semangat kebangkitan nasional tidak hanya […]

  • Potret Buram Akses Jalan di Pelosok Mamasa, Lansia Sakit Harus Ditandu 8 Kilometer ke Fasilitas Kesehatan

    Potret Buram Akses Jalan di Pelosok Mamasa, Lansia Sakit Harus Ditandu 8 Kilometer ke Fasilitas Kesehatan

    • 0Komentar

    MAMBI, Sulbarupdate.id — Perjuangan warga Desa Pamoseang, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, bersama personil Polsek Mambi, evakuasi seorang lansia berusia 85 tahun sejauh kurang lebih 8 kilometer menjadi potret buram sulitnya akses pelayanan dasar bagi masyarakat pelosok. Sania, warga Dusun Sambaho, harus ditandu secara manual oleh warga setelah mengalami kondisi kesehatan yang tiba-tiba menurun […]

  • Drainase Tak Ada, Air Masuk Ke Rumah Warga Saat Hujan di Lakahang

    Drainase Tak Ada, Air Masuk Ke Rumah Warga Saat Hujan di Lakahang

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Tidak Adanya saluran drainase di jalan poros Mamasa-Mamuju memicu persoalan serius bagi masyarakat Kelurahan Lakahang, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa.  Setiap kali hujan deras mengguyur wilayah tersebut, air dari badan jalan meluap dan langsung menerjang masuk ke dalam rumah-rumah warga. Kondisi ini membuat warga sekitar selalu dilingkupi rasa cemas. Tanpa adanya parit atau […]

  • Gandeng Dinas Perpustakaan, TBM Lisuang Ada’ Membaca Tingkatkan Literasi Mamasa

    Gandeng Dinas Perpustakaan, TBM Lisuang Ada’ Membaca Tingkatkan Literasi Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pegiat literasi sekaligus kritikus asal Kabupaten Mamasa, Midin, terus bergerak dalam menghidupkan budaya membaca di wilayahnya. Melalui Taman Baca Masyarakat TBM Lisuang Ada’ Membaca yang didirikannya, Midin resmi mengajukan kolaborasi dengan Dinas Perpustakaan Kabupaten Mamasa pada Kamis 16 Juli 2026. ​Langkah kolaboratif ini difasilitasi oleh Relima selaku perpanjangan tangan resmi dari Perpustakaan […]

  • Sektor Wisata Minim Ekspos, Pemuda Desak Bhayangkara Off-Road Expedition 2026 Digelar di Wilayah 3 Mamasa

    Sektor Wisata Minim Ekspos, Pemuda Desak Bhayangkara Off-Road Expedition 2026 Digelar di Wilayah 3 Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Aktivis kepemudaan Kabupaten Mamasa, Riskul, mendesak Indonesia Off-road Federation (IOF) Pengurus Cabang (Pengcab) Mamasa untuk memindahkan lokasi penyelenggaraan Bhayangkara Off-Road Expedition 2026 ke Wilayah 3 Kabupaten Mamasa. ​Langkah ini dinilai strategis untuk mendongkrak sektor pariwisata di tujuh kecamatan yang berada di Wilayah 3, yang dinilai masih minim ekspos. ​Menurut Riskul, event nasional […]

  • Wabub Mateng Sebut, Peran Orang Tua Jadi Fondasi Utama Pendidikan dan Moral Anak di Era Digital

    Wabub Mateng Sebut, Peran Orang Tua Jadi Fondasi Utama Pendidikan dan Moral Anak di Era Digital

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Wakil Bupati Mamuju Tengah, Askary Anwar, menegaskan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama pendidikan anak.  Pernyataan tersebut disampaikan di ruang kerjanya setelah menghadiri upacara peringatan Hari Keluarga Nasional ke-33 di Halaman Kantor Bupati Mamuju Tengah pada Senin, 29 Juni 2026. ​Menurut Askary, keluarga memiliki tanggung jawab besar dalam mengedukasi dan mengasuh […]

expand_less