Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Menkeu Ungkap Skandal Pajak 40 Perusahaan Baja China, Kerugian Negara Capai Triliunan Rupiah

Menkeu Ungkap Skandal Pajak 40 Perusahaan Baja China, Kerugian Negara Capai Triliunan Rupiah

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
  • visibility 208
  • comment 0 komentar

JAKARTA, Sulbarupdate.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap temuan mengejutkan terkait praktik ilegal di sektor industri logam.

Sebanyak 40 perusahaan baja asal China yang beroperasi di Indonesia diduga kuat melakukan penghindaran pajak secara sistematis, yang memicu kerugian negara dalam skala besar.

Berdasarkan keterangan Menkeu, perusahaan-perusahaan tersebut menggunakan modus transaksi tunai untuk menghindari pemantauan sistem perpajakan nasional.

Dengan tidak tercatatnya arus keuangan dalam sistem perbankan, aktivitas komersial mereka menjadi sulit terlacak oleh otoritas terkait.

“Kami sudah mengantongi daftar nama perusahaan tersebut. Saat ini kami hanya menunggu momentum yang tepat untuk melakukan tindakan tegas dan penggerebekan besar-besaran,” ujar Menkeu dalam keterangannya.

Dampak Ekonomi dan Kerugian Negara
Estimasi kerugian negara akibat praktik ini sangat signifikan. Dari satu perusahaan saja, potensi pajak yang hilang diperkirakan mencapai lebih dari Rp4 triliun per tahun.

Jika dikalikan dengan total perusahaan yang teridentifikasi, angka tersebut dapat melumpuhkan potensi pendanaan pembangunan infrastruktur publik seperti sekolah dan jalan raya.

Selain merugikan kas negara, praktik ini dinilai merusak ekosistem industri baja nasional.

Berikut adalah dampak utamanya:
-Persaingan Tidak Sehat: Perusahaan “nakal” dapat menjual produk dengan harga jauh di bawah harga pasar karena tidak memiliki beban pajak.
-Ancaman Industri Lokal: Produsen baja dalam negeri yang patuh pajak kalah bersaing secara harga, yang mengancam keberlangsungan lapangan kerja lokal.

Pemerintah mengimbau masyarakat dan pelaku industri konstruksi untuk lebih selektif dalam memilih material bangunan.

Penggunaan produk dari perusahaan yang tidak memiliki rekam jejak pajak yang jelas dianggap turut melanggengkan praktik curang yang merugikan kedaulatan ekonomi bangsa.

Kini, publik menanti langkah konkret dari Kementerian Keuangan dan aparat penegak hukum untuk menindak tegas para pelanggar guna memulihkan integritas sistem pengawasan pajak di Indonesia.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • BREAKING NEWS:Diguyur Hujan Deras, Dua Rumah di Desa Rantelemo Tertimbun Longsor

    BREAKING NEWS:Diguyur Hujan Deras, Dua Rumah di Desa Rantelemo Tertimbun Longsor

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Bencana tanah longsor dilaporkan menerjang rumah warga di Desa Rantelemo, Kecamatan Bambang, Kebupaten Mamasa, pada Jumat (8/5/2026) sore. Akibat peristiwa ini, sedikitnya dua unit rumah warga mengalami kerusakan parah setelah tertimbun material tanah. Kejadian bencana longsor ini diakibatkan intensitas curah hujan yang sangat tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak siang hingga sore […]

  • Rudianto Lallo Apresiasi Kinerja POLRI

    Rudianto Lallo Apresiasi Kinerja POLRI

    • 0Komentar

    JAKARTA, SULBARUPDATE.ID – Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo mengapresiasi kinerja Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sepanjang tahun 2025 yang dinilai menunjukkan perbaikan signifikan, baik dari sisi pelayanan publik maupun penegakan disiplin internal. Apresiasi tersebut disampaikan Rudianto menanggapi Rilis Akhir Tahun Polri 2025 yang dipaparkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, termasuk hasil survei yang […]

  • Oknum Guru PPPK Madrasah di Polman Diduga Cabuli Sejumlah Siswa

    Oknum Guru PPPK Madrasah di Polman Diduga Cabuli Sejumlah Siswa

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Dunia pendidikan di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), diguncang isu dugaan pelecehan seksual. Seorang oknum guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di sebuah madrasah di Kabupaten Polman diduga kuat telah melecehkan sejumlah siswanya. ​Meskipun kasus ini telah menjadi perbincangan hangat, namun hingga saat ini belum ada laporan resmi […]

  • DPW NasDem Sulbar Kecam Karikatur Majalah Tempo Terkait Surya Paloh

    DPW NasDem Sulbar Kecam Karikatur Majalah Tempo Terkait Surya Paloh

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Barat (Sulbar) secara resmi menyatakan keberatan atas pemberitaan Majalah Tempo edisi 13-19 April 2026. Fokus kecaman tertuju pada visual karikatur Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, yang dinilai menyudutkan marwah partai. ​Dalam sampul majalah tersebut, Surya Paloh digambarkan berjalan lesu dengan tajuk bertuliskan “PT NasDem […]

  • Hotel Nusantara Mamasa Disorot Dugaan Pelanggaran Izin Bangunan dan Peredaran Miras Impor

    Hotel Nusantara Mamasa Disorot Dugaan Pelanggaran Izin Bangunan dan Peredaran Miras Impor

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pembangunan dan operasional Hotel Nusantara yang berlokasi di Jl. Poros Mamasa – Polewali, Desa Osango, Kecamatan Mamasa, disorot aktivis. Aktivis Mamasa, Muh. Akbar, angkat bicara mengenai temuan-temuan di lapangan yang mengindikasikan adanya pembiaran terhadap aktivitas yang merugikan daerah tersebut. Menurut Akbar, Hotel Nusantara diduga kuat berdiri tanpa mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) […]

  • Pemprov Sulbar Buka Suara Soal Nonjob 95 ASN

    Pemprov Sulbar Buka Suara Soal Nonjob 95 ASN

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) merespon informasi terkait mutasi 95 aparatur sipil negara (ASN). Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sulbar, Herdin Ismail, menegaskan jumlah tersebut tidak sepenuhnya benar. “Pada dasarnya, jumlah yang dimutasi hanya 55 pejabat administrator. termasuk dua pejabat fungsional yang naik jenjang madya, satu orang pensiun, […]

expand_less