Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Potret Buram Pendidikan di Pelosok Mamasa, Guru Kerap Bolos, Siswa SDN 007 Botteng Terlantar

Potret Buram Pendidikan di Pelosok Mamasa, Guru Kerap Bolos, Siswa SDN 007 Botteng Terlantar

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
  • visibility 544
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Niat tulus para siswa di pelosok Kabupaten Mamasa untuk mengenyam bangku pendidikan harus berbenturan dengan realita pahit.

SDN 007 Botteng yang terletak di Dusun Kata-Kata, Desa Botteng, Kecamatan Mehalaan, kini menjadi sorotan setelah dilaporkan meliburkan aktivitas belajar mengajar di luar kalender akademik resmi.

Hal ini terjadi pada Kamis 12 February 2026.

​Kondisi ini memicu keprihatinan mendalam, mengingat perjuangan para siswa untuk sampai ke sekolah tidaklah mudah.

Banyak dari mereka yang harus berjalan kaki menempuh jarak cukup jauh demi mendapatkan ilmu, namun seringkali harus pulang dengan tangan hampa karena tidak ada guru yang hadir di sekolah.

​Menurut penuturan salah satu orang tua siswa yang meminta identitasnya dirahasiakan, praktik “libur mendadak” ini bukanlah fenomena baru, melainkan masalah menahun yang seolah sudah dianggap lumrah di wilayah tersebut.

​”Bukan cuma kali ini, sudah sering sekali tidak ada guru. Padahal anak-anak kami banyak yang jalan kaki jauh untuk datang ke sekolah. Kasihan niat belajar mereka terpatahkan karena sekolah kosong,” keluhnya dengan nada kecewa.

​Ia menambahkan bahwa ketidakhadiran tenaga pengajar ini telah berdampak pada hilangnya jam pelajaran efektif, yang secara otomatis merugikan masa depan para siswa di desa tersebut.

​Fenomena ini menjadi potret buram wajah pendidikan di wilayah pelosok Kabupaten Mamasa. Ketidakhadiran guru secara berulang tanpa alasan yang jelas mengindikasikan adanya masalah serius dalam kedisiplinan ASN maupun tenaga honorer di lapangan.

​Tak hanya itu, kondisi ini juga memicu kritik terhadap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mamasa.

Kurangnya ketegasan serta lemahnya pengawasan dari tingkat dinas hingga ke jajaran unit pelaksana di tingkat bawah dinilai menjadi pemicu utama guru berani meninggalkan tugas dalam waktu yang lama.

​Hingga berita ini diturunkan, masyarakat berharap ada langkah konkret dari pemerintah daerah untuk mengevaluasi kinerja kepala sekolah dan para guru di SDN 007 Botteng agar hak pendidikan anak-anak di Dusun Kata-Kata dapat terpenuhi sebagaimana mestinya.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Sulbar Instruksikan Standarisasi Rujukan Stunting di Seluruh RSUD

    Gubernur Sulbar Instruksikan Standarisasi Rujukan Stunting di Seluruh RSUD

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), secara instruktif memerintahkan Dinas Kesehatan Provinsi untuk segera mereplikasi dan meluncurkan Pos Pelayanan Terpadu Rujukan Stunting di seluruh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) pada lima kabupaten di Sulbar. Langkah strategis ini diambil guna memacu percepatan penurunan prevalensi stunting di wilayah tersebut. Instruksi tegas ini disampaikan saat […]

  • Tumpukan Material Longsor Tutup Jalan Poros Sika-Mehalaan

    Tumpukan Material Longsor Tutup Jalan Poros Sika-Mehalaan

    • 1Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Akses transportasi di Dusun Salu, Desa Mesakada, Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, sempat lumpuh total akibat material longsor yang menimbun badan jalan. Peristiwa ini dipicu oleh tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah tersebut sejak Senin (4/5/2026) siang hingga malam hari. Tumpukan material tanah dan bebatuan dilaporkan menutup seluruh badan jalan, sehingga kendaraan roda […]

  • Potret Buram Pendidikan di Majene, Nestapa Inklusif di Bawah Segel Sengketa

    Potret Buram Pendidikan di Majene, Nestapa Inklusif di Bawah Segel Sengketa

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Di saat gema orasi tentang kemajuan literasi dan pemerataan akses pendidikan membubung tinggi memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, sebuah kenyataan getir justru terpotret di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar). Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) di Lingkungan Lutang, Kecamatan Banggae Timur, yang selama puluhan tahun berdiri sebagai lentera bagi anak-anak berkebutuhan khusus, […]

  • Panen Raya Bawang Merah di Kalukku, Bukti Nyata Keberhasilan Program Pemprov Sulbar

    Panen Raya Bawang Merah di Kalukku, Bukti Nyata Keberhasilan Program Pemprov Sulbar

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Kelompok Tani Sirannuang II, Desa Beru-Beru, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, melaksanakan Panen Raya Bawang Merah, Selasa, 04 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan hasil dari penyaluran bantuan benih bawang merah dan pupuk organik Tahun 2025. Dengan luas panen mencapai 1,5 hektare, potensi hasil produksi diperkirakan mencapai 15 ton, menjadi capaian […]

  • Jejak Kasih di Tanah Mamasa, Manifestasi Iman Melalui Aksi Nyata GMKI

    Jejak Kasih di Tanah Mamasa, Manifestasi Iman Melalui Aksi Nyata GMKI

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Di bawah langit Tawalian, Kabupaten Mamasa Sulawesi Barat (Sulbar) yang teduh, sebuah komitmen mulia dipancangkan. Perayaan Natal Nasional Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) 2025 tidak sekadar bertumpu pada kemegahan seremoni, melainkan membumi melalui tindakan filantropis yang menyentuh sanubari umat di Jemaat Sadabossa. Hari ini menjadi momentum sakral saat batu pertama pembangunan Gereja […]

  • Komitmen Bangun SDM Unggul dan Berkarakter, RSUD Sulbar Perkuat Peran Unit PKRS

    Komitmen Bangun SDM Unggul dan Berkarakter, RSUD Sulbar Perkuat Peran Unit PKRS

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Unit Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSUD Provinsi Sulawesi Barat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) yang dilaksanakan di Ruang Unit PKRS pada Selasa (10/2) pukul 08.00 WITA setelah apel pagi. Rakor dihadiri oleh Kasubid Penunjang Non Medik, Kasubid Pelayanan Medik, Kasubid Keperawatan serta seluruh Tim PKRS. Rapat ini bertujuan untuk membahas pembentukan dan […]

expand_less