Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » DPRD Mamasa Minta Tim Penyusun LKPJ 2025 Lakukan Perbaikan Total

DPRD Mamasa Minta Tim Penyusun LKPJ 2025 Lakukan Perbaikan Total

  • account_circle Whelson
  • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
  • visibility 433
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa menggelar rapat kerja guna membedah Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemerintah Daerah (Pemda) Mamasa Tahun Anggaran 2025.

Pertemuan yang diwarnai kritikan terkait validitas data dari DPRD ini berlangsung di Ruang Paripurna DPRD pada Kamis (9/4/2026).

​Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Mamasa, Arwin Rahman Tona, dengan menghadirkan Tim Penyusun LKPJ Pemda Mamasa.

Agenda ini menjadi panggung bagi legislatif untuk menjalankan fungsi pengawasan terhadap capaian kinerja pemerintah selama satu tahun terakhir.

​Sorotan tajam datang dari legislator muda Fraksi Partai Golkar, Yeheskier. Ia secara terbuka mempertanyakan metodologi penghimpunan data yang dilakukan tim penyusun.

Menurutnya, terdapat diskrepansi atau kesenjangan yang mencolok antara angka-angka di atas kertas dengan realitas faktual di lapangan.

​”Apakah tim penyusun LKPJ ini melakukan verifikasi langsung ke lapangan atau hanya sekadar mengolah data administratif? Saya menemukan banyak kejanggalan yang tidak sinkron dengan kondisi riil di masyarakat,” tegas Yeheskier di hadapan forum.

​Lebih jauh, ia melayangkan kritik keras mengenai orisinalitas dokumen tersebut. Ia mengkhawatirkan LKPJ Tahun 2025 ini tidak disusun berdasarkan analisis mendalam, melainkan sekadar replikasi dari tahun-tahun sebelumnya.

​”Ini dokumen negara yang menyangkut pertanggungjawaban publik. Patut kita pertanyakan, jangan sampai LKPJ ini hanya hasil copy-paste,” lanjutnya dengan nada lugas.

​Menanggapi tekanan dari pihak legislatif, Tim Penyusun LKPJ Pemda Mamasa memberikan klarifikasi bahwa basis data yang mereka gunakan bersumber sepenuhnya dari Badan Perencanaan Riset dan Inovasi Daerah (Baperida).

Namun, penjelasan tersebut nampaknya belum cukup memuaskan para anggota dewan yang mengharapkan adanya sinkronisasi lintas sektor.

​Selain Yeheskier, sejumlah anggota DPRD lainnya juga melontarkan interupsi senada, meminta penjelasan rinci mengenai beberapa poin kegiatan yang dinilai tidak memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat Mamasa.

​Menutup pertemuan tersebut, DPRD Kabupaten Mamasa secara resmi menginstruksikan Tim Penyusun LKPJ untuk segera melakukan tinjauan ulang dan perbaikan data.

Dewan menegaskan bahwa laporan yang diserahkan harus mencerminkan keadaan objektif demi menjaga transparansi dan akuntabilitas tata kelola pemerintahan.

​Perbaikan dokumen ini diharapkan dapat rampung dalam waktu dekat sebelum memasuki tahapan pembahasan lebih lanjut dalam sidang paripurna berikutnya.(*)

  • Penulis: Whelson
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadapi Potensi Bencana, Regu 3 Posko Siaga Darurat BPBD Sulbar Komitmen Siaga 24 Jam

    Hadapi Potensi Bencana, Regu 3 Posko Siaga Darurat BPBD Sulbar Komitmen Siaga 24 Jam

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id- Koordinator Regu 3 Posko Siaga Darurat BPBD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Herman menegaskan komitmen regunya untuk selalu siap siaga 24 jam dalam menghadapi potensi bencana. Disampaikan, penguatan koordinasi internal terus dilakukan guna memastikan setiap informasi dan laporan yang masuk dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat. “Regu 3 Posko Siaga Darurat BPBD Sulbar berkomitmen […]

  • China Klaim Temukan ”Pil Panjang Umur”, Manusia Hidup Hingga 150 Tahun

    China Klaim Temukan ”Pil Panjang Umur”, Manusia Hidup Hingga 150 Tahun

    • 0Komentar

    NASIONAL, Sulbarupdate.id – Harapan manusia (ms) untuk hidup jauh melampaui satu abad kini memasuki babak baru. Lonvi Biosciences, sebuah startup biosains asal Shenzhen, China, mengklaim telah mengembangkan “pil panjang umur” yang diproyeksikan mampu membuat manusia bertahan hidup hingga usia 150 tahun. Bahan utama obat revolusioner ini mengandalkan konsentrasi Procyanidin C1 (PCC1), sebuah molekul khusus yang […]

  • Suami Bunuh Istri dan Lukai Anak di Mamuju Tengah Terancam 20 Tahun Penjara

    Suami Bunuh Istri dan Lukai Anak di Mamuju Tengah Terancam 20 Tahun Penjara

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id– Pelaku pembunuhan terhadap istri berinisial AR (40), di Dusun Manurung, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.  AR diduga kuat tega menganiaya istrinya hingga tewas dan bahkan melukai anak kandungnya sendiri. Hal tersebut ditegaskan oleh Kasi Humas Polres Mamuju Tengah, Ipda Edwar Hamsah, […]

  • KAMRI Soroti Dugaan Persekongkolan Tender Proyek Disdikpora Majene

    KAMRI Soroti Dugaan Persekongkolan Tender Proyek Disdikpora Majene

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Komite Aktivis Mahasiswa Rakyat Indonesia atau KAMRI dalam waktu dekat dikabarkan akan segera melayangkan laporan resmi kepada Kejaksaan Negeri Majene terkait dugaan persaingan usaha tidak sehat dalam proses tender sejumlah proyek pada Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Majene. Ketua KAMRI, Muh Firzam, menegaskan bahwa pihaknya saat ini tengah mengumpulkan berbagai […]

  • 71 Anggota Paskibraka Mamasa Dikukuhkan, Bupati Tekankan Amanah dan Tanggung Jawab

    71 Anggota Paskibraka Mamasa Dikukuhkan, Bupati Tekankan Amanah dan Tanggung Jawab

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Bupati Mamasa Welem Sambolangi mengukuhkan 71 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Mamasa yang akan bertugas dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pengukuhan tersebut berlangsung di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Mamasa, Sabtu (15/8/2026), setelah para anggota Paskibraka menjalani serangkaian latihan untuk membentuk mental, kedisiplinan, serta kesiapan […]

  • Air Sungai Budong-Budong Menghitam, DLHK Turun Ambil Sampel 

    Air Sungai Budong-Budong Menghitam, DLHK Turun Ambil Sampel 

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, tindaklanjuti laporan masyarakat terkait perubahan warna air Sungai Budong-Budong yang mendadak menghitam. Karena itu, DLHK Mateng turun langsung ke lokasi untuk ambil sampel air sungai pada, Rabu (12/8/2026). Sampel tersebut selanjutnya akan menjalani pemeriksaan laboratorium guna mengetahui kondisi air […]

expand_less