Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintahan » Di Tengah Anggaran Terbatas, Pemprov Sulbar Perkuat Kolaborasi Lewat Rakerda

Di Tengah Anggaran Terbatas, Pemprov Sulbar Perkuat Kolaborasi Lewat Rakerda

  • account_circle Amr
  • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
  • visibility 383
  • comment 0 komentar

Mamuju, Sulbarupdate.id- Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) lingkup Pemprov Sulbar di Ballroom Andi Depu, Kantor Gubernur Sulbar, Selasa, 20 Januari 2025. Rakerda ini menjadi yang pertama kali dilaksanakan dengan melibatkan seluruh pemerintah kabupaten se-Provinsi Sulawesi Barat.

Rakerda dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), dan dihadiri para bupati, wakil bupati, sekretaris daerah, serta kepala OPD dari enam kabupaten di Sulbar secara virtual. Hadir pula para tenaga ahli gubernur dan seluruh kepala OPD lingkup Pemprov Sulbar.

Sekretaris Daerah Sulbar, Junda Maulana, melaporkan kehadiran pemerintah kabupaten dalam forum tersebut. Pemerintah Kabupaten Mamuju dihadiri secara virtual oleh Bupati, Wakil Bupati, Sekda, dan kepala OPD. Kabupaten Majene serta Polewali Mandar dihadiri lengkap oleh Bupati, Wakil Bupati, Sekda, dan kepala OPD. Kabupaten Mamasa dihadiri Bupati, Sekda, dan kepala OPD. Kabupaten Pasangkayu dihadiri Wakil Bupati dan kepala OPD, sementara Kabupaten Mamuju Tengah dihadiri Bupati, Wakil Bupati, Sekda, dan kepala OPD.

Junda Maulana menjelaskan bahwa Rakerda ini dilaksanakan atas arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka untuk mengubah pola kerja pemerintahan ke arah kolaboratif antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten.

“Kolaborasi ini penting untuk memastikan sinkronisasi program dan kegiatan, terutama di tengah kondisi fiskal yang sangat terbatas pada tahun 2026,” ujar Junda.

Ia menegaskan, melalui kolaborasi dan sinergi program, target-target pembangunan yang telah ditetapkan baik oleh pemerintah provinsi maupun kabupaten diharapkan dapat tercapai secara optimal.

Menurutnya, langkah awal kolaborasi adalah menyatukan persepsi terhadap permasalahan pembangunan daerah. Setelah itu, pemerintah provinsi dan kabupaten dapat menentukan isu-isu strategis yang menjadi prioritas penanganan bersama, baik dari sisi sumber daya manusia maupun pembiayaan.

Junda Maulana juga memaparkan target utama visi-misi pembangunan Sulawesi Barat tahun 2025–2030, yakni mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Sulbar mencapai 8 persen pada 2030, dengan target tahun 2025 sebesar 5,9 persen.

Selain itu, Pemprov Sulbar menargetkan penurunan angka kemiskinan sebesar 1 persen per tahun, dari posisi saat ini 10,41 persen menuju 5,80 persen pada 2030, serta penurunan rasio gini hingga 0,28 sebagai upaya pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Untuk mencapai target tersebut, ditetapkan beberapa sasaran utama, antara lain peningkatan kinerja pertanian yang produktif dan berdaya saing, peningkatan investasi daerah, penguatan tata kelola pemerintahan digital yang bersih dan akuntabel, serta peningkatan ketahanan terhadap risiko bencana.

Sementara untuk penurunan kemiskinan, fokus diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, perluasan kesempatan kerja, penguatan kemandirian desa, serta peningkatan kualitas kehidupan sosial yang demokratis.

Rakerda ini dibagi ke dalam tiga bidang pembahasan. Bidang keamanan, ketertiban, dan hukum dipaparkan oleh Kepala Kesbangpol Sulbar Muhammad Darwis Damir.

Bidang ekonomi dan pariwisata dipresentasikan oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Hamdani Hamdi. Sedangkan bidang kesejahteraan, termasuk isu kesehatan dan pendidikan, dipaparkan oleh Plt. Kepala Dinas Sosial PMD dan Pemberdayaan Perempuan Darmawati.

Setiap sesi diikuti dengan diskusi dan tanggapan dari pemerintah kabupaten guna memastikan keselarasan isu strategis dan program kegiatan antara provinsi dan kabupaten.

Hasil Rakerda ini akan ditindaklanjuti dalam tahapan Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekbang), kemudian dibahas dalam Musrenbang kabupaten, Musrenbang provinsi, hingga Musrenbang nasional melalui Rakortekbang Nasional pada awal tahun 2026.

Sementara itu, Gubernur Sulbar Suhardi Duka menegaskan bahwa Rakerda ini bertujuan untuk mengidentifikasi persoalan pembangunan, mencari solusi, serta menyesuaikan dukungan anggaran yang tersedia melalui kerja sama lintas pemerintahan.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Dengan keterbatasan anggaran, kolaborasi adalah kunci. Kalau kita isi bersama-sama, maka hasilnya akan jauh lebih terasa,” ujar Suhardi Duka. (*)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akses Informasi RSUD Satelit Tobadak Dipersoalkan, Pengelola: Hanya Miskomunikasi

    Akses Informasi RSUD Satelit Tobadak Dipersoalkan, Pengelola: Hanya Miskomunikasi

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id — Sorotan terhadap keterbukaan informasi publik mengenai progres pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Satelit Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, akhirnya mendapat respon pihak pengelola.  Proyek pembangunan rumah sakit yang menggunakan anggaran negara itu sebelumnya disorot media lantaran diduga pihak pengelola berjarak saat ditanya progres pekerjaan. Sebelumnya, sejumlah awak media […]

  • Timnas Australia 2026: Socceroos Datang dengan Generasi Paling Berani dan Ambisi Menembus Batas Asia

    Timnas Australia 2026: Socceroos Datang dengan Generasi Paling Berani dan Ambisi Menembus Batas Asia

    • 0Komentar

    CANBERRA, SULBARUPDATE.id — Tim Nasional Australia memasuki Piala Dunia 2026 dengan keyakinan yang berbeda dibanding edisi-edisi sebelumnya. Jika pada masa lalu Socceroos sering datang sebagai tim pekerja keras yang bertahan melalui disiplin dan fisik, maka generasi kali ini mulai menunjukkan identitas yang lebih modern, lebih cepat, lebih teknis, dan jauh lebih berani menghadapi tim-tim besar […]

  • SPPG Sesenapadang Mamasa Salurkan MBG ke Ribuan Penerima Manfaat

    SPPG Sesenapadang Mamasa Salurkan MBG ke Ribuan Penerima Manfaat

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali dilaksanakan di Kecamatan Sesenapadang (Sespa), Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Rabu (9/9/2026). Kegiatan dilaksanakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sesenapadang yang beralamat di Jalan Poros Desa Orobua, Kecamatan Sesenapadang. Kepala SPPG Sesenapadang, Arianus, mengatakan pelaksanaan program tersebut menyasar ribuan penerima manfaat, mulai dari peserta didik hingga guru […]

  • Akses Terputus, Warga Polman Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Pakai Bambu

    Akses Terputus, Warga Polman Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Pakai Bambu

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id — Kecewa lantaran akses jalan utama tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah daerah, warga Desa Pap-pao, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, terpaksa membangun jembatan darurat secara swadaya. Dengan peralatan seadanya, warga membentangkan batang-batang bambu agar aktivitas ekonomi dan pendidikan tidak lumpuh total, Kamis (14/5/2026). ​Kondisi infrastruktur yang menghubungkan pemukiman warga ini dilaporkan terputus […]

  • DPO Kasus Penganiayaan Maut di Polman Akhirnya Diringkus Polisi di Luwu Timur

    DPO Kasus Penganiayaan Maut di Polman Akhirnya Diringkus Polisi di Luwu Timur

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id – Pelarian pria berinisial A (24) berakhir di tangan pihak kepolisian di Polres Polewali Mandar (Polman) akhirnya berakhir. Terduga pelaku penganiayaan yang mengakibatkan korbannya meninggal dunia ini berhasil diringkus tim gabungan di wilayah Mallusetasi, Kecamatan Ujung, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, pada Minggu (1/2/2026) dini hari. Penangkapan ini merupakan bagian dari Operasi Pekat […]

  • Diduga Dianiaya Mertua Saat Jemput Anak, Wanita di Mamasa Lapor Polisi

    Diduga Dianiaya Mertua Saat Jemput Anak, Wanita di Mamasa Lapor Polisi

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Kasus dugaan penganiayaan dalam lingkup keluarga terjadi di Dusun Tusan, Desa Tondok Bakaru, Kecamatan Mamasa. Seorang perempuan bernama Wahyuni Wulan Dari melaporkan mertuanya sendiri ke pihak berwajib atas dugaan tindak kekerasan fisik. Kronologi Kejadian Peristiwa tersebut bermula pada Rabu (24/4/2024), saat korban mendatangi kediaman mertuanya dengan maksud menjemput sang anak yang sebelumnya […]

expand_less