Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum & Kriminal » BREAKING NEWS: Kejati Sulbar Tetapkan Bendahara Perumda Majene Sebagai Tersangka Kasus Korupsi

BREAKING NEWS: Kejati Sulbar Tetapkan Bendahara Perumda Majene Sebagai Tersangka Kasus Korupsi

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
  • visibility 446
  • comment 0 komentar

MAMUJU, Sulbarupdate.id – Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Barat (Sulbar), kembali menetapkan satu orang tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan dana Perumda Aneka Usaha Majene.

Tersangka berinisial HM, yang menjabat sebagai Bendahara pada perusahaan daerah tersebut, resmi ditahan pada Rabu, 1 April 2026.

​Dalam keterangan resmi Kejati Sulbar, penetapan tersangka terhadap HM merupakan hasil pengembangan penyidikan atas dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan perusahaan untuk tahun anggaran 2022 hingga 2024.

Penyidik menyatakan telah memperoleh minimal dua alat bukti yang cukup untuk menjerat yang bersangkutan, sebagaimana diatur dalam Pasal 90 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

​Dalam menjalankan aksinya, HM diduga kuat terlibat aktif dalam melakukan pembayaran serta penyusunan laporan pertanggungjawaban fiktif.

Selain itu, ia disinyalir melakukan penyalahgunaan wewenang dalam pengelolaan dana perusahaan selama tiga tahun terakhir yang merugikan keuangan daerah.

​Guna kepentingan penyidikan lebih lanjut, HM kini menjalani masa penahanan selama 20 hari ke depan. Terhitung mulai tanggal 1 April 2026, tersangka dititipkan di Rumah Lapas Perempuan dan Anak Kalukku.

​Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal berlapis. Dakwaan Primair merujuk pada Pasal 603 jo. Pasal 20 Huruf a dan c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, serta Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.

​Sementara itu, untuk dakwaan Subsidair, penyidik mengenakan Pasal 604 jo. Pasal 20 Huruf a dan c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, yang juga dikaitkan dengan Pasal 18 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Pihak Kejati Sulbar menegaskan akan terus mendalami kasus ini untuk memastikan seluruh kerugian negara dapat dipertanggungjawabkan di hadapan hukum.(*)

  • Penulis: Ancha
  • Editor: Tim Editor

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dedikasi Tanpa Cela, 194 Personel Polda Sulbar Terima Satyalencana Pengabdian

    Dedikasi Tanpa Cela, 194 Personel Polda Sulbar Terima Satyalencana Pengabdian

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Sebanyak 194 personel Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat resmi menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Pengabdian dari Presiden Republik Indonesia. Penganugerahan ini diberikan dalam upacara khidmat yang berlangsung di Lapangan Tribrata Mapolda Sulbar, Kamis (29/1/2026). Penyematan penghargaan dipimpin langsung oleh Wakapolda Sulbar, Brigjen Pol Hari Santoso. Tanda kehormatan tersebut diberikan kepada personel yang dinilai […]

  • HUT ke-481 Kabupaten Majene, Direktur RSUD Tegaskan Komitmen RS Terus Mengabdi ke Masyarakat

    HUT ke-481 Kabupaten Majene, Direktur RSUD Tegaskan Komitmen RS Terus Mengabdi ke Masyarakat

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majene, Rusdi Hamid, hadiri peringatan Hari Jadi Kabupaten Majene ke-481 yang digelar di Kantor DPRD Kabupaten Majene, Sabtu (15/8/2026). Peringatan hari jadi daerah tersebut mengusung tema “Laweang Diattonganang, Leteang Diamalaqbiang”, sebuah tema yang menjadi bagian penting dalam momentum peringatan perjalanan panjang Kabupaten Majene sekaligus refleksi terhadap […]

  • Ini Persiapan Pemprov Sulbar Menyongsong Transisi 2026

    Ini Persiapan Pemprov Sulbar Menyongsong Transisi 2026

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Jelang pergantian tahun dari 2025 menuju 2026, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka (SDK) telah mengonstruksi serangkaian agenda strategis. Fokus utama dalam perayaan kali ini tidak sekadar seremoni, melainkan penguatan fondasi spiritualitas dan manifestasi kerukunan antar umat beragama di Tanah Mandar. Hal disampaikan Gubernur Sulawesi Barat, […]

  • HMI Majene Tuding Polres Lindungi Mafia BBM, Begini Respon Kasat Reskrim!

    HMI Majene Tuding Polres Lindungi Mafia BBM, Begini Respon Kasat Reskrim!

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Majene menggelar aksi unjuk rasa di Mapolres Majene, Sulawesi Barat, Senin (7/9/2026).  Aksi tersebut menyikapi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi yang terjadi di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat sekaligus menyoroti dugaan penampungan dan penyalahgunaan bahan bakar minyak seperti solar dan pertalite subsidi dalam jumlah besar. Dalam aksinya, […]

  • Tertibkan Pedagang Kaki Lima, Puluhan Kios Ditata di Majene

    Tertibkan Pedagang Kaki Lima, Puluhan Kios Ditata di Majene

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Pemerintah Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, menggelar pembinaan dan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di sejumlah kawasan Kecamatan Banggae dan Banggae Timur, Kamis (27/8/2026). Penertiban dilakukan tim gabungan lintas-instansi sebagai bagian dari upaya pemerintah menata kawasan perkotaan agar lebih tertib, rapi, aman dan nyaman. Program tersebut sekaligus mendukung agenda penataan kota melalui program […]

  • KAMRI Soroti Dugaan Persekongkolan Tender Proyek Disdikpora Majene

    KAMRI Soroti Dugaan Persekongkolan Tender Proyek Disdikpora Majene

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Komite Aktivis Mahasiswa Rakyat Indonesia atau KAMRI dalam waktu dekat dikabarkan akan segera melayangkan laporan resmi kepada Kejaksaan Negeri Majene terkait dugaan persaingan usaha tidak sehat dalam proses tender sejumlah proyek pada Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Majene. Ketua KAMRI, Muh Firzam, menegaskan bahwa pihaknya saat ini tengah mengumpulkan berbagai […]

expand_less