Breaking News
light_mode
Beranda » Sulawesi Barat » BPKAD Sulbar Perkuat Transparansi: Kawal Pendampingan Input Aset Pendidikan Dana BOS 2025

BPKAD Sulbar Perkuat Transparansi: Kawal Pendampingan Input Aset Pendidikan Dana BOS 2025

  • account_circle sulbarupdate.id
  • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
  • visibility 366
  • comment 0 komentar

Mamuju, Sulbarupdate.id – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat melalui Bidang Pengelolaan BMD bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Sulbar melaksanakan pendampingan penginputan aset Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2025.

Pendampingan berlangsung di ruang rapat Bidang BMD BPKAD Sulbar, Jumat (20/2/2026). Kegiatan ini bertujuan memastikan tata kelola aset pendidikan berjalan sesuai aturan dan prinsip akuntabilitas.

Hal ini sejalan dari upaya mewujudkan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, khususnya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas. Pendampingan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung agenda reformasi birokrasi di sektor pendidikan.

Kepala BPKAD Provinsi Sulbar, Mohammad Ali Chandra, yang turut hadir memonitoring kegiatan tersebut, menegaskan pentingnya sinergi antarinstansi.

“Pengelolaan aset pendidikan harus dilakukan secara transparan dan terintegrasi. Dengan pendampingan ini, kita memastikan bahwa setiap rupiah Dana BOS yang digunakan untuk pengadaan aset dapat tercatat dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Bidang Pengelolaan BMD, Muhammad, memberikan penjelasan teknis terkait proses penginputan. Ia menekankan bahwa sistem pencatatan aset kini menggunakan aplikasi berbasis digital yang memudahkan verifikasi dan pelaporan.

“Kami mendampingi operator Disdikbud Sulbar agar lebih memahami mekanisme input data aset, mulai dari identifikasi barang, kodefikasi, hingga validasi dokumen pendukung,” jelasnya.

Pendampingan ini juga menjadi sarana edukasi bagi sekolah-sekolah penerima Dana BOS agar lebih disiplin dalam administrasi aset. Dengan adanya standar teknis yang jelas, diharapkan tidak ada lagi aset yang tercecer atau tidak tercatat dalam sistem, sehingga laporan keuangan daerah semakin kredibel.

BPKAD Sulbar menilai bahwa pengelolaan aset pendidikan merupakan bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia. Aset yang tercatat dengan baik akan memudahkan pemerintah dalam melakukan evaluasi kebutuhan, perencanaan anggaran, serta pengawasan terhadap pemanfaatan fasilitas pendidikan.

Melalui kegiatan ini, BPKAD dan Disdikbud Sulbar menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah. Pendampingan penginputan aset Dana BOS 2025 bukan hanya soal administrasi, tetapi juga wujud nyata dari semangat membangun Sulawesi Barat yang lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik berkualitas. (*)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Beras Premium di Mamasa Tembus Rp 15 Ribu per Liter

    Harga Beras Premium di Mamasa Tembus Rp 15 Ribu per Liter

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id — Harga komoditas beras jenis premium di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, dilaporkan mengalami kenaikan signifikan sejak sepekan terakhir. Saat ini, harga beras berkualitas tinggi tersebut telah menembus angka Rp 15.000 per liter. ​Sebelum melonjak, harga beras premium di pasaran lokal terpantau masih berkisar antara Rp 13.000 hingga Rp 14.000 per liter. ​Salah seorang […]

  • Empat Nama Lolos Seleksi Administrasi Direksi PT Sulawesi Barat Malaqbi

    Empat Nama Lolos Seleksi Administrasi Direksi PT Sulawesi Barat Malaqbi

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) resmi mengumumkan hasil seleksi administrasi calon Anggota Direksi PT Sulawesi Barat Malaqbi (Perseroda) tahun 2026, Rabu (14/1/2026). Pengumuman tersebut tertuang dalam surat resmi Nomor: 900.1.13.2/002/Pansel-BUMD/I/2026. Proses seleksi ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan direksi di perusahaan daerah tersebut setelah masa jabatan sebelumnya berakhir. Dari hasil verifikasi […]

  • Antrean Mengular di SPBU Lembang Majene, Warga Keluhkan Prioritas Pengisian Jeriken

    Antrean Mengular di SPBU Lembang Majene, Warga Keluhkan Prioritas Pengisian Jeriken

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Antrean kendaraan yang mengular hingga ke badan jalan poros di SPBU Lembang, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, menuai sorotan tajam dari para pengguna jalan. Kemacetan panjang ini diduga dipicu oleh pihak SPBU yang lebih memprioritaskan pengisian bahan bakar minyak (BBM) menggunakan jeriken ketimbang kendaraan bermotor. ​Berdasarkan pantauan di lokasi pada […]

  • SPPG Makuang Messawa Jangkau 29 Sekolah dan 11 Posyandu, Layani Ribuan Penerima MBG

    SPPG Makuang Messawa Jangkau 29 Sekolah dan 11 Posyandu, Layani Ribuan Penerima MBG

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Messawa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, menjangkau 29 sekolah dan 11 posyandu dengan total 2.023 penerima manfaat, termasuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Penyaluran tersebut dilaksanakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makuang Messawa di bawah naungan Yayasan Kesehatan Gereja Toraja Mamasa, Jumat (9/10/2026). Kepala […]

  • Kursi Wagub Sulbar Masih Kosong, Siapa Layak Isi

    Kursi Wagub Sulbar Masih Kosong, Siapa Layak Isi

    • 0Komentar

    Sulbarupdate – Tanpa mengurangi rasa hormat kepada almarhum, kursi Wakil Gubernur Sulawesi Barat hingga kini masih kosong setelah Wakil Gubernur Sulbar, Salim Mengga, meninggal dunia pada Sabtu pagi, 31 Januari. Almarhum mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Siloam Makassar, Sulawesi Selatan. Kepergian Salim Mengga meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, Pemerintah Sulbar dan masyarakat Sulawesi Barat. […]

  • HMI Komisariat STIKES Majene Kecam Vonis Bebas Oknum Polisi: “Keadilan Tajam ke Bawah, Tumpul ke Atas”

    HMI Komisariat STIKES Majene Kecam Vonis Bebas Oknum Polisi: “Keadilan Tajam ke Bawah, Tumpul ke Atas”

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat STIKES Majene melontarkan kecaman keras terhadap putusan majelis hakim dan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara dugaan tindak pidana yang menyeret seorang oknum anggota Polres Majene hingga berujung pada vonis bebas. Putusan tersebut memicu gelombang kritik dari berbagai kalangan masyarakat karena dinilai mencederai rasa keadilan publik. […]

expand_less