Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju Tengah » Bukan Sekadar Kebaya, Sekda Mateng Ajak Perempuan Hidupkan Ruh Perjuangan Kartini

Bukan Sekadar Kebaya, Sekda Mateng Ajak Perempuan Hidupkan Ruh Perjuangan Kartini

  • account_circle Ruly Syamsil
  • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
  • visibility 286
  • comment 1 komentar

MATENG, Sulbarupdate.id – Peringatan Hari Kartini 21 April diharapkan tidak terjebak dalam seremoni simbolik belaka. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mamuju Tengah, Litha Febriani, menekankan bahwa esensi sejati dari hari besar ini adalah menghidupkan kembali api perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam realitas kehidupan modern.

​Menurut Litha, identitas budaya seperti mengenakan kebaya memang penting sebagai penghormatan akar tradisi, namun nilai intelektualitas dan kemandirian jauh lebih krusial.

​”Esensi Kartini tidak berhenti pada penggunaan kebaya semata. Yang utama adalah mewarisi semangat belajar, kemandirian, serta keberanian dalam menyuarakan pendapat,” ujar Litha, Selasa (21/4/2026).

​Litha menilai semangat emansipasi yang dirintis Kartini masih sangat relevan dengan tantangan zaman saat ini. Di tengah perkembangan teknologi dan dinamika sosial, perempuan dituntut untuk tidak menjadi penonton, melainkan aktor perubahan.

​Menurut Litha, ada tiga poin utama yang harus dimiliki perempuan masa kini yakni terus belajar dan meningkatkan kompetensi di berbagai bidang.

Kedua mampu berdiri di atas kaki sendiri secara ekonomi maupun pemikiran dan aktif berkontribusi di berbagai lini, mulai dari lingkup keluarga hingga jajaran pemerintahan.

​Lebih lanjut, sosok panglima ASN di Mamuju Tengah ini berharap momentum Hari Kartini tahun ini menjadi titik balik refleksi bagi seluruh perempuan, khususnya di Bumi Manakarra Karossa.

​”Perempuan memiliki posisi strategis dalam mendorong perubahan. Saya berharap perempuan di Mamuju Tengah terus meningkatkan kualitas dan kepercayaan diri agar mampu berkontribusi secara nyata dalam pembangunan daerah,” tambahnya.

​Peringatan Hari Kartini sendiri merupakan penghormatan abadi atas jasa Raden Ajeng Kartini yang telah mendobrak sekat keterbatasan bagi kaumnya.

Perjuangannya memastikan akses pendidikan dan kesetaraan sosial kini menjadi fondasi bagi perempuan Indonesia untuk bermimpi tanpa batas.(*)

  • Penulis: Ruly Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Rudapaksa Anak di Bawah Umur, Seorang Pria di Mamuju Dibekuk Polisi

    Diduga Rudapaksa Anak di Bawah Umur, Seorang Pria di Mamuju Dibekuk Polisi

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Seorang pria di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) berinisial SD (35) dibekuk polisi lantaran diduga rudapaksa anak di bawah umur. Penangkapan dilakukan oleh personil Polsek Kalumpang, Rabu, 17 Desember 2025 kemarin. Korban masih berumur 15 tahun, yang merupakan warga Sulawesi Barat. Dikonfirmasi, Kasi Humas Polres Mamuju, Ipda Herman Basir, membenarkan insiden tersebut. […]

  • TPA Salurano Kian Memanas, 2 Aktivis Ditahan Polisi Tanpa Sebab? Begini Penjelasan Kapolres Mamasa

    TPA Salurano Kian Memanas, 2 Aktivis Ditahan Polisi Tanpa Sebab? Begini Penjelasan Kapolres Mamasa

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Aktivis asal Desa Malabo, Kecamatan Tandukalua, Kabupaten Mamasa, Taufik Rama Wijaya dan rekannya Rein Mesakaraeng, mengaku ditahan Polres Mamasa tanpa sebab. Keduanya merupakan aktivis yang tengah berjuang dalam aksi penolakan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang ada di Salurano, Malabo. Kepada Sulbarupdate.id, Rama mangaku, saat ini dirinya ditahan di Polres Mamasa tanpa ia […]

  • Anggaran Nihil, Hutan Lindung Tandeallo Majene Marak Dijarah Pembalak Liar

    Anggaran Nihil, Hutan Lindung Tandeallo Majene Marak Dijarah Pembalak Liar

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Kondisi hutan lindung di Desa Tandeallo, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, kini berada dalam titik kritis. Praktik pembalakan liar (illegal logging) dilaporkan kian masif, sementara otoritas pengawasan mengaku lumpuh total akibat kendala operasional. Unit Pelaksana Teknis Daerah Kesatuan Pengelolaan Hutan (UPTD KPH) Majene menyatakan tidak berdaya membendung aksi penjarahan tersebut. Kepala UPTD KPH […]

  • Polresta Mamuju Sita 1.309 Botol Miras dan Cap Tikus

    Polresta Mamuju Sita 1.309 Botol Miras dan Cap Tikus

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Satuan Tugas (Satgas) Tindak Operasi Pekat Marano 2026 Polresta Mamuju terus memperketat pengawasan demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Di hari ketiga pelaksanaannya, Rabu (28/1/2026), petugas berhasil mengamankan ribuan botol minuman keras (miras) ilegal. Total sebanyak 1.309 botol miras dari berbagai merek dan 9 kemasan plastik minuman tradisional jenis cap […]

  • Kadinsos Mateng Laporkan Dugaan Pencurian Sawit ke Polisi

    Kadinsos Mateng Laporkan Dugaan Pencurian Sawit ke Polisi

    • 0Komentar

    MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Hj. Nirwanasari Aras, melaporkan dugaan pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit, pengancaman, dan pencemaran nama baik ke Polres Mamuju Tengah, Rabu (21/10/2026). Nirwanasari tiba di Mapolres Mateng sekitar pukul 11.35 WITA dengan didampingi empat kuasa hukumnya. Mereka kemudian mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian […]

  • Aksi Balap Liar di Tinambung Jadi Perhatian Serius Lantas Polres Polman

    Aksi Balap Liar di Tinambung Jadi Perhatian Serius Lantas Polres Polman

    • 0Komentar

    POLMAN, Sulbarupdate.id — Aksi balap liar yang kerap terjadi di sejumlah ruas jalan di Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Polewali Mandar menegaskan akan terus meningkatkan patroli serta melakukan penindakan terhadap aktivitas balap liar yang dinilai membahayakan keselamatan pengendara dan masyarakat pengguna jalan. Kasat […]

expand_less