Koalisi Mahasiswa Unsulbar Desak Kejelasan Aturan Ormawa dan Polemik Hasil MUBES BEM
- account_circle Juita
- calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
- visibility 197
- comment 0 komentar

MAJENE, Sulbarupdate.id — Gelombang aspirasi mahasiswa kembali menggema di lingkungan Universitas Sulawesi Barat (UNSULBAR), Senin (11/5/2026).
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa UNSULBAR Menggugat, gelar aksi demonstrasi di halaman kampus sebagai bentuk kepedulian terhadap dinamika organisasi kemahasiswaan terkait kejelasan aturan ORMAWA serta polemik hasil Musyawarah Besar (MUBES) BEM Universitas Sulawesi Barat.
Aksi yang berlangsung secara tertib dan kondusif tersebut mendapat respon langsung dari pihak Rektorat UNSULBAR.
Dalam dialog terbuka bersama massa aksi, Rektor Universitas Sulawesi Barat menyampaikan komitmennya untuk membuka ruang komunikasi yang lebih luas dengan seluruh unsur lembaga kemahasiswaan demi mencari solusi bersama atas persoalan yang berkembang di lingkungan kampus.
Mahasiswa menilai bahwa selama ini diperlukan adanya kejelasan aturan yang menjadi dasar hukum organisasi kemahasiswaan agar tidak menimbulkan multitafsir maupun konflik di kemudian hari.
Selain itu, hasil MUBES BEM Universitas Sulawesi Barat juga menjadi perhatian serius mahasiswa karena dianggap perlu mendapatkan kepastian dan pembahasan terbuka yang melibatkan seluruh elemen kemahasiswaan.
Dalam orasinya, massa aksi menegaskan bahwa demonstrasi yang dilakukan bukanlah bentuk perlawanan terhadap institusi kampus, melainkan bagian dari tanggung jawab moral mahasiswa sebagai agen kontrol sosial dan penjaga demokrasi kampus.
Koalisi Mahasiswa UNSULBAR Menggugat menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki hak untuk mengawal jalannya sistem organisasi kemahasiswaan agar tetap berjalan secara demokratis, transparan, dan berpihak kepada kepentingan mahasiswa secara keseluruhan.
“Mahasiswa hadir bukan untuk menciptakan konflik, tetapi untuk memastikan bahwa setiap kebijakan dan aturan organisasi kemahasiswaan memiliki dasar yang jelas serta dijalankan secara adil,” ujar salah satu perwakilan massa aksi dalam penyampaiannya.
Aksi tersebut juga diwarnai dengan penyampaian berbagai tuntutan dan harapan mahasiswa terkait tata kelola organisasi kemahasiswaan yang dinilai perlu diperbaiki demi menciptakan iklim demokrasi kampus yang sehat dan inklusif.
Setelah melalui dialog antara perwakilan mahasiswa dan pihak rektorat, lahirlah sejumlah poin kesepakatan yang menjadi langkah awal penyelesaian persoalan yang berkembang.
Koalisi Mahasiswa UNSULBAR Menggugat berharap forum pembahasan yang akan dilaksanakan nantinya benar-benar menjadi ruang dialog yang demokratis dan solutif.
Mahasiswa menekankan pentingnya transparansi dalam penyusunan maupun penetapan aturan organisasi kemahasiswaan agar seluruh lembaga memiliki pemahaman yang sama terkait mekanisme organisasi di lingkungan kampus.
Selain itu, mahasiswa juga berharap polemik terkait hasil MUBES BEM Universitas Sulawesi Barat dapat diselesaikan secara bijaksana melalui musyawarah yang mengedepankan asas keadilan, persatuan, dan kepentingan bersama.
Menurut mahasiswa, keberadaan organisasi kemahasiswaan merupakan bagian penting dalam proses pengembangan karakter, kepemimpinan, serta ruang belajar demokrasi bagi mahasiswa.
Karena itu, aturan yang mengatur ORMAWA harus mampu menciptakan stabilitas organisasi sekaligus memberikan ruang partisipasi yang sehat bagi seluruh mahasiswa.
Aksi yang berlangsung damai tersebut menjadi gambaran bahwa mahasiswa masih memiliki kepedulian tinggi terhadap arah dan masa depan organisasi kemahasiswaan di kampus.
Koalisi Mahasiswa UNSULBAR Menggugat menegaskan bahwa perjuangan mereka semata-mata bertujuan menjaga marwah demokrasi kampus dan menciptakan sistem organisasi yang lebih baik.
Mahasiswa juga mengajak seluruh elemen kampus untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif serta mengedepankan dialog dalam menyelesaikan setiap persoalan.
Dengan adanya kesepakatan bersama antara mahasiswa dan pihak rektorat, diharapkan proses penyelesaian terkait aturan ORMAWA dan hasil MUBES BEM Universitas Sulawesi Barat dapat berjalan secara konstruktif, bermartabat, dan menghasilkan keputusan yang membawa kebaikan bagi seluruh civitas akademika UNSULBAR.
Di akhir aksi, massa mahasiswa kembali menyuarakan semangat perjuangan mereka melalui yel-yel yang menggema di halaman kampus
Adapun hasil yang disepakati dalam aksi tersebut antara lain:
1. Pihak Rektorat Universitas Sulawesi Barat akan mengadakan pertemuan resmi bersama seluruh Ketua Lembaga Kemahasiswaan di lingkungan UNSULBAR.
2. Pertemuan tersebut bertujuan untuk memperjelas serta membahas secara terbuka aturan ORMAWA yang nantinya akan menjadi landasan dan payung hukum organisasi kemahasiswaan di lingkungan Universitas Sulawesi Barat.
3. Dalam forum yang sama juga akan dilakukan pembahasan terkait ketetapan dan hasil MUBES BEM Universitas Sulawesi Barat guna menghadirkan kejelasan dan kepastian bagi seluruh mahasiswa.
4. Kesepakatan tersebut disambut positif oleh massa aksi sebagai bentuk keterbukaan pihak kampus dalam menerima aspirasi mahasiswa. Namun demikian, mahasiswa tetap berharap agar komitmen tersebut dapat segera direalisasikan melalui forum resmi yang melibatkan seluruh unsur organisasi kemahasiswaan tanpa adanya pengecualian.(*)
- Penulis: Juita
- Editor: Ancha
