Gelar Konfercab I, GMNI Mamuju Tengah Diharapkan Jadi Juru Pikir Pembangunan Daerah
- account_circle Ruly Syamsil
- calendar_month Sel, 30 Jun 2026
- visibility 74
- comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia atau GMNI Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, sukses menggelar Konferensi Cabang ke satu.
Acara yang menjadi momentum bersejarah ini berlangsung di Hotel Fadilah, Jalan Abdul Majid Pattaro Pura, Topoyo, pada Senin 29 Juni 2026.
Konferensi luar biasa tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Mamuju Tengah, Dr Askary Anwar.
Dalam sambutannya, Askary menyampaikan apresiasi mendalam dari pihak pemerintah daerah atas terselenggaranya agenda tertinggi di tingkat cabang GMNI tersebut.
Ia berharap forum ini mampu melahirkan gagasan-gagasan konstruktif serta mencetak kader berkualitas yang siap berkontribusi bagi kemajuan daerah.
Askary menegaskan bahwa pemerintah ingin berada dalam satu frekuensi dengan mahasiswa untuk membangun daerah secara bersama-sama.
Lebih lanjut, Askary mengakui bahwa GMNI Mamuju Tengah sejauh ini telah memberikan aksi nyata dan sumbangan pemikiran yang signifikan.
Kolaborasi antara pemerintah dan mahasiswa dinilai sangat membantu jalannya roda pembangunan.
Beberapa capaian positif dari sinergi tersebut di antaranya adalah peningkatan angka budaya literasi yang semula rendah, penanganan masalah lingkungan hidup seperti penanggulangan banjir rob, serta keterlibatan aktif di berbagai bidang sosial lainnya.
Atas kontribusi tersebut, Askary menyatakan komitmen Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah untuk mendukung penuh kegiatan-kegiatan GMNI ke depan.
Pemerintah daerah siap mengawal program kerja mahasiswa dan mengajak mereka untuk terus berkolaborasi demi kesejahteraan masyarakat.
Di lokasi yang sama, Ketua GMNI Mamuju Tengah, Gibran, menjelaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya tersebut lahir pada tahun 2021 dan terus menunjukkan perkembangan yang progresif seiring berjalannya waktu.
Gibran mengutarakan bahwa Konferensi Cabang pertama ini merupakan momen bersejarah bagi eksistensi GMNI di Bumi Lalla Tassisara, yang merupakan julukan dari Kabupaten Mamuju Tengah.
Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah GMNI Sulawesi Barat, Misbahuddin, mengajak seluruh kader di Mamuju Tengah untuk senantiasa menjaga persatuan dan memperkuat solidaritas demi mencegah perpecahan internal.
Misbahuddin menekankan agar GMNI Mamuju Tengah hadir bukan sebagai juru pukul melainkan sebagai juru pikir bagi kemajuan daerah.
Ia juga berpesan agar apa pun dinamika yang terjadi dalam konferensi, para kader harus tetap menjaga keharmonisan organisasi.
Forum sakral ini turut dihadiri oleh jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah GMNI Sulawesi Barat, Ketua Caretaker Dewan Pimpinan Cabang GMNI Mamuju Tengah, serta perwakilan pengurus GMNI dari Kabupaten Polewali Mandar, Majene, dan Mamasa.
Selain itu, tampak hadir pula sejumlah pengurus dari berbagai Organisasi Kemasyarakatan Pemuda yang ada di wilayah Mamuju Tengah.(*)
- Penulis: Ruly Syamsil
- Editor: Ancha
