Memasuki “Bulan Long Weekend”, Gunung Gandang Dewata Mulai Dibanjiri Pendaki
- account_circle Whelson
- calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
- visibility 56
- comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Bulan Mei yang dijuluki sebagai “Bulan Long Weekend” membawa berkah tersendiri bagi sektor pariwisata di Kabupaten Mamasa.
Objek wisata alam legendaris, Gunung Gandang Dewata, kini mulai diserbu pengunjung yang ingin memanfaatkan deretan hari libur nasional dan cuti bersama.
Berdasarkan kalender tahun ini, Mei memang menjadi primadona bagi para pelancong.

Puncak Gunung Gandang Dewata, Mamasa Sulawesi Barat. (Dok. Istimewa)
Kehadiran “Hari Kejepit Nasional” (Harpitnas) yang bersanding dengan libur resmi menjadi momentum tepat bagi masyarakat untuk melepas penat dan menyalurkan hobi di alam terbuka.
Gunung Gandang Dewata bukan sekadar destinasi biasa. Menempati posisi sebagai gunung tertinggi kedua di Pulau Sulawesi setelah Gunung Latimojong, puncak yang berada di ketinggian 3.037 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini menawarkan keindahan pemandangan dan tantangan fisik.
Fiqih, seorang pendaki asal Makassar, Sulawesi Selatan, mengaku telah merencanakan perjalanan ini jauh-jauh hari. Menurutnya, Gandang Dewata adalah destinasi wajib bagi pecinta alam sejati.
“Kami merasa bulan Mei ini waktu yang paling pas. Gandang Dewata sangat direkomendasikan karena selain memancarkan keindahan alam yang asri, medannya juga sangat memacu adrenalin,” ujar Fiqih, Selasa (12/5/2026).
Selain tantangan fisik, statusnya yang masuk dalam kawasan Taman Nasional membuat gunung ini menjadi rumah bagi berbagai satwa endemik Sulawesi yang dilindungi, menambah daya tarik edukasi bagi para pengunjung.
Lonjakan pengunjung ini disambut baik oleh masyarakat setempat. Jaden, salah satu pemandu (guide) lokal, mengungkapkan rasa syukur atas ramainya minat wisatawan tahun ini.
Baginya, keberadaan Taman Nasional Gandang Dewata adalah tumpuan ekonomi bagi pemuda setempat.
“Kami sangat bersyukur. Di bulan Mei ini, banyak tamu yang berkunjung dan memberikan kepercayaan penuh kepada kami selaku untuk mengantar mereka hingga ke puncak,” tutur Jaden.
Bagi para pendaki yang ingin menjajal kemegahan Gandang Dewata, terdapat dua akses utama yang bisa dilalui.
Jalur Desa Tondok Bakaru, tepatnya melalui Dusun Rantepongko dan jalur Dusun Paku, Desa Gandang Dewata, Kecamatan Tabulahan.
Bagi anda yang berencana mengisi sisa liburan di bulan Mei, pastikan fisik dalam kondisi prima dan selalu patuhi standar keselamatan pendakian demi menjaga kelestarian alam Mamasa yang memukau.(*)
- Penulis: Whelson
- Editor: Ancha
