Breaking News
light_mode
Beranda » Kesehatan » Talut Penahan Perkampungan di Bumal Amblas, Satu Dusun Terancam

Talut Penahan Perkampungan di Bumal Amblas, Satu Dusun Terancam

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sel, 16 Des 2025
  • visibility 486
  • comment 0 komentar

Mamasa, Sulbarupdate.id — Talut penahan perkampungan di Dusun Salu Katambi, Desa Penatangan, Kecamatan Buntu Malangka (Bumal), Kabupaten Mamasa, ambalas. Satu dusun terancam.

Kondisi tersebut memicu krisis kecemasan mendalam di kalangan warga yang bermukim di zona rentan longsor.

Peristiwa ini terjadi beberapa waktu lalu dipicu tingginya curah hujan pada beberapa pekan terakhir di wilayah Kabupaten Mamasa.

Kondisi darurat ini sekaligus menguji kapabilitas responsif Pemerintah Kabupaten Mamasa dalam menjamin keselamatan populasi.

Merespon hal itu, Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, mengambil inisiatif untuk turun langsung meninjau lokasi bencana, Senin, 15 Desember 2025.

Kehadiran Bupati Mamasa, merupakan manifestasi nyata dari etos kepemimpinan yang mengedepankan kehadiran negara di palagan musibah.

Langkah ini memastikan bahwa upaya penanggulangan bencana tidak tereduksi sekadar formalitas administrasi.

Di tengah lanskap permukiman yang terancam bahaya geologis, Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, menggelar dialog substantif dengan warga dan perangkat desa.

Fokus pembahasan tidak hanya terbatas pada kerusakan infrastruktur talut, melainkan merambah pada aspek esensial berupa jaminan rasa aman permanen bagi rumah-rumah yang berlokasi persis di kaki tebing rawan longsor.

Welem Sambolangi menegaskan urgensi implementasi langkah-langkah antisipatif guna meminimalisasi risiko bencana ikutan.

Welem Sambolangi dorong agar penanganan dilakukan secara cermat dan didasarkan pada kajian teknis mendalam.

Tujuannya adalah merumuskan solusi yang tidak bersifat artifisial atau temporer, melainkan mampu menghela perlindungan jangka panjang bagi permukiman komunal.

“Peninjauan langsung oleh kepala daerah ini memberikan dampak psikologis signifikan bagi masyarakat,” ujar Welem.

Sebagai dukungan tahap awal di masa darurat, Bupati Mamasa juga menyerahkan bantuan logistik berupa beras kepada keluarga yang terdampak.

Kepala Desa Penatangan, Sukduk Baruga, mengapresiasi kehadiran Bupati, menilai bahwa kunjungan ini melampaui formalitas seremonial, tetapi merupakan empati dan tanggung jawab moral pemerintah.

“Mewakili segenap masyarakat Desa Penatangan, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Bupati yang berkenan meninjau langsung kondisi kami,” ungkap Kades.

Ia mengaku, Warga di Dusun Katambi, yang berada dalam ancaman, merasa diperhatikan dan dikuatkan dengan kehadiran pemerintah daerah.

Ia menyuarakan harapan agar rencana mitigasi dan penanganan yang telah disampaikan Bupati Mamasa dapat diimplementasikan secara konsisten dan berkesinambungan.

“Kami berharap permukiman kami dapat dipulihkan ke kondisi aman, sehingga warga dapat melanjutkan aktivitas tanpa dibayangi ketakutan akan longsor,”pungkasnya.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Truk Hino Seruduk Halaman Rumah Warga di Majene

    Truk Hino Seruduk Halaman Rumah Warga di Majene

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Diduga akibat pengemudi mengalami microsleep (tertidur sesaat), sebuah truk Hino Dutro bernomor polisi DP 8135 DL lepas kendali dan menghantam halaman rumah warga di Kabupaten Majene, Rabu (29/4/2026) tengah malam. ​Kecelakaan tunggal ini terjadi di tengah kondisi jalan yang gelap dan minim penerangan. Meski kendaraan mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan, […]

  • Klarifikasi SMPN 2 Majene Soal Dugaan Malapraktik Konsumsi Siswa

    Klarifikasi SMPN 2 Majene Soal Dugaan Malapraktik Konsumsi Siswa

    • 0Komentar

    MAJENE, Sulbarupdate.id – Manajemen Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Majene secara resmi memberikan klarifikasi tertulis guna meluruskan polemik yang berkembang di ranah publik dan media sosial. Langkah ini diambil menyusul adanya narasi yang mengeklaim adanya penyajian makanan tidak layak konsumsi (basi) bagi peserta didik di lingkungan sekolah, Rabu, 17 Desember 2025. Melalui hasil investigasi […]

  • Ribuan PPPK Paruh Waktu Pemprov Sulbar, Resmi Terima SK

    Ribuan PPPK Paruh Waktu Pemprov Sulbar, Resmi Terima SK

    • 0Komentar

    Mamuju – Sulbarupdate.id – PPPK paruh waktu Provinsi Sulawesi Barat resmi terima SK yang diserahkan langsung oleh Gubernur Dr. Suhardi Duka, Penyerahan dilakukan secara simbolis dalam apel di Lapangan Kantor Gubernur Sulbar, Senin 22 Desember 2025. Sebanyak 4.179 orang tenaga PPPK paruh waktu terdiri dari 719 Guru, 102 tenaga kesehatan, dan 3.358 tenaga teknis. Gubernur […]

  • United Benam City 2-0, Era Carrick Bermula Garang

    United Benam City 2-0, Era Carrick Bermula Garang

    • 0Komentar

    MANCHESTER, Sulbarupdate.id – Manchester United membuka lembaran baharu di bawah bimbingan pengurus sementara, Michael Carrick dengan langkah kanan selepas melakar kemenangan bergaya 2-0 ke atas musuh tradisi, Manchester City dalam aksi tetangga Liga Perdana Inggeris (EPL), sebentar tadi. Kemenangan di Old Trafford itu bukan sahaja menamatkan kesuraman yang menyelubungi kem The Red Devils sebelum ini, […]

  • Kejati Sulbar Disorot Usai Terima 2 Sapi Kurban dari Pemprov, Gabungan LSM Layangkan Mosi Tidak Percaya

    Kejati Sulbar Disorot Usai Terima 2 Sapi Kurban dari Pemprov, Gabungan LSM Layangkan Mosi Tidak Percaya

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — Sorotan publik terhadap hubungan antara lembaga penegak hukum dan pemerintah daerah kembali mencuat di Sulawesi Barat. Kali ini, perhatian masyarakat tertuju kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulbar setelah menerima dua ekor sapi kurban dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menjelang Hari Raya Idul Adha. Pemberian hewan kurban tersebut memicu beragam tanggapan di tengah masyarakat. […]

  • Luruhnya Batas Seragam Saat Bripka Hirwan Menyatu dengan Keringat Petani Saluahok

    Luruhnya Batas Seragam Saat Bripka Hirwan Menyatu dengan Keringat Petani Saluahok

    • 0Komentar

    MEHALAAN, Sulbarupdate.id – Di bawah naungan tenda biru sederhana yang beradu dengan rimbunnya pohon pisang, deru mesin perontok jagung memecah kesunyian Desa Saluahok, Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa. Namun, ada yang berbeda di tengah tumpukan hasil panen yang menguning itu. Di sana, seorang pria berpakaian dinas cokelat tampak tak canggung bergelut dengan debu dan bulir-bulir jagung. […]

expand_less