Breaking News
light_mode
Beranda » Kesehatan » Talut Penahan Perkampungan di Bumal Amblas, Satu Dusun Terancam

Talut Penahan Perkampungan di Bumal Amblas, Satu Dusun Terancam

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Sel, 16 Des 2025
  • visibility 408
  • comment 0 komentar

Mamasa, Sulbarupdate.id — Talut penahan perkampungan di Dusun Salu Katambi, Desa Penatangan, Kecamatan Buntu Malangka (Bumal), Kabupaten Mamasa, ambalas. Satu dusun terancam.

Kondisi tersebut memicu krisis kecemasan mendalam di kalangan warga yang bermukim di zona rentan longsor.

Peristiwa ini terjadi beberapa waktu lalu dipicu tingginya curah hujan pada beberapa pekan terakhir di wilayah Kabupaten Mamasa.

Kondisi darurat ini sekaligus menguji kapabilitas responsif Pemerintah Kabupaten Mamasa dalam menjamin keselamatan populasi.

Merespon hal itu, Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, mengambil inisiatif untuk turun langsung meninjau lokasi bencana, Senin, 15 Desember 2025.

Kehadiran Bupati Mamasa, merupakan manifestasi nyata dari etos kepemimpinan yang mengedepankan kehadiran negara di palagan musibah.

Langkah ini memastikan bahwa upaya penanggulangan bencana tidak tereduksi sekadar formalitas administrasi.

Di tengah lanskap permukiman yang terancam bahaya geologis, Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, menggelar dialog substantif dengan warga dan perangkat desa.

Fokus pembahasan tidak hanya terbatas pada kerusakan infrastruktur talut, melainkan merambah pada aspek esensial berupa jaminan rasa aman permanen bagi rumah-rumah yang berlokasi persis di kaki tebing rawan longsor.

Welem Sambolangi menegaskan urgensi implementasi langkah-langkah antisipatif guna meminimalisasi risiko bencana ikutan.

Welem Sambolangi dorong agar penanganan dilakukan secara cermat dan didasarkan pada kajian teknis mendalam.

Tujuannya adalah merumuskan solusi yang tidak bersifat artifisial atau temporer, melainkan mampu menghela perlindungan jangka panjang bagi permukiman komunal.

“Peninjauan langsung oleh kepala daerah ini memberikan dampak psikologis signifikan bagi masyarakat,” ujar Welem.

Sebagai dukungan tahap awal di masa darurat, Bupati Mamasa juga menyerahkan bantuan logistik berupa beras kepada keluarga yang terdampak.

Kepala Desa Penatangan, Sukduk Baruga, mengapresiasi kehadiran Bupati, menilai bahwa kunjungan ini melampaui formalitas seremonial, tetapi merupakan empati dan tanggung jawab moral pemerintah.

“Mewakili segenap masyarakat Desa Penatangan, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Bupati yang berkenan meninjau langsung kondisi kami,” ungkap Kades.

Ia mengaku, Warga di Dusun Katambi, yang berada dalam ancaman, merasa diperhatikan dan dikuatkan dengan kehadiran pemerintah daerah.

Ia menyuarakan harapan agar rencana mitigasi dan penanganan yang telah disampaikan Bupati Mamasa dapat diimplementasikan secara konsisten dan berkesinambungan.

“Kami berharap permukiman kami dapat dipulihkan ke kondisi aman, sehingga warga dapat melanjutkan aktivitas tanpa dibayangi ketakutan akan longsor,”pungkasnya.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Mateng Askary Anwar Dorong Pembangunan Desa di Topoyo

    Wabup Mateng Askary Anwar Dorong Pembangunan Desa di Topoyo

    • 0Komentar

    MATENG, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di halaman Kantor Kecamatan Topoyo pada Senin, 9 Februari 2026. Meski di tengah kondisi efisiensi anggaran, pemerintah berkomitmen mengawal aspirasi masyarakat agar tetap tepat sasaran. ​Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Mamuju Tengah, Dr. Askary Anwar. Turut hadir […]

  • ARB Kembali Sorot Dugaan Suap Menyuap Soal Dapur MBG dan Desak Percepatan Suspend SPPG

    ARB Kembali Sorot Dugaan Suap Menyuap Soal Dapur MBG dan Desak Percepatan Suspend SPPG

    • 0Komentar

    Sulbarupdate.id – Aliansi Rakyat Bersatu dijadwalkan kembali menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Barat pada 8 April 2026. Aksi ini merupakan bentuk lanjutan dari tuntutan mereka terhadap berbagai persoalan dalam program dapur MBG atau SPPG di wilayah Sulbar. Juru Bicara Aliansi Rakyat Bersatu, Galang, kepada media ini senin 6/4/2026, menyampaikan bahwa pihaknya […]

  • DPRD Mamasa Kritik Keseriusan Pemerintah Urusi MBG

    DPRD Mamasa Kritik Keseriusan Pemerintah Urusi MBG

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa, Arwin Rahman, melontarkan kritik tajam terhadap kinerja pemerintah daerah dalam mendistribusikan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Arwin menilai pemerintah tidak serius dalam menangani pemenuhan gizi pelajar. ​Arwin menuturkan, berdasarkan data yang dihimpun, terdapat sedikitnya 31 titik wilayah di Mamasa yang hingga saat ini […]

  • Realisasi Program Pupuk Gratis WS – Hadir Menuai Kritik, Visi Misi Gagal? 

    Realisasi Program Pupuk Gratis WS – Hadir Menuai Kritik, Visi Misi Gagal? 

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Program bantuan pupuk gratis yang menjadi instrumen utama dalam visi-misi pasangan Welem Sambolangi dan H. Sudirman (WS-Hadir) kini tengah disorot tajam. Alih-alih meringankan beban sektor pertanian, sejumlah kelompok tani di Kabupaten Mamasa justru mengeluhkan rumitnya birokrasi yang dinilai mempersulit masyarakat bawah. ​Sejumlah petani mengaku kecewa karena prosedur administrasi yang berbelit tak sebanding […]

  • Biro Hukum Dorong Sinergi Perencanaan Pembangunan dengan Kerangka Regulasi yang Kuat dan Taat Asas dalam RKPD Sulbar 2027

    Biro Hukum Dorong Sinergi Perencanaan Pembangunan dengan Kerangka Regulasi yang Kuat dan Taat Asas dalam RKPD Sulbar 2027

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Kepala Biro Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menghadiri Forum Konsultasi Publik Penyusunan Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sulbar Tahun 2027, yang diselenggarakan oleh Pemprov Sulbar melalui Bapperida, di Aula Andi Depu Kantor Gubernur Sulbar, Senin 9 Februari 2026. Forum ini merupakan bagian dari tahapan perencanaan pembangunan […]

  • Diduga Kumpul Kebo, Pasangan Bukan Pasutri di Mamuju Diamankan Polisi

    Diduga Kumpul Kebo, Pasangan Bukan Pasutri di Mamuju Diamankan Polisi

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id – Tim Patmor Satuan Samapta Polresta Mamuju mengamankan pasangan bukan suami istri yakni pria berinisial F (24) dan wanita H (23). Keduanya kedapatan tinggal bersama dalam satu kamar kost di wilayah Kabupaten Mamuju, Selasa (17/2/2026) dini hari. ​Penertiban ini dilakukan setelah pihak kepolisian menerima laporan dari warga sekitar yang merasa resah dan keberatan […]

expand_less