Breaking News
light_mode
Beranda » Mamasa » Realisasi Program Pupuk Gratis WS – Hadir Menuai Kritik, Visi Misi Gagal? 

Realisasi Program Pupuk Gratis WS – Hadir Menuai Kritik, Visi Misi Gagal? 

  • account_circle Ancha
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • visibility 191
  • comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Program bantuan pupuk gratis yang menjadi instrumen utama dalam visi-misi pasangan Welem Sambolangi dan H. Sudirman (WS-Hadir) kini tengah disorot tajam.

Alih-alih meringankan beban sektor pertanian, sejumlah kelompok tani di Kabupaten Mamasa justru mengeluhkan rumitnya birokrasi yang dinilai mempersulit masyarakat bawah.

​Sejumlah petani mengaku kecewa karena prosedur administrasi yang berbelit tak sebanding dengan realisasi di lapangan.

Bahkan, muncul indikasi maladministrasi terkait permintaan laporan pertanggungjawaban (SPJ) atas bantuan yang belum pernah diterima.

​Yohilda, Bendahara salah satu kelompok tani di Mamasa, mengungkapkan kekecewaannya terhadap mekanisme program tahun anggaran 2025.

Ia mengaku kapok mengurus bantuan tersebut karena prosesnya yang dianggap tidak pasti.

​”Saya tidak mau urus lagi bantuan pupuk gratis ini. Tahun ini kami memilih fokus ke pengurusan RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok) saja yang lebih menjamin,” ujar Yohilda pada Jumat (06/02/2026).

​Senada dengan itu, Ferdi, anggota kelompok tani lainnya, menyebutkan bahwa kelompoknya gagal menerima bantuan tahun lalu meski seluruh berkas administrasi telah diserahkan.

“Alasannya karena terlambat pencairan. Masyarakat sudah habis biaya dan tenaga untuk mengurus, tapi hasilnya nihil,” keluhnya.

​Hal yang paling mengejutkan adalah pengakuan Yohilda terkait adanya tekanan untuk menyusun Surat Pertanggungjawaban (SPJ). Padahal, fisik bantuan pupuk tersebut tidak pernah sampai ke tangan kelompoknya.

​”Kami disuruh buat SPJ, sementara bantuan pupuk tahun lalu tidak pernah kami dapatkan. Hal ini sudah saya komplain keras ke PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) dan BPP (Balai Penyuluhan Pertanian),” tegas Yohilda.

​Kondisi ini dibenarkan oleh Kepala Desa di Kabupaten Mamasa yang enggan disebut namanya. Menurutnya, dari delapan kelompok tani di desanya yang mengajukan, hanya satu yang berhasil menerima bantuan.

“Administrasi sudah lengkap, SPJ sudah jadi, tapi barang tidak ada. Warga pasti malas mengurus lagi kalau polanya seperti ini,” kata Kades itu.

​Visi-Misi WS-Hadir Dipertaruhkan

​Program pupuk gratis merupakan salah satu janji politik unggulan dalam visi-misi WS-Hadir untuk memajukan sektor pertanian di Mamasa.

Namun, kendala teknis dan birokrasi di tingkat dinas ini dinilai dapat menjadi bumerang bagi citra kepemimpinan daerah jika tidak segera dievaluasi.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pertanian Kabupaten Mamasa belum memberikan klarifikasi resmi terkait kendala distribusi pupuk dan dugaan permintaan SPJ atas bantuan yang belum tersalurkan tersebut.(*)

  • Penulis: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Membasuh Kasih di Parondobulawan, Kala Gereja dan Pemerintah Menenun Harmoni

    Membasuh Kasih di Parondobulawan, Kala Gereja dan Pemerintah Menenun Harmoni

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Di bawah langit Parondobulawan yang khidmat, sebuah simfoni spiritualitas dan sinergi kemasyarakatan bergema, Senin 22 Desember 2025. Hari ini menjadi momentum sakral bagi segenap jemaat GPdI Ekklesia Parondobulawan yang merayakan dwi-peristiwa, pentahbisan gedung suci sekaligus peringatan hari jadinya. Kehadiran Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, tidak sekadar sebagai representasi formalitas birokrasi, melainkan sebagai bentuk […]

  • Pemda Mamasa Bakal Sulap Pasar Barra-barra Jadi Pusat Perdagangan Hewan

    Pemda Mamasa Bakal Sulap Pasar Barra-barra Jadi Pusat Perdagangan Hewan

    • 0Komentar

    MAMASA, Sulbarupdate.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa rencana mengalihfungsikan Pasar Barra-barra di Desa Osango menjadi pasar hewan terpadu. Langkah strategis ini diambil guna memperkuat ketahanan pangan hewani sekaligus menjaga stabilitas harga ternak di wilayah tersebut. Rencana ini ditegaskan oleh Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, saat meninjau langsung kondisi infrastruktur di Dusun Barra-barra, Desa Osango, Kecamatan Mamasa, […]

  • Donasi Pemprov Sulbar Terkumpul 1 Milyar Lebih Untuk Aceh dan Sumatra

    Donasi Pemprov Sulbar Terkumpul 1 Milyar Lebih Untuk Aceh dan Sumatra

    • 0Komentar

    Sulbarupdate.id – Pasca Bencana banjir yang melanda Sumatra dan Aceh Pemerintah Daerah dari berbagai penjuru laksanakan penggalangan dana sebagai bentuk solidaritas. Salah satunya adalah penggalangan dana dari Pemprov Sulbar yang terus berjalan sampai saat ini, di mana pengumpulan donasi sampai tanggal 10 Desember dan penyerahan dilakukan pada tangga 15 Desember 2025. Hal ini, disampaikan Plt […]

  • Publikasi Museum Mandar Melalui Media untuk Perkuat Pelestarian Budaya Lokal

    Publikasi Museum Mandar Melalui Media untuk Perkuat Pelestarian Budaya Lokal

    • 0Komentar

    Majene – Sulbarupdate.id – Upaya pelestarian dan pengenalan budaya lokal terus dilakukan oleh pengelola Museum Mandar melalui berbagai strategi publikasi media. Museum Mandar yang terletak di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, kini semakin aktif memanfaatkan media cetak, elektronik, dan digital sebagai sarana untuk memperkenalkan sejarah dan kekayaan budaya Mandar kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda. Publikasi […]

  • Optimalkan Penerimaan Daerah, Bapenda Sulbar Bahas Penguatan PAD Bersama PT Jasa Raharja

    Optimalkan Penerimaan Daerah, Bapenda Sulbar Bahas Penguatan PAD Bersama PT Jasa Raharja

    • 0Komentar

    MAMUJU, SULBARUPDATE.ID — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat menerima kunjungan PT Jasa Raharja Perwakilan Mamuju dalam rangka membahas penguatan dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pertemuan tersebut berlangsung di ruang rapat Kantor Bapenda Sulbar, Selasa, 13 Januari 2026. Langkah koordinasi ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan misi Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dan […]

  • APDESI Demo Besar – Besaran Di Jakarta, Ini Kata Perwakilan Sulbar

    APDESI Demo Besar – Besaran Di Jakarta, Ini Kata Perwakilan Sulbar

    • 0Komentar

    Sulbarupdate.id – Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia atau biasa disebut APDESI adakan demo besar – besaran hari ini di Jakarta untuk menyikapi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2025, Mamuju 8 Desember 2025. APDESI anggap PMK No.81 Tahun 2025 terlalu prematur untuk di sahkan dan sangat merugikan Pemerintah Desa sebagai ujung tombak penggerak roda […]

expand_less