Breaking News
light_mode
Beranda » Mamuju Tengah » Setahun Rampung, Jembatan Rp 500 Juta di Mamuju Tengah Sudah Amblas dan Miring

Setahun Rampung, Jembatan Rp 500 Juta di Mamuju Tengah Sudah Amblas dan Miring

  • account_circle Ruly Syamsil
  • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
  • visibility 269
  • comment 0 komentar

MAMUJU TENGAH, Sulbarupdate.id – Sebuah jembatan beton sepanjang 14 meter di Desa Saloadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, kini menjadi sorotan tajam warga setempat.

Meski baru rampung dikerjakan pada pertengahan 2025 lalu, infrastruktur yang menelan anggaran ratusan juta rupiah tersebut sudah mengalami kerusakan parah hingga amblas sedalam 55 sentimeter (cm).

​Pantauan di lokasi menunjukkan retakan besar menganga di beberapa titik. Kerusakan paling fatal terlihat pada pondasi dasar penyangga utama yang berfungsi menopang beban jembatan.

Akibat amblasnya pondasi tersebut, struktur badan jembatan kini tampak miring dan membahayakan keselamatan warga yang melintas.

​Seorang warga yang meminta namanya tidak disebut dalam berita ini mengungkapkan bahwa tanda-tanda kerusakan sebenarnya sudah mulai terlihat tidak lama setelah proyek tersebut selesai.

​”Kalau tidak salah jembatan ini dikerjakan pertengahan 2025 lalu. Baru sekitar satu bulan selesai sudah muncul retakan, dan yang paling parah di bagian pondasi penahan jembatan yang turun atau amblas,” ungkapnya saat kepada laman ini, Jumat (15/5/2026) lalu.

​Ia menambahkan, demi menjaga agar jalur tetap bisa diakses, warga secara swadaya berinisiatif menimbun lubang dalam yang menganga di ujung jembatan akibat pergeseran struktur tersebut.

​Kekhawatiran serupa juga disampaikan oleh mantan Sekretaris Desa Saloadak yang enggan disebutkan namanya.

Ia menegaskan bahwa jembatan ini merupakan urat nadi perekonomian warga karena menjadi akses utama penghubung antar-dusun menuju area perkebunan kelapa sawit.

​”Kami khawatir kalau terus dibiarkan bisa membahayakan pengguna jalan, terutama warga yang mengangkut muatan hasil panen sawit,” tuturnya.

Proyek “Siluman” Tanpa Papan Informasi

​Selain mengeluhkan kualitas fisik bangunan, warga dan aparat desa juga mempertanyakan transparansi proyek tersebut.

Mantan Sekdes Saloadak menyebutkan bahwa selama proses pembangunan, pihak pelaksana sama sekali tidak memasang papan informasi proyek di lokasi.

​”Yang saya dengar anggarannya sekitar Rp 500 jutaan. Untuk sumber pendanaan sampai sekarang tidak tahu juga dari mana, karena waktu pekerjaan berlangsung tidak ada papan proyek yang dipasang,” tambahnya.

​Sementara itu, Sekretaris Desa Saloadak yang menjabat saat ini, Naldianus, menegaskan bahwa proyek pembangunan jembatan tersebut dipastikan bukan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

​Berdasarkan klarifikasi yang sempat dilakukan pihak desa kepada pengawas lapangan saat pembangunan berjalan, proyek tersebut diklaim didanai oleh pihak swasta.

​”Kami sempat bertanya kepada salah satu orang yang mengaku sebagai penanggung jawab proyek saat itu. Dia hanya mengatakan sumber dananya dari perusahaan, tapi tidak menjelaskan perusahaan mana serta berapa total anggaran pastinya,” jelas Naldianus.

​Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun perusahaan yang disebut-sebut bertanggung jawab atas pembangunan jembatan tersebut.

Pihak pemerintah desa pun mengaku masih menelusuri penanggung jawab utama guna meminta pertanggungjawaban terkait kelayakan infrastruktur tersebut.(**)

  • Penulis: Ruly Syamsil
  • Editor: Ancha

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejati Sulbar Disorot Usai Terima 2 Sapi Kurban dari Pemprov, Gabungan LSM Layangkan Mosi Tidak Percaya

    Kejati Sulbar Disorot Usai Terima 2 Sapi Kurban dari Pemprov, Gabungan LSM Layangkan Mosi Tidak Percaya

    • 0Komentar

    MAMUJU, Sulbarupdate.id — Sorotan publik terhadap hubungan antara lembaga penegak hukum dan pemerintah daerah kembali mencuat di Sulawesi Barat. Kali ini, perhatian masyarakat tertuju kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulbar setelah menerima dua ekor sapi kurban dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menjelang Hari Raya Idul Adha. Pemberian hewan kurban tersebut memicu beragam tanggapan di tengah masyarakat. […]

  • Gemerlap Kota, Proyeksi Cahaya Intens Sebagai Pesan Persatuan dan Optimisme Sambut Nataru di Mamasa

    Gemerlap Kota, Proyeksi Cahaya Intens Sebagai Pesan Persatuan dan Optimisme Sambut Nataru di Mamasa

    • 1Komentar

    Mamasa, Sulbarupdate.id – Malam hari di jantung pegunungan Mamasa kini bertransformasi menjadi kanvas cahaya yang memukau. Kota ini tidak hanya diselimuti kepekatan, namun justru berpendar, memancarkan sinar kemeriahan yang intens di setiap sudutnya. Sebuah pemandangan yang tak pelak, menarik atensi publik. Gemerlap iluminasi yang kini mewarnai lanskap malam Mamasa bukanlah kebetulan estetika. Ini merupakan wujud […]

  • DPO Terbit! Eks Kades Diduga Korup Dana Desa di Mamuju Diburu Polisi

    DPO Terbit! Eks Kades Diduga Korup Dana Desa di Mamuju Diburu Polisi

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id – Setelah serangkaian pemanggilan yang tidak diindahkan, Polresta Mamuju secara resmi memasukkan Muhammad Nasrullah, mantan Kepala Desa Tanambuah, Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Tersangka diduga telah merugikan keuangan negara dari penyalahgunaan dana desa (DD). Kasi Humas Polresta Mamuju, Ipda Herman Basir, membenarkan penerbitan surat DPO bernomor: […]

  • Tim Kerja DOB PUS Segera Bentuk Komite pada 30 Mei 2026

    Tim Kerja DOB PUS Segera Bentuk Komite pada 30 Mei 2026

    • 0Komentar

    MAMBI, SULBARUPDATE.ID – Tim Kerja Persiapan Pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Pitu Ulunna Salu (PUS) bersama Panitia Rapat Akbar menggelar pertemuan di rumah Wakil Bupati Mamasa, Mambi, Senin (16/2/2026). Pertemuan tersebut membahas pemantapan pelaksanaan Rapat Akbar dalam rangka penetapan Komite Pembentukan DOB PUS. Dalam rapat itu, panitia menyepakati pelaksanaan pembentukan Komite DOB PUS pada 30 […]

  • Plt Karo Pemkesra: Menjadikan Natal Perekat Persaudaraan dan Toleransi

    Plt Karo Pemkesra: Menjadikan Natal Perekat Persaudaraan dan Toleransi

    • 0Komentar

    Mamuju, Sulbarupdate.id– Dalam rangka menjaga harmonisasi dan mempererat tali silaturahmi antarumat beragama pada perayaan Hari Raya Natal 25 Desember 2025, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan kunjungan ke sejumlah gereja di Kabupaten Mamuju, Kamis (25/12/2025). Rangkaian kunjungan tersebut dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) yang mewakili Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka. Pada kesempatan ini, […]

  • Sektor Peternakan Babi di Mamasa Berpotensi Tinggi, DPRD Desak Intervensi Anggaran dan Kolaborasi Pusat

    Sektor Peternakan Babi di Mamasa Berpotensi Tinggi, DPRD Desak Intervensi Anggaran dan Kolaborasi Pusat

    • 0Komentar

    MAMASA, SULBARUPDATE.id — Potensi sektor peternakan, khususnya ternak babi di Kabupaten Mamasa, dinilai menjadi kunci strategis untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Hal ini mendorong Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa meminta Pemerintah Daerah (Pemda) untuk lebih serius melakukan intervensi anggaran serta membangun kolaborasi lintas instansi hingga ke tingkat kementerian. Anggota DPRD Mamasa, Arwin Rahman, […]

expand_less