Sektor Peternakan Babi di Mamasa Berpotensi Tinggi, DPRD Desak Intervensi Anggaran dan Kolaborasi Pusat
- account_circle Ancha
- calendar_month Rab, 28 Jan 2026
- visibility 246
- comment 0 komentar

MAMASA, SULBARUPDATE.id — Potensi sektor peternakan, khususnya ternak babi di Kabupaten Mamasa, dinilai menjadi kunci…
MAMASA, SULBARUPDATE.id — Potensi sektor peternakan, khususnya ternak babi di Kabupaten Mamasa, dinilai menjadi kunci strategis untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
Hal ini mendorong Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamasa meminta Pemerintah Daerah (Pemda) untuk lebih serius melakukan intervensi anggaran serta membangun kolaborasi lintas instansi hingga ke tingkat kementerian.
Anggota DPRD Mamasa, Arwin Rahman, mengungkapkan bahwa kondisi geografis dan kekayaan alam Mamasa sangat mendukung pengembangan sektor ini secara besar-besaran.
Memiliki Keunggulan Sumber Daya Alam
Menurut Arwin, Mamasa memiliki ketersediaan pakan alami yang melimpah sehingga biaya produksi peternak sebenarnya bisa ditekan.
“Tanah Mamasa sangat kaya dengan pakan ternak. Rumput, tumbuhan, dan sumber air kita melimpah. Jika sektor peternakan ini dimaksimalkan, ini akan menjadi sumber kesejahteraan utama bagi masyarakat Mamasa,” ujar Arwin Rahman dalam keterangannya.
Ia mendesak agar Pemerintah Daerah tidak bekerja sendiri. Diperlukan langkah cepat untuk membangun kemitraan strategis, mulai dari tingkat provinsi hingga kementerian terkait di pusat, guna mendapatkan dukungan teknologi, bibit unggul, maupun tambahan anggaran.
“Saya berharap Pemda bergerak cepat mengaktifkan sektor ini. Bangun kolaborasi dan kemitraan lintas instansi hingga ke pusat. Ini adalah nilai tambah yang bagus untuk daerah karena mampu menyerap tenaga kerja serta meningkatkan penghasilan masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” lanjutnya.
Penguatan Payung Hukum
Selain masalah anggaran dan teknis di lapangan, Arwin juga menyoroti pentingnya regulasi yang kuat sebagai landasan keberlanjutan sektor peternakan di Mamasa.
“Payung hukumnya sebenarnya sudah ada, sisa disempurnakan agar lebih konsisten dan terjabarkan secara rinci segala aspeknya. Hal ini penting terutama dalam menjaga dan mengawasi agar sektor ini berkelanjutan sehingga benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi rakyat dan bernilai pendapatan bagi daerah” pungkas Arwin.
Langkah ini diharapkan dapat mengubah wajah peternakan tradisional di Mamasa menjadi sektor industri rakyat yang lebih modern dan berdaya saing tinggi.(***)
- Penulis: Ancha
