Mamasa Fun Run 2026, Pesona Lari di Kota Dingin
- account_circle Whelson
- calendar_month Sab, 11 Apr 2026
- visibility 173
- comment 0 komentar

MAMASA, Sulbarupdate.id – Kabut tipis yang menyelimuti sapaan fajar di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) menjadi saksi perhelatan Fun Run 2026.
Agenda yang diinisiasi oleh Pemerintah Daerah melalui Bulan Mamase II ini bukan sekadar ajang adu kecepatan, melainkan sebuah simfoni kesehatan yang berpadu dengan eksotisme alam pegunungan, Sabtu (11/04/2026).
Sejak pukul 05.00 WITA, area Tribun Kondosapata telah dipadati oleh kurleb 250 pelari yang datang dari berbagai penjuru daerah.
Atmosfer antusiasme terpancar jelas di tengah suhu udara yang menusuk tulang, menandakan kesiapan para peserta menaklukkan rute yang menjanjikan kesegaran paripurna.
Tepat pukul 06.16 WITA, Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, mengibarkan bendera start. Momentum tersebut menandai dimulainya penjelajahan fisik bagi para pelari di lintasan yang dikawal oleh pemandangan alam yang asri.
Dominasi pada kategori putra diraih oleh Indra Saputra, pelari asal Maros yang berhasil membukukan catatan waktu 17,8 menit. Baginya, karakteristik lintasan Mamasa memberikan impresi mendalam yang berbeda dari daerah lainnya.
”Ini adalah gelaran lokal yang sangat impresif. Suasana sejuk dan panorama yang memukau menjadi katalisator bagi saya untuk mencapai garis finis dengan performa terbaik,” ungkap Indra.
Sementara itu, pada kategori putri, Aslita yang berasal dari Luwu Palopo tampil gemilang dengan torehan waktu 22,28 menit, mengukuhkan posisinya sebagai yang tercepat di lintasan tersebut.
Kesuksesan perhelatan ini tidak lepas dari sinergi berbagai pihak, mulai dari Bank Sulselbar Mamasa, Yayasan Palliawalubuk, hingga Toko Nuansa Baja Perkasa.
Dukungan kolektif ini menegaskan komitmen bersama dalam mempromosikan potensi wisata olahraga di wilayah tersebut.
Puncak acara ditutup dengan penuh kemeriahan melalui senam kebugaran kolektif dan pembagian undian doorprize.
Melalui narasi kebersamaan ini, Mamasa kembali membuktikan bahwa olahraga mampu menjadi medium integrasi antara gaya hidup sehat dan pelestarian keindahan alam.(*)
- Penulis: Whelson
- Editor: Ancha
