Satu Tahun Kepemimpinan Zadrak-Erianto di Tana Toraja Raih UHC
- account_circle Ancha
- calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
- visibility 124
- comment 0 komentar

TORAJA, Sulbarupdate.id – Memasuki awal tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Tana Toraja di bawah nakhoda Bupati Zadrak Tombeg dan Wakil Bupati Erianto Laso’ Paundanan menunjukkan rapor positif.
Sejumlah capaian strategis berhasil ditorehkan, mulai dari jaminan kesehatan semesta, perlindungan pekerja informal, hingga inovasi pelayanan publik yang menyentuh wilayah terpencil.
Salah satu pencapaian paling mencolok adalah keberhasilan Tana Toraja meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award dari BPJS Kesehatan.
Prestasi ini diraih setelah cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Bumi Lakipadada menembus angka 99 persen.
”Ini adalah bentuk komitmen kami agar tidak ada lagi warga yang terkendala biaya saat membutuhkan layanan medis,” ungkap perwakilan Pemkab Tana Toraja.
Tak hanya kesehatan, perlindungan ekonomi bagi pekerja informal juga menjadi prioritas. Melalui kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan, Pemkab telah mendaftarkan puluhan ribu pekerja rentan ke dalam program jaminan kecelakaan kerja dan kematian.
Langkah ini diambil untuk memberikan bantalan ekonomi bagi keluarga pekerja jika terjadi risiko yang tidak diinginkan.
Di sektor peningkatan sumber daya manusia, Pemkab mengandalkan Program Sekolah Rakyat. Program ini dirancang khusus untuk menjaring anak putus sekolah dan memberikan akses pendidikan bagi keluarga prasejahtera guna menekan angka pengangguran di masa depan.
Sementara itu, menanggapi isu lingkungan, Pemkab melakukan transformasi pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Fokusnya kini beralih ke pengelolaan sampah terpadu yang meliputi pengurangan sampah dari sumbernya.
Memisahkan sampah organik dan anorganik secara sistematis dan pemanfaatan limbah menjadi produk yang memiliki daya jual.
Guna memangkas birokrasi, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Tana Toraja semakin masif melakukan layanan jemput bola.
Petugas kini lebih aktif turun ke desa-desa terpencil untuk pengurusan KTP, Kartu Keluarga, hingga Akta Kelahiran.
Inovasi ini terbukti efektif membantu masyarakat menghemat waktu dan biaya transportasi, sekaligus memastikan data kependudukan tetap akurat dan mutakhir.
Rangkaian capaian sepanjang 2025 hingga awal 2026 ini mempertegas arah kepemimpinan Zadrak Tombeg dan Erianto Laso’ Paundanan yang berorientasi pada pelayanan dasar.
Dengan tata kelola yang responsif dan inklusif, Pemkab Tana Toraja optimistis mampu mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat.(*)
- Penulis: Ancha
